Bagian Bagian Neraca Analitik

Bagian bagian neraca analitik yang perlu anda ketahui ada di sini. Untuk mendapatkan informasi bobot/massa benda yang akurat dan presisi, sebuah neraca analitik tersusun atas bagian bagian yang masing-masing memiliki fungsi penting.

Lalu, apa saja bagian-bagian timbangan analitik? Apakah sama bagian-bagian timbangan analitik yang analog dan digital? Yuk kita telusuri bersama alatalatlab.com.

Bagian-bagian Timbangan Neraca Analitik

Tombol TARE neraca analitik digital

Jika anda menggunakan timbangan analitik digital, maka anda perlu memahami fungsi setiap tombol pada timbangan (neraca) digital/elektrik tersebut. Salah satu tombol yang penting saat penimbangan adalah tombol TARE. Tombol ini berfungsi untuk mengenolkan (zeroing) benda yang ditimbang sehingga angka yg muncul di layar monitor adalah bobot bahan tanpa wadah.

Anak timbangan analitik analog

Jika anda menggunakan neraca analitik analog yang dioperasikan secara manual, maka anda perlu menggunakan anak timbangan yang tepat. Misalnya untuk mengoperasikan neraca ohaus, maka anda perlu memiliki teknik atau cara membaca timbagan yang baik.

Oh iya, piring timbangan juga harus bersih. Silakan lihat gambar timbangan analitik analog atau neraca sama lengan dengan anak timbangannya pada gambar berikut.

fungsi neraca/timbangan sama lengan
Gambar anak timbangan analitik analog

Bagian bagian neraca analitik analog dan fungsinya

Diawal sudah disebutkan bahwa timbangan tertua bekerja dengan prinsip kesetimbangan. Kesetimbangan tersebut bekerja seperti halnya lengan manusia. Jenis neraca lengan pada awalnya hanaya neraca sama lengan, kemudian berkembang menjadi neraca 2 (dua) lengan, neraca 3 (tiga) lengan) dan bahkan hingga neraca 4 (empat) lengan.

Tentunya anda sudah tahu, jika timbangan analog dioperasikan secara manual. Berikut kami jelaskan nama bagian neraca timbangan. Anda dapat melihat bentuk timbangan analog seperti pada gambar.

Gambar bagian-bagian timbangan analog

Jenis Timbangan, Gambar Bagian-bagian dan Fungsinya Lengkap 2019
Gambar 3. Bagian bagian timbangan analog

Berikut adalah keterangan dan penjelasan dari bagian-bagian gambar timbangan di atas.

Bagian Beam, knife edge, fulcrum, arrest dan knob

Bagian ini terbuat dari aluminium atau brass dengan panjang dan bentuk yang bervariasi. Lengan ayun yang pendek lebih disukai karena ayunan/vibrasi menjadi lebih singkat sehingga waktu untuk mengukur massa jadi lebih pendek.

Pada neraca dua lengan atau tiga lengan, pada bagian lengan ayun ini terdapat angka-angka yang menunjukkan massa benda tertimbang. Angka tersebut bergradasi. Skala gradasinya 1-10 dan ada penanda setiap lima gradasi. Jika anda seorang murid atau mahasiswa, perlu memperhatikan ini secara lebih detail.

Pada neraca sama lengan, beam ini didudukan/diletakkan pada bagian tengah (knife edge) pilar, biasanya berupa batu akik (agate). Tempat dudukan ini disebut dengan fulcrum. Untuk mencegah knife edge tidak tumpul, maka timbangan ini dilengkapi dengan arrest (penahan). Arrest ini dioperasikan dengan memutar knob secara perlahan. Anda dapat menjumpai knob ini dibagian depan atau samping timbangan. Orang Indonesia menganalogikan pilar ini dengan statif dan knob sebagai klem.

Bagian Pan

Pada neraca sama lengan, dua buah piringan (pan) digantungkan pada setiap ujung lengan ayun (beam) yang berjarak sama dari fulcrum. Pan ini berfungsi untuk meletakkan bahan tertimbang dan meletakkan anak timbangan. Harap perhatikan, ketika timbangan tidak digunakan atau ketika mengambil/meletakkan pan, maka timbangan harus dalam kondisi tertahan. Ingat fungsi knob nya ya.

Bagian Penunjuk skala (Pointer)

Pada neraca sama lengan, sebuah jarum panjang diletakkan pada fulcrum. Penunjuk skala ini akan menunjuk angka nol pada skala di bagian bawah timbangan, jika lengan ayun dalam kondisi setimbang. Harap meletakkan timbangan di tempat yang datar secara horizontal. Jika perlu, gunakan waterpass yang berfungsi untuk membantu menunjukkan datarnya suatu tempat.

Pada sebagian timbangan berlengan, timbangan dilengkapi dengan plumb. Plumb ini digunakan untuk mengetahui apakah timbangan sudah dalam kondisi tegak lurus dengan dudukan atau belum. Banyak tukang bangunan juga menggunakan plumb ini lho.

Saat ini para profesional yang bekerja di lembaga penelitian universitas, peneliti di bidang farmasi (pharmaceutical) dan pengembangan obat baru (drug discovery) ataupun penyedia jasa analisis laboratorium umum juga lebih banya menggunakan neraca analitik digital.

Fitur neraca analitik digital juga semakin lengkap seperti penentuan densitas, fitur statistika, kalibrasi pipette, penentuan persentase bobot timbang, perhitungan komponen, dan bahkan menemukan bobot tertinggi dalam sebuah batch operasi. Fitur tersebut akan bekerja jika timbangan terhubung dengan komputer dan dilengkapi dengan software yang mendukung.

Bagian bagian neraca analitik digital beserta gambar dan fungsinya

bagian bagian timbangan digital analitik
Gambar Bagian-bagian neraca analitik digital dari luar

Timbangan digital tersusun atas beberapa bagian utama, yaitu:

  1. load cell
  2. weight transmitter
  3. weight indicator (display)
  4. catu daya (power supply)

Fungsinya setiap bagian bagian neraca analitik digital tersebut saling melengkapi sehingga bisa mengukur massa dengan tepat.

Bagian Load Cell

Load cell merupakan transduser yang berfungsi untuk mengubah gaya (tekan/tarik) menjadi sinyal listrik. Meskipun banyak jenis load cell, namun load cell dengan strain gage merupakan jenis load cell yang paling banyak digunakan. Pneumatic load cell terkadang digunakan jika keamanan intrinsik dan hygiene dikehendaki. Hydraulic load cells dapat digunakan secara remote karena tidak memerlukan catu daya (power supply). Strain gage load cell memberikan akurasi mulai dari 0.03% hingga 0.25% dan cocok untuk aplikasi industri apapun. Anda dapat membaca penjelasan dan perbandingan load cell di situs Omega.

Bagian Weight transmitter

Weight transmitter merupakan bagian timbangan yang berfungsi menerima sinyal listrik yang dihasilkan load cell dan mengirimkannya ke bagian weight indicator.

Bagian Weight indicator

Weight indicator merupakan bagian timbangan yang mengubah transmisi data menjadi angka digital. Anda dapat melihat visual bagian ini pada bagian monitor timbangan.

Kaca pelindung

Timbangan analitik biasanya selalu dilengkapi dengan kotak “kaca”. Kotak ini akan melindungi pengaruh kondisi lingkungan ketika menimbang bahan. Perlu anda ketahui, aliran/hembusan angin/udara dan kelembaban udara akan mempengaruhi bobot benda tertimbang. Ada sebagian bahan kimia yang sifatnya higroskopis atau mudah menyerap partikel air di udara yang ini akan menambah bobot benda tersebut.

Electromagnetic force restoration

Bagian ini berbasis coil magnetic permanen dengan tingkat akurasi pengukuran yang sangat tinggi.

Internal Database Storing System

Bagian ini membuat pengukuran dari hasil timbangan langsung tersimpan di dalam database.

Touch Screen Display

Bagian ini memudahkan pengguna untuk melakukan pengaturan dan membaca hasil penimbangan. Istilah lainnya adalah user interface.

Water pass

Bagian ini berfungsi untuk memastikan posisi neraca ini selalu benar/datar dan digunakan sebagai kalibrasi

R232 Data Interface

Bagian ini berfungsi menghubungkan neraca analitik menggunakan printer dan komputer.

Apakah anda sudah mengerti bagian bagian neraca analitik, baik yang analog maupun digital?

Referensi

  • https://glossary.periodni.com/dictionary.php?en=equal-arm+balance
  • https://www.911metallurgist.com/blog/analytical-balance

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.