Timbangan Analitik: Pengertian, Jenis Neraca & Harga

Timbangan analitik digital di laboratorium kimia dan biologi harga jual terbaru 2019 2020. Pengertian apa itu timbangan, jenis & cara menggunakan yang baik dibahas tuntas di sini. Harga jual neraca analitik ukuran kecil tidak bisa dibilang murah. Perbedaan harga juga dilihat dari merek timbangan seperti Ohaus, Sartorius & Mettler Toledo.

Setelah membaca artikel ini, kami berharap anda mengerti dengan apa yang dimaksud dengan neraca atau timbangan dan ketika anda diminta untuk jelaskan pengertian timbangan, anda mampu menjelaskan pengertian neraca/timbangan dengan baik dan benar.

Apa itu Timbangan

Pengertian neraca/timbangan adalah alat ukur massa dan fungsinya adalah untuk mengukur atau menhitung bobot/massa suatu zat/benda/bahan/materi. Definisi ini sesuai dengan apa yang ditulis oleh Wikipedia (baca weighing scale).

Pengertian Neraca/Timbangan Adalah

Gambar Neraca/Timbangan

Neraca dan Timbangan dalam Istilah Bahasa Indonesia

Neraca atau timbangan adalah salah satu kategori alat laboratorium yang paling sering digunakan dalam percobaan/penelitian/riset baik di lembaga penelitian, lembaga pendidikan seperti sekolah, maupun perusahaan/industri. Istilah bahasa Inggris neraca adalah scale dan timbangan adalah balance.

Ann Crowley dari ricelake.com menguraikan perbedaan scale dan balance. Scale mengukur massa benda dengan gaya tekan (tension) dan dorongan (compression), sedangkan balance mengukur massa benda dengan membandingkan torsi melalui pada sebuah lengan dengan lengan lainnya yang menggunakan anak timbangan standar.

perbedaan neraca/scale dan timbangan/balance

Besaran dan Satuan Pokok

Dalam ilmu fisika, pengertian zat adalah sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa. Massa merupakan salah satu besaran pokok/dasar. Berikut www.alatalatlab.com bahas besaran dan satuan yang ada di dunia dan disepakati oleh para ahli dan ilmuwan.

Masih ingat pelajaran SMP atau SMA tentang fisika yang membahas besaran dan satuan? Secara mudah, besaran adalah sesuatu yang diukur sedangkan satuan adalah cara menyatakan ukuran tersebut. Ambil contoh panjang jalan antara Anyer – Panarukan adalah 1. 000 kilometer (km). Maka anda dapat mengambil kesimpulan yang diukur adalah panjang dan panjang dinyatakan dengan satuan kilometer (km). Yuk kita bahas satu per satu.

Sistem Satuan di Dunia Internasional

Ada 2 sistem satuan (unit) di dunia internasional, yaitu:

  • SI, Le Internationale d’Unites. Orang Indonesia mengenalnya sebagai Satuan Internasional. Sistem satuan SI banyak diterapkan di negara Eropa. Satuan yang paling sering digunakan adalah cgs yang merupakan kependekan dari centi, gram dan second.
  • AE, American Engineering System. Sistem ini banyak digunakan di negara Amerika Serikat.

Kedua sistem tersebut memiliki perbedaan standar sehingga diperlukan tabel konversi untuk menghitung besaran yang sama.

Tabel 1. Besaran dan Satuan Dasar Sistem SI

BesaranNama SatuanSimbol satuan
PanjangMeterM
MassaKilogramKg
WaktuSekonS
SuhuKelvinK
Jumlah senyawaMolMol

Tabel 2. Besaran dan Satuan Turunan Sistem SI

BesaranNama SatuanSimbol satuanPenulisan satuan
EnergiJouleJkg.m2.s-2
GayaNewtonNkg.m.s-2 à J.m-1
DayaWattWKg.m2.s-3 à J.s-1
Berat jenisKilogram per meter kubik Kg.m-3
KecepatanMeter per sekon m.s-1
PercepatanMeter per sekon kuadrat m.s-2
TekananNewton per meter persegi, pascal N.m-2, Pa
Kapasitas panasJoule per (kilogram-kelvin) J.kg-1.K-1

Tabel 3. Besaran dan Satuan Alternatif Sistem SI

BesaranNama SatuanSimbol satuan
WaktuMenit,jam, hari, tahunMin, h, d, y
Suhuderajat CelciusoC
Volumeliter (dm3)L
MassaTon (Mgram), gramT, g

Tabel 4. Satuan Dasar Sistem American Engineering (AE)

BesaranNama SatuanSimbol satuan
PanjangKakiFt
MassaLb (massa)lbm
GayaLb (gaya)lbf
WaktuSekon, jams, hr
Suhu0Rankine0R

Tabel 5. Satuan Turunan Sistem American Engineering (AE)

BesaranNama SatuanSimbol satuan
EnergiBritish thermal unit, kaki pon (gaya)Btu, (ft)(lbf)
DayaTenaga kuda, horse powerHp
Berat jenislb (massa) per kaki kubiklbm/ft3
KecepatanKaki per sekonft/s
PercepatanKaki per sekon kuadratft/s2
Tekananlb (gaya) per inci persegiLbf/in2
Kapasitas panasBtu per lb (massa) per derajat FahrenheitBtu/(lbm)(oF)

Tabel 6. Awalan dalam satuan SI

FaktorAwalanSimbolFaktorAwalanSimbol
109GigaG10-1deciD
106MegaM10-2centiC
103Kilok10-3milliM
102Hectoh10-6microµ
101Dekada10-9nanoN

Setelah membahas tentang besaran dan satuan, selanjutnya kami ulas tentang alat yang digunakan untuk mengukur massa yakni timbangan. Perlu anda ketahui bahwa timbangan di laboratorium dan timbangan di pasar memiliki fungsi yang sama. Perbedaannya adalah tingkat ketelitiannya saja.

Jenis Timbangan Analitik

Timbangan analog/manual/mekanik

Timbangan analog/manual/mekanik adalah jenis timbangan yang tidak menggunakan tenaga listrik untuk mengetahui bobot benda tertimbang. Prinsip kerja timbangan jenis ini secara teknis dengan cara digantung, ditekan atau dengan tuas. Contoh jenis timbangan ini adalah timbangan badan, neraja meja atau neraca duduk.

Timbangan digital

Timbangan digital adalah jenis timbangan yang menggunakan tenaga listrik untuk mengetahui bobot benda tertimbang. Disebut juga dengan neraca elektrik atau elektronik. Neraca ini penggunaanya lebih mudah karena bekerja secara otomatis. Contohnya adalah timbangan di pasar swalayan.

Neraca kasar

Neraca kasar adalah jenis neraca yang memiliki tingkat ketelitian (kepekaan tau sensitifitas) rendah.

Timbangan analitik atau neraca miligram

Neraca analitik atau neraca miligram adalah jenis neraca yang memiliki tingkat ketelitian tinggi karena mampu menimbang beda hingga ukuran miligram. 1 gram setara dengan 1000 miligram. Jenis neraca ini disebut juga dengan neraca halus. Banyak digunakan oleh farmasi untuk menimbang obat atau toko emas untuk menimbang perhiasan. Harga neraca analitik umumnya lebih mahal. Kalibrasi neraca laboratorium perlu dilakukan secara berkala.

Tera timbangan

Tera timbangan adalah ketika anda melakukan pengenolan suatu wadah dan anda hanya ingin mengetahui bobot benda tertimbang. Kegiatan tera (tare) ini  dilakukan pada neraca analitik dan analog. Oleh karena itu anda perlu seksama dan hati-hati ketika menggunakan timbangan.

Jenis Timbangan Lain di Pasaran

Selain neraca diatas, masih ada macam-macam neraca lainnya. Diantaranya adalah timbangan baby scale (bayi), timbangan barang, timbangan beres/padi, timbangan bebek, timbangan buah, timbangan buku, timbangan dacin, timbangan dapur/kue/makanan/roti, timbangan hybrid, timbangan injak/kamar mandi/lantai, timbangan jongkok/kodok, timbagan jarum, timbangan pocket/portable, timbangan serbaguna/warung, timbangan surat dan timbangan tradisional/konvensional. Kami berharap dapat mengulas jenis-jenis timbangan ini di lain waktu.

Setelah membaca pengertian neraca/timbangan dan jenis-jenisnya yuk kita cermati sejarah timbangan.

Sejarah Timbangan Analitik Ohaus

Pendiri perusahaan Ohaus

Menurut Wikipedia, sejarah neraca Ohaus bermula dari didirikannya OHAUS Corporation pada tahun 1907 oleh Gustav Ohaus. Dia bekerjasama dengan ayahnya (Karl), seorang warga Jerma yang ahli mekanis timbangan. Mereka secara bersama-sama mendirikan perusahaan jasa service timbangan di Newark, New Jersey. Maka hingga kini perusahaan tersebut telah berusia lebih dari 100 tahun. Neraca Ohaus merupakan merk neraca timbangan analtik yang terkemuka di dunia.

sejarah neraca ohaus

Neraca Ohaus Digital

Pada tahun 1979, Ohauss mulai menggunakan teknologi digital sehingga neraca elektronik pun mulai diproduksi pada tahun tersebut. Teknologi ini memungkinkan menimbang benda secara lebih cepat.

Neraca Sama Lengan Ohaus

Namun demikian, Ohaus juga masih menjual produk neraca manual seperti:

  1. Neraca ohaus (2) dua lengan
  2. Neraca ohaus (3) tiga lengan
  3. Neraca ohaus (4) empat lengan

Bagian neraca lengan yang penting adalah anak timbangan. Neraca lengan bekerja dengan prinsip/teori keseimbangan. Jika anda pernah mendengar lagu tentang membuat layang-layang (..kutimbang dengan benang..), maka anda akan mudah memahami cara kerja neraca ini. Hal inilah yang menjada landasan teori neraca lengan, neraca ayun atau timbangan pegas gantung. Dengan demikian tujuan neraca adalah keseimbangan. Pengertian neraca/timbangan dapat dipahami dengan mudah berdasarkan prinsip ini.

Timbangan analitik laboratorium umumnya lebih teliti dan peka mengukur massa. Sayangnya timbangan dengan ketelitian tinggi biasanya lebih cepat rusak. Supaya tidak cepat rusak, yuk simak cara menggunakan timbangan laboratorium berikut ini.

Cara Menggunakan Timbangan Analitik di Laboratorium

Di laboratorium, untuk membuat suatu larutan diperlukan campuran dari bahan terlarut dan pelarut. Umumnya, pelarut universal yang digunakan adalah aquades atau alkohol. Bahan terlarut diperlukan dalam jumlah/bobot tertentu. Nah disinilah neraca berfungsi. Pengukuran massa di laboratorium biasanya menggunakan neraca analitik/analitis. Kepekaan neraca analitik sangat tinggi. Anda yang sekolah SMA dengan penjurusan IPA tentu pernah membuat larutan kan?

Bahan atau zat tertimbang yang berupa padatan atau serbuk diletakkan di atas letak gelas arloji yang sudah diketahui bobotnya terlebih dahulu. Alasan mengapa digunakan gelas arloji sebagai wadah/penampung bahan tertimbang adalah karena sifatnya yang inert (tidak bereaksi dengan bahan). Selanjutnya untuk bekerja di laboratorium secara aman, anda perlu mengenali setiap jenis alat laboratorium kimia, kegunaan alat dan bahan serta cara penggunaannya, termasuk bagaimana membuat larutan standar dari bahan kimia (reagen) yang sifatnya reaktif. Disinilah pentingnya anda mengetahui pengertian neraca/timbangan dan cara penggunaannya di laboratorium.

Harga Jual Timbangan Analitik

Jenis Timbangan AnalitikHarga JualPenjual
Timbangan Analitik Fujitsu Fsr-A 200 Ketelitian 0,001 Gr / TimbanganRp 7.150.000Tokopedia
Timbangan Digital Analitik Akurat Kapasitas Besar 3000 Gram / 0.1 GRp 90.000Tokopedia
Timbangan Labolatorium-Emas-Analitik 3kg-0.01gRp 9.360.000Tokopedia
Timbangan Analitik Penelitian POCKET SCALE Akurasi Tinggi 0.1 gramRp 42.500Shopee
Timbangan Analitik 500g 0.001g Laboratorium Lab Zjmzym Jm-B AnalyticalRp 3.500.000Tokopedia
Timbangan Analitik / Timbangan Lab Fujitsu Fsr-C 10kg / 0,1 GrRp 4.950.000Tokopedia
AND Micro Analytical Balance BM-500 1unitRp 93.900.000www.monotaro.id
Timbangan Dapur Digital Elektronik Kitchen Scale 10kgRp 24.440Tokopedia

Jika anda ingin membeli neraca/timbangan analitik terbaik, maka silakan menghubungi tim sales www.alatalatlab.com. Semoga ilmu tentang timbangan semakin bertambah dan anda mengerti arti timbangan atau neraca. Kita akan bahas fungsi neraca beserta gambar neraca di artikel selanjutnya.

FAQs

Apa pengertian timbangan analitik?

Timbangan analitik adalah salah satu jenis alat laboratorium yang digunakan untuk mengukur massa (bobot) suatu benda dalam takaran kecil. Biasanya digunakan laboran untuk keperluan analisis atau uji dengan prosedur tertentu.

Apa saja jenis timbangan analitik di laboratorium?

Secara umum dikenal 2 jenis timbangan analitik, yakni tipe digital dan analog. Perbedaan keduanya terletak pada kemudahan pengoperasian, harga dan prinsip kerjanya. Harga timbangan analitik digital lebih mahal dibandingkan yang tipe analog.

Berapa harga timbangan analitik?

Spesifikasi dan merek sangat mempengaruhi harga timbangan analitik. Faktor yang paling menentukan harga adalah tingkat ketilitian (jumlah digit setelah koma). Semakin teliti, semakin mahal.

Dimana saya bisa membeli timbangan analitik terbaik?

Anda bisa membeli timbangan analitik melalui laman web alatalatlab.com. Kontak saja melalui widget yang tertera di kanan bawah atau no hape melalui laman kontak.

Tags:timbangan neraca, neraca analitik, neraca digital, neraca timbangan, pengertian timbangan

Last Updated on by

Perbedaan Mikroskop Cahaya Stereo Elektron SEM TEM STM Lengkap

Perbedaan Mikroskop Cahaya Stereo Elektron SEM TEM STM Lengkap

Perbedaan Mikroskop Cahaya Sterero Elektron SEM TEM STM Lengkap untuk melengkapi kebutuhan alat laboratorium dibahas tuntas oleh distributor alat-alat laboratorium. Sejarah dan perkembangan teknologi mikroskopi dan lensa memungkinkan hadirnya beberapa jenis mikroskop canggih, seperti mikroskop elektrik, stereo, elektron, TEM, SEM, dan STM. Anda perlu untuk mengetahui perbedaan dari setiap jenis mikroskop tersebut.

Tahukah anda bahwa saat ini terdapat banyak jenis mikroskop bermunculan? Anda perlu tahu tentang sejarah mikroskop, bahwa jenis mikroskop paling sederhana dan kuno adalah mikroskop cahaya.

Kegunaan mikroskop dalam dunia penelitian dan pendidikan begitu penting. Para ilmuwan dan ahli teknologi dari seluruh dunia berusaha untuk mengembangkan mikroskop. Oleh karenanya, kini dapat dijumpai jenis mikroskop yang dapat melihat benda dengan skala ukuran yang semakin kecil lagi. Tidak hanya mikro, tetapi nano.

Faktor Pembeda Mikroskop Cahaya dan Jenis Mikroskop Lainnya

Ada banyak beberapa faktor yang menjadi penyebab munculnya perbedaan dari mikroskop. Beberapa diantaranya adalah jumlah lensa untuk menghasilkan perbesaran, komponen khusus yang ada di mikroskop, sumber cahaya yang digunakan, faktor kali perbesaran yang dihasilkan, dan lain sebagainya. Setiap dari perbedaan tersebut dapat Anda ketahui sebagai berikut.

Perbedaan Mikroskop Cahaya Stereo Elektron SEM TEM STM Lengkap
Gambar ilustrasi Perbedaan Mikroskop Cahaya Stereo Elektron SEM TEM STM Lengkap

Perbedaan Mikroskop Cahaya dan Elektrik

Mikroskop cahaya

Mikroskop cahaya adalah jenis mikroskop yang menggunakan cahaya matahari untuk melakukan fungsi utamanya dalam memperbesar image (bayangan) benda. Mikroskop tersebut paling mudah untuk digunakan dibandingkan dengan jenis mikroskop modern lainnya. Oleh karena itu, kegunaan mikroskop cahaya untuk melihat tampilan sel dan jasad renik telah diperkenalkan sejak SMP dan SMA.

Sebuah mikroskop cahaya yang berkualitas bagus dapat melakukan perbesaran sampai dengan 1500 kali lipat. Jenis mikroskop ini penggunaannya tidak memerlukan tekanan udara vakum dan listrik.

Penggunaan dan perawatan mikroskop cahaya cukup mudah. Silakan anda baca artikel kami tentang cara menggunakan mikroskop.

Salah satu perbedaan mikroskop cahaya dan elektrik yang paling nyata adalah penggunaan sumber daya listrik untuk mengoperasikan kamera. Mikroskop cahaya tidak memerlukan listrik, sedangkan mikroskop elektrik memerlukan listrik untuk menyalakan lampu yang menerangi obyek.

Mikroskop Elektrik (Listrik)

Mikroskop elektrik adalah jenis mikroskop yang dikembangkan dari mikroskop cahaya yang terbatas penggunaannya karena memerlukan sinar matahari. Mikroskop elektrik sudah menggunakan energi listrik untuk menyalakan lampu sehingga dapat melihat suatu objek meski malam hari atau intensitas cahaya kurang.

Kelebihan penggunaan mikroskop adalah anda tidak lagi harus mencari cahaya matahari secara manual. Karena menggunakan catu daya listrik dalam pengoperasiannnya, maka mikroskop yang satu ini juga sering disebut dengan mikroskop listrik.

Perbedaan mikroskop cahaya dan listrik yang paling mendasar terletak pada jenis sinar yang digunakan. Mikroskop cahaya menggunakan sinar matahari langsung, sedangkan mikroskop listrik menggunakan lampu LED untuk menyinari objek penelitian. Kini, mikroskop elektrik dapat digunakan untuk melihat jasad renik dengan perbesaran sampai dengan 1600 kali.

Bagian-bagian mikroskop elektrik hampir sama dengan mikroskop cahaya. Harga mikroskop elektrik lebih mahal dibandingkan dengan harga mikroskop cahaya.

Mikroskop Stereo

Mikroskop stereo memiliki perbesaran yang hampir sama dengan mikroskop cahaya maupun elektrik. Selain itu, secara umum bagian-bagian mikroskop stereo juga tidak berbeda dengan mikroskop lainnya.

Perbedaan mikroskop cahaya dan stereo terletak pada kemampuan penggambaran objek. Mikroskop stereo mampu menghasilkan gambar 3D, sedangkan mikroskop cahaya hanya mampu menghasilkan gambar 2D. Oleh karena itu, jenis mikroskop stereo dapat digunakan oleh alat bantu dalam proses operasi di rumah sakit.

Perbedaan mikroskop stereo dan elektrik adalah mikroskop elektrik memiliki sudut kemiringan yang dapat diatur dalam melihat objek. Kemampuan tersebut memungkinkan pembentukan gambar obyek dalam bentuk 3D. Kemampuan mikroskop elektrik hanya mampu mencitrakan obyek dalam bentuk 2D, sama seperti mikroskop cahaya.

Perbedaan mikroskop stereo dan elektron yang paling mendasar terletak pada teknik menghasilkan gambar dan juga perbesaran yang dihasilkan. Mikroskop stereo menghasilkan gambar dengan memanfaatkan refleksi cahaya dari benda yang diteliti, sedangkan mikroskop elektron menggunakan tembakan sinar elektron yang dipercepat untuk menghasilkan gambar.

Mikroskop stereo hanya mampu melakukan perbesaran gambar sekitar 1500 sampai dengan 1600 kali lipat, sedangkan mikroskop elektron dapat melakukan perbesaran sampai dengan 10.000.000 (10 juta) kali lipat.

Perbedaan Mikroskop Cahaya TEM SEM dan STM

Mikroskop TEM

TEM, transmission electron microscope, adalah jenis mikroskop yang menggunakan electron beam (gelombang elektron) melalui bagian tipis yang diwarnai dengan atom logam. Jenis mikroskop TEM utamanya digunakan untuk mempelajari ultra struktur internal sel.

Mikroskop TEM dapat digunakan untuk melihat objek hingga ukuran nanometer. Penggunaan mikroskop TEM dilengkapi komputer untuk mencitrakan objek. Penerangan tidak obyek lagi menggunakan cahaya, tetapi dengan menggunakan tembakan elektron (electron beam).

TEM banyak digunakan oleh peneliti dan pertama kali didemonstrasikan oleh Max Knoll dan Ernst Ruska tahun 1931. Mikroskop TEM dikomersialkan sejak saat itu sampai dan sudah mengalami banyak pengembangan.

Penggunaan mikroskop TEM lebih difokuskan untuk melihat morfologi dan kristalisasi obyek. Penggunaan TEM mengharuskan sampel untuk diiris menjadi setipis mungkin, sedangkan objek pada SEM tidak perlu.

Mikroskop SEM

Scanning Electron Microscope (SEM) adalah jenis mikroskop yang menggunakan electron beam untuk memindai (scan) permukaan sampel, dilapisi dengan atom logam, untuk mempelajari detail topografinya. Mikroskop SEM banyak digunakan untuk menghasilkan gambar objek yang berfokus pada bentuk permukaan (topografi) objek.

Penggambaran permukaan obyek melalui mikroskop diperoleh dari interaksi antara elektron dengan atom pada sampel. Interaksi tersebut menghasilkan berbagai sinyal yang mengandung informasi topografi (permukaan) objek dalam skala nanometer. Kini ada SEM yang mampu menghasilkan gambar dengan sangat baik, bahkan hingga lebih kecil dari 1 nanometer.

Mikroskop SEM berbeda dengan TEM dan kurang bagus bila digunakan untuk melakukan pencitraan permukaan objek. Perbedaan mikroskop TEM dan SEM terletak pada kemampuan menggambarkan obyeknya, dimana TEM lebih digunakan untuk melihat tatanan dari atom yang satu ke atom lainnya.

Mikroskop STM

Mikroskop STM adalah jenis mikroskop yang difungsikan untuk mendeteksi permukaan objek yang sangat halus. Untuk mengetahui bentuk permukaan objek dalam skala nanometer yang permukaannya sangat halus tidak cukup baik hasilnya bila menggunakan SEM.

Untuk dapat menjalankan fungsinya secara maksimal, STM menggunakan teknik tunneling quantum sehingga dapat mendeteksi berbagai macam aliran listrik di permukaan objek. Penggunaan terbaik dari STM adalah pada kondisi tekanan vakum.

Dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan mikroskop TEM, SEM, dan STM yang sangat mendasarkan berdasarkan teknik kerjanya. Perbedaan teknik tersebut sangat krusial untuk dapat mengumpulkan informasi mengenai suatu objek.

Perbedaan Mikroskop Elektron dan Cahaya

Dilansir dari quizlet.com, electron microscope (EM) atau mikroskop elektron adalah jenis mikroskop yang menggunakan magnet untuk memusatkan electron beam pada (melalui) spektrum sehingga menghasilkan resolusi praktis ratusan kali lebih besar dibandingkan dengan menggunakan teknik standar penggunaan mikroskop cahaya. Mikroskop TEM digunakan untuk mempelajari struktur internal sel, sedangkan SEM digunakan untuk mempelajari detail permukaan sel. 

Perkembangan teknologi mikroskop cukup maju. Kini telah tersedia berbagai mikroskop di pasaran. Mulai dari jenis mikroskop yang mampu menghasilkan gambar mulai dari 50 pikometer hingga 10.000.000 kali. Perbedaan mikroskop elektron dan mikroskop cahaya yang utama adalah perbesaran gambar yang dihasilkan.

Anda yang berminat melengkapi laboratorium dengan mikroskop sederhana hingga canggih? Silakan hubungi distributor alat-alat laboratorium, alatalatlab.com.

FAQs

Apakah yang dimaksud dengan mikroskop?

Mikroskop adalah alat bantu penglihatan untuk melihat obyek yang ukurannya sangat kecil (mikroskopis, mikron). Mikroskop umum digunakan di laboratorium biologi dan mikrobiologi. Mikroskop binokuler adalah jenis mikroskop yang memiliki 2 lensa okuler sehingga obyek dapat terlihat stereo.

Apa bagian-bagian mikroskop yang utama?

Sebuah mikroskop tersusun atas 3 (tiga) bagian utama, yaitu bagian optik, bagian mekanik, dan bagian pendukung

Apa saja jenis-jenis mikroskop?

Jenis mikroskop yang utama adalah mikroskop cahaya dan mikroskop elektron. Kemajuan perkembangan teknologi memunculkan varian mikroskop seperti mikroskop biologi (Biological Microscope), mikroskop majemuk (Stereo Microscope), mikroskop fluoresensi (Fluorescence Microscope), mikroskop monokuler (Monokuler Microscope), mikroskop binokuler (Binokuler Microscope) dan mikroskop trinokuler (Trinokuler Microscope)

Berapa harga mikroskop saat ini? Dimana saya bisa beli mikroskop?

Harga mikroskop cukup variatif dan dinamis. Ada yang harganya jutaaan hingga ratusan juta. Anda bisa melihat harga mikroskop terbaru di https://www.alatalatlab.com/harga-mikroskop/. Jika berminat membeli mikroskop, maka silakan hubungi kami sekarang.

Tags:artikel mikroskop, arti penting mikroskop cahaya pdf, tutorial menghitung mikrometer okuler dan objektif yang menghimpit, perbesan max mikroskop elektron, perbedaan mikroskop cahaya dan streo

Last Updated on by

Komponen Mikroskop Cahaya dan Fungsinya +Cara Kalibrasi Lengkap

Komponen Mikroskop Cahaya dan Fungsinya +Cara Kalibrasi Lengkap

Komponen mikroskop cahaya dan fungsinya perlu dikenali oleh siswa sekolah, terutama yang mengambil jurusan IPA. Pengenalan mikroskop dan komponen penyusunnya, telah dimulai sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan dilanjutkan di jenjang SMA. Baca artikel kami tentang sejarah mikroskop lengkap.

Hampir setiap siswa SMP dan SMA yang mengikuti kelas biologi biasanya mempelajari tentang sel dan makhluk hidup renik. Pengamatan terhadap kedua obyek tersebut memerlukan mikroskop. Jenis mikroskop yang paling sering digunakan di sekolah adalah mikroskop cahaya.

Ciri mikroskop cahaya

Penggunaan mikroskop cahaya cukup simpel karena tidak memerlukan listrik dalam proses operasinya. Penerangan terhadap sampel dilakukan dengan memanfaatkan cahaya matahari. Itulah mengapa ketika siswa sedang praktikum menggunakan mikroskop, maka mereka berusaha untuk mencari tempat yang terang dengan sinar matahari. Kecukupan sinar matahari menjadi syarat untuk dapat melihat objek sampel dengan baik.

Salah satu ciri mikroskop cahaya adalah untuk menerangi obyek maka menggunakan sumber cahaya dari sinar matahari. Sinar matahari yang sifatnya baur difokuskan dengan cermin datar atau cermin cekung kemudian diarahkan ke kondensor melewati obyek yang diletakkan di atas kaca preparat. Baca artikel kami tentang mikroskop binokuler.

Kalibrasi mikroskop cahaya

Untuk melakukan kalibrasi mikroskop cahaya secara benar, anda perlu mengkalibrasi reticle menggunakan mikrometer meja. Sejajarkan garis nol (awal) mikrometer meja dengan garis sejajar reticle mikroskop. Pindai secara hati-hati sehingga anda barisan garis muncul (microscopeworld.com, 2019). Untuk lebih detailnya, silakan lihat tayangan video berikut.

Gambar mikroskop cahaya dan penjelasannya

Komponen Mikroskop Cahaya dan Fungsinya +Cara Kalibrasi Lengkap
Gambar Komponen Mikroskop Cahaya dan Fungsinya

Komponen mikroskop cahaya dan fungsinya

Ada banyak komponen yang ada dalam sebuah mikroskop cahaya sehingga obyek terlihat maksimal. Siswa sekolah perlu mengetahui fungsi dari masing-masing bagian tersebut. Guru biologi dapat mengenalkan setiap komponen mikroskop sebelum mulai menggunakannya.

Bagian-bagian mikroskop cahaya lengkap dengan fungsinya dapat anda baca pada penjelasan berikut ini

Lensa Okuler

Bagian mikroskop utama yang perlu diketahui oleh siswa adalah lensa okuler. Lensa ini terletak di bagian ujung atas mikroskop yang dekat dengan mata pengamat. Bagian ini berfungsi untuk memperbesar bayangan dari objek sekitar 3 sampai dengan 25 kali lipat dari ukuran objek sesungguhnya.

Kemampuan lensa okuler dalam memperbesar benda bergantung pada seri dan brand dari suatu mikroskop. Beberapa diantara seri dan brand hanya mampu melakukan perbesaran hingga 15 kali lipat saja. Baca juga ulasan kami tentang timbangan analitik.

Tabung Mikroskop (Kondensor)

Anda akan dapat melihat bagian yang menghubungkan antara lensa okuler dengan lensa objektif. Bagian tersebut dinamakan tabung mikroskop. Tabung ini diatur dengan jalan menaikkan dan menurunkan untuk mendapatkan fokus yang tajam. Jadi tabung ini tidak hanya memiliki satu fungsi saja, melainkan dua fungsi.

Lengan Mikroskop

Bagian yang menghubungkan antara tabung mikroskop dengan kaki mikroskop (landasan) disebut lengan mikroskop. Lengan ini berfungsi juga sebagai pegangan pengguna pada saat memindahkan mikroskop ke suatu tempat ke tempat lain.

Landasan 

Mikroskop juga memiliki bagian yang disebut dengan landasan. Bagian ini berfungsi sebagai penyokong mikroskop, agar dapat berdiri secara stabil dan aman.

Lensa Objektif

Selain dari lensa okuler, mikroskop juga memiliki lensa objektif. Lensa ini terletak dekat dengan objek pengamatan. Anda akan dapat mengatur perbesaran yang diinginkan dengan mengatur perbesaran yang tepat. Seluruh lensa objektif berfungsi untuk membentuk bayangan yang nyata, terbalik, dan diperbesar. Lensa ini memungkinkan pengguna untuk melihat objek dengan ukuran mikrometer.

Dalam satu mikroskop biasanya terdapat pilihan lensa objektif sebanyak 4 perbesaran. Namun, beberapa mikroskop ada yang hanya memiliki pilihan lensa objektif sebanyak 3 saja. Berkat perkembangan teknologi, maka Anda akan dapat menemukan mikroskop cahaya yang mampu melakukan perbesaran sampai dengan 400 kali lipat dan bahkan 1000 kali lipat.

Anda bisa saja membeli mikroskop ini di Toko Alat Lab dengan website www.alatalatlab.com. Ada banyak sekali jenis mikroskop yang dijual. Bahkan, Anda juga akan dapat membeli mikroskop lainnya, seperti mikroskop elektron dan stereo.

Lensa Kondensor

Bagian-bagian mikroskop cahaya dan fungsinya yang lain adalah lensa kondensor yang berfungsi sebagai pengumpul cahaya. Komponen ini juga termasuk kedalam bagian mikroskop pengatur cahaya.

Diafragma

Setiap mikroskop cahaya selalu memiliki diafragma yang memang bertugas untuk mengatur jumlah cahaya yang akan menerangi objek. Terdapat pilihan beberapa cakram dengan berbagai ukuran yang dapat diputar dan pilih sesuai dengan keperluan. Bagian ini selalu ada di mikroskop cahaya, sehingga menjadi salah satu ciri mikroskop cahaya.

Revolver

Bagian selanjutnya yang ada di mikroskop cahaya adalah revolver. Bagian ini dapat diputar untuk mengatur perbesaran lensa objektif. Baca juga artikel kami tentang harga mikroskop.

Meja Mikroskop

Anda yang akan mengamati suatu objek, perlu meletakkan objek tersebut kedalam kaca preparat. Setelah mempersiapkan objek dalam kaca preparat, maka Anda perlu meletakkannya di meja mikroskop.

Klip

Saat preparat berisi objek diletakkan di bagian meja mikroskop, maka preparat tersebut masih sangat rentan dengan berbagai pergeseran yang dapat membuatnya jatuh dan pecah. Hal ini tentu akan menjadi masalah besar saat sampel yang diamati memiliki jumlah yang terbatas. 

Untuk mengatasi masalah itu, Anda perlu untuk menggunakan klip di mikroskop untuk mengunci preparat dan mencegahnya dari berbagai pergeseran. Ini sangat penting untuk dilakukan.

Pemutar Halus

Mikroskop juga memiliki pemutar halus yang juga biasa disebut dengan mikrometer. Pemutar halus ini memungkinkan untuk menaikkan maupun menurunkan tabung mikroskop dengan pergerakan pelan untuk bisa mendapatkan fokus yang lebih diinginkan.

Pemutar Kasar

Kebalikan dari pemutar halus, maka pemutar kasar dipergunakan untuk menaikkan dan menurunkan tabung mikroskop dengan cepat. Pemutar ini digunakan saat tabung berada di posisi yang sangat jauh dari letak seharusnya untuk mencapai fokus yang baik.

Seluruh komponen yang sudah disebutkan selalu ada di setiap mikroskop cahaya konvensional. Mikroskop cahaya ini terdapat dua jenis yaitu mikroskop cahaya monokuler dan binokuler. 

Masing-masing dari jenis tersebut memiliki komponen yang sama, sehingga bagian-bagian mikroskop monokuler cahaya maupun binokuler cahaya akan sama dengan penjelasan tersebut. Hal ini juga berlaku bagi mikroskop cahaya listrik, sehingga bagian dan fungsi mikroskop cahaya listrik akan sama dengan yang sudah dijelaskan.

Rekomendasi Distributor Alat Laboratorium di Bogor

Anda yang berminat membeli mikroskop atau peralatan laboratorium lainnya, maka anda dapat segera menghubungi distributor alat laboratorium di website alatalatlab.com. Anda juga akan dapat menghubungi melalui telepon dan email yang dapat dilihat dari website tersebut. Toko ini menjual banyak brand dan seri, sehingga Anda dapat memilih mikroskop cahaya yang sesuai dengan keperluan Anda.

Apakah yang dimaksud dengan mikroskop?

Mikroskop adalah alat bantu penglihatan untuk melihat obyek yang ukurannya sangat kecil (mikroskopis, mikron). Mikroskop umum digunakan di laboratorium biologi dan mikrobiologi. Mikroskop binokuler adalah jenis mikroskop yang memiliki 2 lensa okuler sehingga obyek dapat terlihat stereo.

Apa bagian-bagian mikroskop yang utama?

Sebuah mikroskop tersusun atas 3 (tiga) bagian utama, yaitu bagian optik, bagian mekanik, dan bagian pendukung

Apa saja jenis-jenis mikroskop?

Jenis mikroskop yang utama adalah mikroskop cahaya dan mikroskop elektron. Kemajuan perkembangan teknologi memunculkan varian mikroskop seperti mikroskop biologi (Biological Microscope), mikroskop majemuk (Stereo Microscope), mikroskop fluoresensi (Fluorescence Microscope), mikroskop monokuler (Monokuler Microscope), mikroskop binokuler (Binokuler Microscope) dan mikroskop trinokuler (Trinokuler Microscope)

Berapa harga mikroskop saat ini? Dimana saya bisa beli mikroskop?

Harga mikroskop cukup variatif dan dinamis. Ada yang harganya jutaaan hingga ratusan juta. Anda bisa melihat harga mikroskop terbaru di https://www.alatalatlab.com/harga-mikroskop/. Jika berminat membeli mikroskop, maka silakan hubungi kami sekarang.

Tags:foto mikroskop, sketsa mikroskop, cara kalibrasi mikroskop, dimana letak pegangan ke dua mikroskop, gambar mik

Last Updated on by

Sejarah Mikroskop Cahaya dan Perkembangannya Singkat Lengkap

Sejarah Mikroskop Cahaya dan Perkembangannya Singkat Lengkap

Sejarah mikroskop cahaya dan perkembangannya secara singkat merupakan salah satu materi pelajaran fisika. Siapa penemu dan macam macam mikroskop dijelaskan oleh guru yang mengajar mapel atau matkul tersecbut.

Tahukah anda kalau peletak dasar mikroskop adalah orang Islam. Oleh karenanya, Islam berperan besar dalam pengembangan mikroskop elektron yang super canggih di masa kini.

Yuk baca ulasan lengkap tentang sejarah mikroskop dari alatalatlab.com, distributor alat laboratorium Indonesia.

Perbesaran Jaman Seneca Kuno (1-65 SM)

Catatan sejarah mikroskop di era Seneca (1-65 SM) menunjukkan bahwa huruf pada dokumen akan terlihat lebih besar dan terang saat dilihat melalui segelas air. Masalahnya, penduduk pada zaman itu belum memahami prinsip mengapa hal itu bisa terjadi. Oleh karenanya, mereka belum mampu mengkonversi pengetahuan tersebut menjadi teknologi yang berguna.

Sejarah Mikroskop Cahaya dan Perkembangannya Singkat Lengkap
Gambar Sejarah Mikroskop Cahaya dan Perkembangannya Singkat Lengkap

Ibnu Haitham (965–1039)

Dilansir dari laman Wikipedia, Abu Ali Muhammad al-Hasan bin al-Haitsam atau Ibnu Haitsam (Ibnu Haitham) lebih dikenal dengan nama Alhazen di dunia Barat. Beliau adalah seorang ilmuwan dan cedekiawan Islam yang ahli dalam bidang sains, falak, matematika, geometri, pengobatan, dan filsafat yang berasal dari Persia/Arab.

Data PersonalKeterangan
Nama lengkapAbu Ali Al Hasan ibn al Hasan ibn al-Haytham
Lahir1 Juli 965 M, Basra, Irak
Meninggal6 Maret 1040, Kairo, Mesir
BidangOptik; Astronomi; Matematika
BukuKitab Al-Manadhir, LAINNYA

Ibnu Haitham menemukan hubungan antara permukaan kaca oval untuk pembiasan cahaya dan untuk pembesaran. Beliau membuat alat untuk membaca yang terbuat dari kaca. Oleh karenanya, beliau dikatakan sebagai penemu kaca pembesar. Karyanya tersebutlah yang menginspirasi Roger Bacon untuk mengembangkan kacamata seperti yang kita kenal sekarang

Ibnu Haitham mencatat bahwa bola mata manusia bekerja seperti lensa, sehingga seseorang dapat memperbesar penampakan tulisan (skrip). Karena itu Ibnu Haitham berpendapat bahwa mata manusia hanya mengkonversi cahaya yang dipantulkan oleh benda. Dengan penemuan ini, Ibnu Haitham membantah teori kuno Aristoteles. Aristoteles berasumsi bahwa mata manusia mengirimkan sinar untuk memindai benda, seperti cara kerja radar.

Salvino D’Armati (1258-1317)

Anda dapat menemukan nama Salvino D ́Armati di banyak situs internet yang berhubungan dengan penemuan kacamata. Sejarah pria ini palsu yang diklarifikasi pada tahun 1920. Salvino D ́Armati tidak pernah ada dan dia pasti tidak pernah menemukan kacamata. Cek juga artikel kami tentang harga mikroskop.

Roger Bacon (1214-1292 atau 1294)

Berdasarkan catatan tertulis Ibnu Haitham, Bacon berhasil mengembangkan penggunaan lensa kaca oval sebagai alat bantu optik untuk banyak orang. Dia mengembangkan kacamata seperti yang kita kenal sekarang ini, frame dengan 2 lensa yang diletakkan di atas hidung.

Conrad-von-Soest: “apostle with spectacles” – 1403
Gambar Conrad-von-Soest: “apostle with spectacles” – 1403

William Harvey (1578-1657)

Harvey merupakan seorang pendahulu dalam dunia kedokteran modern. Dia menemukan cara kerja sistem kardiovaskular manusia yang berbeda dengan pandangan orang sebelumnya. Sebelumnya orang mengira bahwa darah manusia diproduksi di hati dan digerakkan ke seluruh tubuh melalui mekanisme kontraksi pembuluh darah.

William Harvey
Gambar William Harvey

Teori Harvey meninggalkan satu pertanyaan penting yang belum terjawab, yakni bagaimana darah diangkut dari arteri ke pembuluh darah. Kemudian, Marcello Malpighi memberikan jawaban 3 tahun kemudian, yakni pada tahun 1661. Dengan menggunakan bantuan alat mikroskop, Malphigi menemukan bahwa kapiler menjalankan fungsi transportasi darah tersebut.

Marcello Malpighi (1628-1694)

Malpighi adalah seorang dokter dan ahli anatomi Italia. Ia dianggap sebagai pendiri beberapa ilmu, seperti histologi, anatomi tumbuhan, dan fisiologi pembanding. Histologi adalah ilmu tentang jaringan biologis dan berkaitan dengan pemeriksaan sampel jaringan pada tingkat mikroskopis.

Dengan bantuan mikroskop, Malpighi dapat membuktikan pertanyaan yang tidak terjawab dalam teori William Harvey tentang sistem kardiovaskular manusia. Sejarah mikroskop berkembang sejak Malphigi.

Marcello Malpighi
Gambar Marcello Malpighi

Marcello Malpighi menyelesaikan penemuan William Harvey dengan bantuan mikroskop.

Upaya Malpighi dalam bidang keahlian mikroskopi kardiovaskular begitu penting, sehingga beberapa struktur dinamai menurut namanya, seperti Malpighian corpuscles atau Malpighian tubule. Baca juga artikel kami tentang pengertian apa itu mikroskop cahaya.

Hans Lipperhey (1570-1619)

Lipperhey adalah seorang ahli kacamata dari Middelburg Belanda. Ia dianggap sebagai salah satu penemu “Dutch Telescope”.

Hans Lipperhey
Gambar Hans Lipperhey

Zacharias Jansen (1588-1631)

Seperti halnya Lipperhey, Jansen dianggap sebagai salah satu penemu mikroskop atau teleskop. Saat ini, orang tidak bisa mengatakan dengan tepat tentang siapa dari dua pria yang merupakan penemu mikroskop sesungguhnya.

Mendaftar Paten

Yang pasti diketahui khalayak adalah keduanya, Jansen dan Lipperhey, mendaftar untuk mendapatkan hak paten mikroskop pada tahun 1608. Karena mereka berdua tinggal di Middelburg, maka sangat mungkin salah satu dari keduanya mencuri ide dari yang lain.

Zacharias Janssen
Gambar Zacharias Janssen

Membuat teleskop Belanda

Zacharias Janssen dianggap sebagai salah satu penemu Dutch telescope (1608). Hal ini menjadi jelas bahwa Jansen dan Lipperhey bereksperimen dengan instrumen optik untuk mencapai faktor pembesaran yang lebih tinggi. Mereka berdua mungkin sampai pada hasil, bahwa kombinasi dua atau lebih lensa dapat membuat efek pembesaran menjadi eksponensial. Baca juga ulasan kami tentang mikroskop binokuler.

Spherical aberration
Gambar ilustrasi Spherical aberration

Sebuah lensa plano-cembung mengurangi penyebaran di sekitar titik fokus. Jansen mengembangkan gadget yang sering di film bajak laut. Sebuah adalah tabung (teleskop) yang digunakan kapten kapal untuk melihat (mengidentifikasi) kapal musuh di kejauhan. Teleskop tersebut terdiri dari dua tabung. Dengan menarik dan mendorong tabung, pengguna dapat menyesuaikan jarak fokus lensa dengan jarak objek.

Jansen menggunakan dua lensa. Lensa okulernya merupakan lensa bikonveks yang tujuannya adalah membentuk plano-cembung. Hal ini merupakan kemajuan konstruksi teleskop. Lensa plano-cembung digunakan untuk meningkatkan ketajaman gambar karena lensa tersebut mengurangi efek yang disebut “spherical aberration”.

Spherical aberration

Lensa bikonveks biasanya mengumpulkan semua sinar cahaya paralel menjadi satu titik fokus. Hal itu terjadi hanya pada situasi ideal. Pada kenyataannya, sinar tidak bertemu tepat pada titik yang sama setelah meninggalkan lensa. Ada beberapa titik fokus membuat gambar menjadi buram (tidak tajam).

Semakin tinggi faktor pembesaran, maka semakin buruk pula gambar yang dihasilkan. Semakin dekat titik fokus dapat dipindahkan bersama, semakin baik kualitas gambarnya. Hal inilah yang dapat dilakukan oleh lensa plano-cembung. Salah satu kriteria untuk membedakan mikroskop dengan kualitas baik atau buruk adalah melihat seberapa baik mikroskop tersebut dapat mengurangi cacat gambar, seperti spherical aberration.

Johannes Kepler (1571-1630)

Kepler adalah ahli matematika, astronom, dan ahli optik dari Jerman. Dia menemukan teleskop yang dinamai menurut namanya – teleskop Kepler. Kepler adalah teman Galileo Galilei dan mendukung teori temannya dengan pengamatannya sendiri. Kepler dan Galilei berkontribusi besar dengan karya mereka, terutama pada penerimaan sistem heliosentris Copernicus.

Johannes Kepler
Gambar Johannes Kepler

Sistem heliosentris didasarkan pada asumsi bahwa matahari adalah pusat galaksi dan planet-planet berputar mengelilingi matahari. Teori ini bertentangan dengan pandangan geosentris yang dianut gereja tentang dunia. Gereja mengklaim bahwa bumi adalah pusat dari segalanya dan semua planet berputar mengelilingi bumi.

Buku Kepler “Dioptrice” diterbitkan pada tahun 1611. Di dalamnya ia menjelaskan prinsip-prinsip dasar optik yang sangat penting dan beberapa temuan tentang pembiasan cahaya dan pembesaran. Baginya, temuan ini hanya produk sampingan dari penelitiannya yang lain.

Galileo Galilei

Pada 1609 Galilei mendengar tentang penemuan teleskop Belanda. Atas dasar penjelasan yang ia terima, Galilei menyalin gadget (teleskop) menggunakan lensa yang dibelinya dan mencapai faktor pembesaran 4x. Setelah itu, ia mulai membuat lensa sendiri dan membangun beberapa teleskop, yang bahkan diantaranya mencapai faktor perbesaran 33x. Teleskop terbaik Galilei memiliki panjang 60 sentimeter dan terdiri dari satu lensa cembung dan satu lensa cekung.

Galileo Galilei
Gambar Galileo Galilei

Pada tahun yang sama, Galilei mempresentasikan perangkatnya kepada pemerintah Venesia, yang disebut “la Signora”. Nilai alatnya saat itu tak ternilai, terutama untuk tujuan militer. Satu hari setelah presentasi, ia memberikan hak eksklusif pada alatnya sebagai hadiah kepada “la Signora”. Dari perspektif ekonomi, keputusan Galilei tersebut benar-benar salah, karena ia bisa menjadi sangat kaya dengan karyanya tersebut.

Galilei adalah salah satu ilmuwan pertama yang menggunakan teleskop untuk mengamati alam semesta. Dengan teleskop, ia membuat beberapa temuan revolusioner yang mengarah pada koreksi pandangan dunia saat itu. Masalah muncul ketika penemuannya bertentangan dengan keyakinan gereja. Alih-alih mendapatkan penghormatan dan penghargaan, Galilei justru mendapatkan masalah dengan penemuannya. Dia harus menghabiskan sebagian hidupnya di penjara dan sebagai tahanan rumah.

Francesco Stelluti (1577-1652)

Pada tahun 1630, Stelluti membuat gambar lebah.

Gambar pertama Francesco Stellutti yang dibuat dengan bantuan mikroskop
Gambar pertama Francesco Stellutti yang dibuat dengan bantuan mikroskop

Gambar tersebut dianggap sebagai gambar tertua yang pembuatan gambarnya dibantu mikroskop.

Athanasius Kircher (1602-1680)

Kircher adalah seorang Jesuit Jerman dan merupakan salah satu ilmuwan pertama yang menggunakan mikroskop untuk memeriksa berbagai penyakit. Dia menguji sampel darah dari orang yang terinfeksi penyakit dan menemukan organisme kecil di dalamnya.

Kircher menggambarkan mikroorganisme tersebut dalam bukunya “Scrutinium Pestis” pada tahun 1658 dan menganggap mereka sebagai penyebab penyakit. Hari ini, para sejarawan yakin bahwa yang dilihat Kircher adalah sel darah merah dan sel darah putih. Meskipun demikian, Kircher lebih dekat dengan kenyataan sebenarnya.

Athanasius Kircher
Gambar Athanasius Kircher

Athanasius Kircher memeriksa darah orang yang terinfeksi penyakit dan sampai pada kesimpulan bahwa organisme kecil dapat menjadi penyebabnya. Dia menarik kesimpulan yang tepat dan mengembangkan langkah-langkah modern untuk menghentikan penyebaran penyakit. Dia menyarankan untuk mengisolasi orang yang terinfeksi penyakit dari orang lain, membakar pakaian mereka dan memakai masker wajah jika terjadi kontak.

Timeline Sejarah Mikroskop Cahaya dan Perkembangannya Lengkap
Gambar Timeline Sejarah Mikroskop Cahaya dan Perkembangannya Lengkap Sejak 1625

Antoni van Leeuwenhoek (1632-1723)

Leeuwenhoek dianggap sebagai salah seorang yang paling penting dalam sejarah mikroskop. Dia membuat mikroskop dengan menggunakan hanya satu lensa, sehingga dapat dikatakan sebagai pembesar berperforma tinggi.

Lensa tersebut didesain sangat presisi hingga hampir bulat sempurna. Konfigurasi lensa seperti ini memungkinkan mikroskop untuk mencapai faktor pembesaran lebih dari 200 kali. Mikroskop dengan dua atau lebih lensa sudah diterapkan pada jaman sekarang. Tetapi konfigurasi lensa ganda memiliki banyak kekurangan dan inklusi, sehingga tidak sepadan dengan kinerja mikroskop dengan konstruksi Leeuwenhoek.

Antonie van Leeuwenhoek
Antonie van Leeuwenhoek

Antonie van Leeuwenhoek memiliki metode rahasia untuk memproduksi lensa berkinerja tinggi.

Sayangnya, Leeuwenhoek tidak pernah memberi tahu metode pembuatannya kepada siapa pun dan rahasia tersebut mati bersamanya. Butuh beberapa abad, sampai orang bisa membangun mikroskop sebaik yang dia lakukan.

Sejarawan berspekulasi bahwa dia telah membeli debu berlian dari toko perhiasan untuk membuat lensanya begitu sempurna. Yang lain berasumsi bahwa ia melelehkan gelas. Saat menarik batang kaca bercahaya yang di tengah-tengahnya masih ada lapisan kaca. Saat memasukkan batang fathom ke dalam api lagi, maka fathom menyusut menjadi berbentuk globe yang berfungsi sebagai lensa dengan sangat baik. Baca juga artikel kami tentang bagian-bagian mikroskop dan fungsinya.

Dengan mikroskopnya, Leeuwenhoek mengeksplorasi dunia mikroskopis dan membuat banyak penemuan baru. Sebagai contoh, ia membuktikan bahwa bulir gandum, kutu dan bivalvia berkembang biak dengan bertelur, alih-alih tumbuh hanya dari tanah atau pasir. Dia membuat banyak gambar benda-benda dan mengirimnya ke Royal Society di Inggris. Penelitiannya, mengarah pada cara berpikir yang sama sekali baru tentang bagaimana tubuh manusia bekerja dan bagaimana penyakit muncul. Sejarah mikroskop modern berkembang sejak Leeuwenhoek.

Robert Hooke (1635–1703)

Hooke adalah seorang polymath Inggris. Tidak ada foto dirinya yang tersedia. Sebagai orang yang ramah, fleksibilitasnya menjadi malapetaka. Alih-alih menjadi ahli dalam satu subjek, ia menyelidiki sedikit hal dalam setiap topik.

Selain itu, ia dikatakan memiliki karakter yang tidak menyenangkan, yakni bawel. Hal inilah yang diduga menjadi alasan faktual mengapa dia tidak mendapatkan penghargaan sebanyak yang seharusnya dia bisa. Penelitiannya mencakup topik-topik seperti: gravitasi, konsistensi warna cahaya dan spektral, penemuan jam yang digerakkan pegas, geologi, astronomi – selain itu, ia bekerja sebagai surveyor lapangan dan arsitek.

Robert Hooke: Micrographia
Robert Hooke: Micrographia

Robert Hooke mengembangkan perangkat untuk magnifikasi (perbesaran), yakni teleskop dan mikroskop. Dengan kedua benda tersebut, dia mengeksplorasi dunia jauh (antariksa) dan mikrokosmos.

Hooke adalah anggota Royal Society. Dia diminta untuk menyediakan buku dengan gambar benda-benda yang telah dia periksa di bawah mikroskop. Pada tahun 1665, ia menerbitkan buku fenomenal bertajuk “Mikrographia”. Di dalam salah satu bab di buku tersebut, ia menggambarkan tekstur cork (gabus). Dia menemukan struktur yang sama pada tanaman dan itu mengingatkannya pada struktur sel. Oleh karena itu, Hooke dianggap sebagai penemu sel tumbuhan dan dialah yang membuat sebutan umum “sel” dalam ilmu biologi. Sejarah mikroskop pun terus berkembang.

Filippo Bonnani (1638-1725)

Bonnani adalah seorang pendeta (priest) Yesuit di Italia yang juga bekerja sebagai konstruktor mikroskop dan ilmuwan alam. Dia adalah orang pertama yang menggambarkan objek diri sendiri (selfie) di dalam bukunya yang bertajuk “Micrographia Curiosa” (1691). Alatnya terbuat dari dua lembar mika yang dipasang pada plat kuningan dengan dua pegas penggenggam. Konstruksi semacam ini dinamai menurut namanya: “Bonnani spring stage”.

Ernst Abbe (1840-1905) – Matthias Schleiden (1804-1881) & Carl Zeiss (1816-1888)

Pada abad ke-19, pengembangan mikroskop tidak memiliki dasar ilmiah. Pabrikan mulai bekerja dan “bermain” dengan beberapa lensa hingga mencapai hasil yang dapat diterima. Masalahnya adalah: hasil yang baik tidak selalu dapat direproduksi lagi. Proses produksi mikroskop juga tidak memungkinkan untuk memperkirakan berapa faktor perbesaran yang dihasilkan.

Matthias Jakob Schleiden

Ilmuwan Jerman Matthias Schleiden adalah seorang ahli terkemuka dalam bidang ilmu biologi sel yang cabangnya baru saja dibuat, yakni sitologi.

Matthias Jakob Schleiden
Matthias Jakob Schleiden

Dia meyakinkan pengusaha muda, Carl Zeiss, tentang perlunya meningkatkan teknologi mikroskop. Alat ini akan membantu semua ahli sitologi lainnya untuk melakukan penelitian yang lebih baik.

Carl Zeiss

Carl Zeiss
Carl Zeiss

Zeiss, pada gilirannya, mengontrak Ernst Abbe muda pada tahun 1866 untuk memeriksa prinsip-prinsip optik dan pembesaran. Misinya adalah memberikan pengembangan mikroskop berbasis ilmiah.

Ernst Abbe

Ernst Abbe
Ernst Abbe

Abbe meneliti beberapa jenis obyektif mikroskop dan aturan optik secara umum. Dia menemukan bahwa selain refraksi cahaya, difraksi cahaya juga memainkan peranan penting. Untuk menjelaskan difraksi, ia merumuskan “Abbe sine condition“.

Penelitiannya mengarah pada peningkatan signifikan dalam kinerja mikroskop cahaya dan memungkinkan untuk diproduksi secara serial. Itulah sejarah mikroskop cahaya dan perkembangannya secara singkat di dunia.

Apakah yang dimaksud dengan mikroskop?

Mikroskop adalah alat bantu penglihatan untuk melihat obyek yang ukurannya sangat kecil (mikroskopis, mikron). Mikroskop umum digunakan di laboratorium biologi dan mikrobiologi. Mikroskop binokuler adalah jenis mikroskop yang memiliki 2 lensa okuler sehingga obyek dapat terlihat stereo.

Apa bagian-bagian mikroskop yang utama?

Sebuah mikroskop tersusun atas 3 (tiga) bagian utama, yaitu bagian optik, bagian mekanik, dan bagian pendukung

Apa saja jenis-jenis mikroskop?

Jenis mikroskop yang utama adalah mikroskop cahaya dan mikroskop elektron. Kemajuan perkembangan teknologi memunculkan varian mikroskop seperti mikroskop biologi (Biological Microscope), mikroskop majemuk (Stereo Microscope), mikroskop fluoresensi (Fluorescence Microscope), mikroskop monokuler (Monokuler Microscope), mikroskop binokuler (Binokuler Microscope) dan mikroskop trinokuler (Trinokuler Microscope)

Berapa harga mikroskop saat ini? Dimana saya bisa beli mikroskop?

Harga mikroskop cukup variatif dan dinamis. Ada yang harganya jutaaan hingga ratusan juta. Anda bisa melihat harga mikroskop terbaru di https://www.alatalatlab.com/harga-mikroskop/. Jika berminat membeli mikroskop, maka silakan hubungi kami sekarang.

Tags:penemu mikroskop pertama kali, Apa kekurangan dan kelebihan Abu Ali Muhammad Al Hasan bin Al Haitsman?, sejarah mikroskop, penemu mikroskop, kekurangan dari temuan Abu Ali Muhammad Al Hasan bin Al Haitsman?

Last Updated on by

Jenis Mikroskop Cahaya, Fungsi dan Cara Kerja Mikroskop

Jenis Mikroskop Cahaya, Fungsi dan Cara Kerja Mikroskop 2019

Jenis mikroskop cahaya untuk pengamatan di laboratorium biologi cukup banyak. Klasifikasi jenis mikroskop berdasarkan sumber cahaya (cahaya, elektron, fase kontras) dan jumlah lensa okuler (monokuler, binokuler, trinokuler). Baca juga artikel kami tentang bagian bagian mikroskop.

Bila anda mencari rujukan informasi tentang mikroskop cahaya, maka anda telah berada di website yang tepat. Sebelum membahas lebih lanjut, maka siswa perlu untuk memahami berikut ini.

Overview

Mempelajari mata pelajaran biologi adalah hal yang biasa dilakukan oleh siswa sejak SMP dan SMA, terutama saat topiknya adalah pengamatan obyek dengan mikroskop cahaya. Ada banyak hal yang bisa diamati dengan menggunakan alat laboratorium yang satu ini.

Namun, apakah setiap siswa sudah menyadari pengertian mikroskop cahaya yang sebenarnya dan apa kegunaan mikroskop cahaya? Kita coba cari tahu jawabannya dalam artikel ini.

Jenis Mikroskop Cahaya, Fungsi dan Cara Kerja Mikroskop 2019
Gambar ilustrasi Jenis Mikroskop Cahaya, Fungsi dan Cara Kerja Mikroskop

Pengertian Mikroskop Cahaya & Cara Kerjanya

Kata mikroskop (microscope) merupakan gabungan dari 2 kata dalam bahasa Yunani (Greek), yakni micros dan skopos. Micros berarti kecil, sedangkan skopos bermakna melihat.

Jadi, pengertian mikroskop secara etimologi (berdasar asal kata)-nya adalah melihat yang kecil. Menurut istilah, maka pengertian mikroskop adalah alat yang biasa digunakan untuk melihat berbagai macam objek yang berukuran sangat kecil dan tidak dapat dilihat oleh mata secara langsung (naked eye).

Prinsip kerja mikroskop adalah seperti halnya kaca pembesar (lup). Dengan bantuan mikroskop, benda kecil akan tampak besar. Untuk memperjelas tampilan gambar, maka dibutuhkan bantuan penerangan atau cahaya.

Jenis Mikroskop Cahaya

Berdasar asal cahayanya, maka dikenal 2 jenis mikroskop, yakni:

  1. mikroskop cahaya
  2. mikroskop elektron

Mikroskop cahaya (biasa)

Mikroskop cahaya (biasa) adalah jenis mikroskop yang menggunakan sumber cahaya matahari. Cahaya tersebut dikumpulkan dengan cermin datar atau cermin lengkung dan diarahkan menuju kondensor melewati spesimen (obyek) yang diamati.

Jenis mikroskop cahaya paling banyak digunakan siswa di sekolah karena harganya paling murah (kelebihan). Kekurangan mikroskop cahaya adalah penggunaanya sangat bergantung pada intensitas sinar matahari. Jika kondisi ruangan gelap, maka mikroskop ini tidak dapat digunakan.

Mikroskop elektron

Mikroskop elektron adalah jenis mikroskop yang menggunakan sumber cahaya lampu yang dibangkitkan oleh listrik (electron beam). Kelebihan mikroskop elektron adalah dapat digunakan malam hari (cahaya ruang gelap) tanpa tergantung kondisi sinar matahari.

Berdasarkan jumlah lensa okuler, maka dikenal 2 macam mikroskop, yakni:

  • mikroskop cahaya monokuler
  • mikroskop cahaya binokuler

Kedua jenis mikroskop tersebut saat ini sudah banyak dijumpai di sekolah dan kampus. Anda yang berniat untuk mempelajari dengan lebih mendetail, maka dapat mendownload file pdf tentang mikroskop cahaya yang bertebaran online di internet.

Mikroskop Fluoresensi

Mikroskop fluoresensi (fluorescence microscope) adalah jenis mikroskop cahaya yang digunakan untuk mendapatkan gambar obyek yang memiliki karakteristik fluoresensi. Fluoresensi disini bermakna menyerap cahaya pada panjang gelombang tertentu dan meng-emisi lainnya. Bagian sel atau jaringan yang secara alami tidak memiliki karakteristik fluoresensi perlu diberi pewarna fluoresensi sebelum diamati dengan mikroskop (Khanacademy.com, 2019)

Image credit: Carrie Metzinger Northover, Bergmann Lab, Stanford University.

Gambar daun di atas diambil melalui teknik mikroskopi fluoresensi khusus yang disebut dengan mikroskopi confocal. Mikroskop konfokal adalah jenis mikroskop yang menggunakan sinar laser untuk meng-eksitasi lapisan tipis spesimen dan hanya mengumpulkan cahaya ter-emitasi yang datang dari lapisan target. Proses ini menghasilkan gambar tajam tanpa terpengaruh molekul yang berfluoresensi di sekitarnya.

Mikroskop 2 & 3 dimensi

Berdasarkan pada kenampakan (terlihatnya) obyek yang diamati, maka dikenal dua (2) jenis mikroskop, yaitu: 

  • mikroskop dua dimensi (mikroskop cahaya)
  • mikroskop tiga dimensi (mikroskop stereo)

Berdasarkan sumber cahayanya, maka jenis mikroskop dibedakan menjadi 2, yaitu:

  • mikroskop cahaya
  • mikroskop elektron 

Mikroskop yang sering digunakan pada praktikum siswa dan mahasiswa adalah jenis mikroskop cahaya monokuler LGA tipe 3402. Sebelum menggunakan mikroskop, diharapkan praktikan membaca instruksi dengan teliti.

Mikroskop Cahaya Matahari (Biasa)

Mikroskop cahaya matahari merupakan jenis mikroskop yang paling banyak digunakan siswa. Salah satu cirinya menggunakan lensa datar atau cekung di bawah kondensor untuk menampung cahaya matahari untuk selanjutnya diarahkan menuju spesimen. Mikroskop cahaya matahari disebut juga mikroskop cahaya biasa.

Mikroskop Cahaya Fase Kontras

bagian bagian mikoskop cahaya fase kontras
Gambar bagian bagian mikoskop cahaya fase kontras

Dilansir dari laman microscopyu.com, teknik mikroskopi fase kontras pertama kali dijelaskan oleh ahli fisika Belanda bernama Frits Zernike pada tahun 1934. Teknik optik dengan cara meningkatkan kontras dapat digunakan untuk menghasilkan gambar kontras tinggi pada spesimen yang transparan. Contohnya spesimen tersebut adalah sel hidup (biakan), mikroorganisme, potongan jaringan, pola litografi (lithographic pattern), serat, dispersi lateks, pecahan kaca, dan partikel subseluler (termasuk nukleus dan organel lainnya).

Sebenarnya, teknik mikroskopi fase kontras menggunakan mekanisme optik untuk menerjemahkan fase variasi dalam menit ke bentuk amplitudo (panjang gelombang cahaya), sehingga dapat dilihat sebagai gambar dengan kontras yang berbeda-beda. Salah satu kelebihan utama dari mikroskop fase kontras adalah bahwa sel hidup dapat diamati dalam keadaan asli (segar) tanpa membunuh, mengikat, atau mewarnainya. Dengan cara ini, dinamika proses biologi yang sedang berjalan dapat diamati dan direkam dalam kontras tinggi dengan kejelasan detail spesimen yang tajam.

Mikroskop Cahaya Medan Terang

perbedaan citra gambar mikroskop medan terang (a) dan fase kontras (b) pada sel hidup
perbedaan citra gambar mikroskop medan terang (a) dan fase kontras (b) pada sel hidup

Penambahan optik fase kontras ke jenis mikroskop medan terang (brightfield) standar dapat dianggap sebagai teknik untuk merender efek peningkatan kontras spesimen transparan yang terganggu karena pewarnaan optik.

Perbandingan gambar biakan sel hidup menggunakan iluminasi medan terang dan fase kontras dapat dilihat pada gambar berikut. Sel jaringan otak glial manusia ditumbuhkan dalam kultur monolayer dengan media nutrisi yang mengandung asam amino, vitamin, garam mineral, dan serum janin anak sapi (fetal calf serum). Pada mikroskop dengan  iluminasi medan terang (Gambar 2 (a)), terlihat sel tampak semi-transparan dengan beberapa daerah yang sangat refraktif (bias), seperti membran, nukleus, dan sel tidak terikat (bundar atau bulat). Ketika diamati menggunakan mikroskop fase kontras, obyek sama dengan bidang pandang yang sama memperlihatkan detail struktural yang lebih nyata (jelas) (Gambar 2 (b)). Lapisan seluler terlihat jelas, seperti halnya sebagian besar struktur internal. Selain itu, rentang kontras are juga meningkat secara dramatis.

Mikroskop Cahaya Medan Gelap

mikroskop cahaya medan gelap
Gambar mikroskop cahaya medan gelap

Pengamatan medan gelap (darkfield) dalam stereomikroskopi memerlukan penyangga khusus yang menopang cermin refleksi dan piringan pelat pelindung cahaya untuk meng-inversi iluminasi sinar hollow yg fokus (bentuk kerucut) menuju spesimen pada sudut tertentu. Elemen utama iluminasi medan gelap adalah sama dengan mikroskop stereo dan mikroskop majemuk konvensional. Kedua jenis mikroskop tersebut dilengkapi dengan sistem kondensor multi-lensa yang kompleks atau kondensor yang dilengkapi cermin internal dengan sisi permukaan memantulkan cahaya yang berorientasi pada geometri tertentu.

Mikroskop medan gelap merupakan alat laboratorium dengan metode sederhana dan populer untuk merender spesimen yang tidak diwarnai dan jelas terlihat transparan. Pengamatan dengan mikroskop medan gelap biasanya dilakukan pada obyek dengan nilai indeks bias mendekati indeks bias lingkungan mereka. Obyek seperti ini sulit untuk dicitrakan dengan teknik mikroskopi medan terang konvensional. Contohnya adalah organisme kecil akuatik, oosit, dan sel dalam kultur jaringan yang memiliki indeks bias mulai dari 1,2 hingga 1,4. Obyek tersebut tidak memiliki perbedaan optik yang nyata dengan media berair di sekitarnya (indeks bias 1,3). Spesimen yang seperti ini sangat ideal untuk diobservasi dengan teknik iluminasi mikroskop medan gelap.

Mikroskop Cahaya Monokuler

Mikroskop cahaya monokuler adalah jenis mikroskop dengan penerangan obyek bersumber cahaya (matahari atau listrik) dan hanya menggunakan satu lensa okuler.

Mikroskop Cahaya Binokuler

Mikroskop cahaya binokuler adalah jenis mikroskop dengan penerangan obyek bersumber cahaya matahari atau lampu listrik dan dilengkapi dengan 2 lensa okuler. Baca artikel kami tentang harga mikroskop binokuler.

Mikroskop Cahaya Stereo

Jenis mikroskop cahaya stereo dapat diklasifikasikan menjadi 2 golongan besar yang masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Sistem stereomikroskop tertua, Greenough, menggunakan 2 tabung kembar yang di-inklinasi untuk menghasilkan efek stereo. Sistem mikroskop stereo yang baru menggunakan tabung kondensor tunggal yang ukurannya lebih besar yang penggunaanya bersamaan antara tabung mata dan sistem lensa.

Perkembangan Teknologi Mikroskop

Untuk mendapatkan fungsi yang maksimal saat melakukan pengamatan benda mikroskopis, maka peneliti mengembangkan teknologi mikroskop. Alhasil, terciptalah teknologi mikroskop elektron.

Perkembangan teknologi memungkinkan untuk mengembangkan konsep dan teknologi tentang mikroskop cahaya. Saat ini, Anda akan mendapati adanya mikroskop elektron, mikroskop Fluorescence, mikroskop X-Ray, dan lain sebagainya.

Fungsi mikroskop cahaya dan elektron pada dasarnya sama. Perbedaan yang utama dari keduanya adalah sumber cahaya yang digunakan dan kemampuan melihat ukuran benda mikroskopis. Mikroskop elektron terbaru mampu melihat benda dengan ukuran yang lebih kecil dalam skala nanometer. Mikroskop yang satu ini hanya dapat melihat spesimen yang tidak bergerak maupun spesimen yang sudah dikeringkan.

Untuk dapat menjalankan fungsinya, maka mikroskop elektron dilengkapi dengan lensa elektromagnetis. Penggunaan mikroskop elektron ini sendiri menggunakan tekanan udara vakum. Berbeda dengan mikroskop elektron, mikroskop cahaya hanya dilengkapi dengan lensa biasa. 

Fungsi Mikroskop Cahaya

Alat bantu praktikum

Ada banyak objek yang dapat diamati dengan menggunakan mikroskop cahaya, misalnya saja kuman, bakteri, sel darah atau sel makhluk hidup, jaringan daun dll. Dilansir dari laman Wikipedia, fungsi mikroskop cahaya adalah sebagai instrumen yang digunakan untuk melihat benda berukuran renik yang kasat mata. Jadi kita dapat menarik kesimpulan bahwa fungsi mikroskop cahaya adalah alat bantu (laboratorium) yang digunakan untuk mengamati objek (makhluk hidup atau benda mati) yang ukurannya mikroskopis.

Di sekolahan, siswa disuruh gurunya untuk melakukan pengamatan jaringan tanaman pada mata pelajaran biologi. Daun disayat tipis, diberi minyak imersi dan diletakkan di kaca preparat. Selanjutnya diamati irisannya dengan mikroskop dan siswa diminta menggambar penampakannya. Jadi, mikroskop adalah alat bantu praktikum yang sangat berguna di sekolah.

Alat bantu penelitian

Dalam dunia mikrobiologi, fungsi mikroskop cahaya sangat penting. Peneliti dapat menggunakan alat yang satu ini untuk mengamati sel hewan, manusia, dan tumbuhan. Selain itu, peneliti akan dapat mengerti tentang bentuk dari ragi dan jamur. Peneliti juga akan dapat menggunakan alat ini untuk melihat pergerakan dan morfologi dari makhluk hidup ukuran renik.

Setelah memahami apa itu mikroskop cahaya dan juga kegunaannya, maka siswa juga perlu untuk memahami mengenai bagaimana cara penggunaan mikroskop cahaya yang benar.  Penggunaan yang benar akan dapat mengamati objek dengan lebih baik. Selain itu, penggunaan dan perawatan alat yang baik akan memperpanjang usia penggunaan alat laboratorium tersebut secara tidak langsung.

Cara Kerja Mikroskop Cahaya Listrik

Setelah memahami arti penting dari mikroskop dalam dunia riset, maka Anda perlu memahami cara kerja mikroskop cahaya listrik. Memahami cara penggunaan mikroskop yang paling sederhana ini akan membantu siswa dalam menggunakan mikroskop yang lebih canggih di masa depan. Bila Anda berminat untuk mempelajari lebih intensif, maka Anda dapat mendownload file pdf cara kerja mikroskop cahaya di internet.

Memperbesar gambar objek

Prinsip dasar dan mekanisme kerja dari sebuah mikroskop cahaya adalah memperbesar gambar objek dengan bantuan cahaya untuk menerangi obyek. Untuk bekerja maksimal, sebuah mikroskop biasanya dilengkapi dengan beberapa komponen seperti beberapa lensa, tabung kondensor, dan reflektor.

Tingkat perbesaran (magnifikasi) mikroskop dapat diatur dengan menggunakan ukuran lensa yang sesuai. Anda bisa memilih ukuran 10x, 40x, 100x dan 1000x.

Fokus

Selain itu, untuk mempertajam gambar yang diamati, maka anda perlu mengatur tingkat kefokusan dengan memutar knop. Knob ini mengatur jauh dekatnya lensa obyektif dengan benda yang diamati sehingga gambar yang dihasilkan menjadi lebih baik.

Sumber cahaya

Mikroskop cahaya yang lama mengharuskan anda untuk mencari sinar matahari yang paling terang untuk menerangi objek. Kini sudah ada mikroskop cahaya yang menggunakan sumber cahaya dari lampu listrik, yakni lampu LED. Adanya pencahayaan lampu LED ini mempermudah penggunaan mikroskop, baik di siang hari maupun di malam hari.

Cara Menggunakan Mikroskop Cahaya Listrik

Siswa perlu mengetahui bahwa mikroskop cahaya listrik berbeda dari mikroskop cahaya biasa. Siswa yang praktikum menggunakan mikroskop tidak lagi perlu mencari tempat terang karena sinar matahari karena lampu LED telah menggantikan penerangan tersebut.

Cara menggunakan mikroskop cahaya monokuler hampir sama dengan cara menggunakan mikroskop cahaya listrik. Perbedaan yang ada hanya terletak pada cahaya yang digunakan oleh mikroskop cahaya monokuler masih menggunakan sinar matahari manual. Anda dapat mempelajari tutorial ini dengan cara mencetak file pdf cara menggunakan mikroskop cahaya dari internet. 

Menyalakan mikroskop

Cara menggunakan mikroskop cahaya listrik setelah disambungkan dengan sumber daya adalah dengan menyalakan lampu LED.

Menyiapkan preparat sampel

Selanjutnya, pengguna perlu untuk memasukkan objek kedalam kaca preparat dan memasang di meja mikroskop. Gunakan pengaturan perbesaran objek dan lakukan pengaturan kasar, sehingga objek dapat bergerak ke atas dan ke bawah.

Mengatur fokus

Atur bagian cermin untuk mendapatkan pantulan cahaya LED yang sempurna ke objek. Atur bagian diafragma. Anda dapat mengamati objek dalam preparat dengan menggunakan lensa okuler. Saat Anda mengatur bagian objektif, maka usahakan agar lensa objektif tidak menghimpit preparat.

Lensa objektif yang menghimpit preparat akan menyebabkan kerusakan pada bagian preparat. Pengguna mikroskop binokuler perlu membuka kedua mata pada saat mengamati objek. Menutup satu mata akan menyebabkan kondisi silinder pada mata dalam waktu yang lama.

Pengguna juga dapat mengganti perbesaran pada lensa objektif untuk bisa mendapatkan gambar objek yang lebih detail. Anda juga dapat menggunakan pengatur halus untuk bisa mendapatkan tingkat kefokusan yang sangat akurat.

Saran Penggunaan Mikroskop

Mempelajari cara menggunakan mikroskop cahaya untuk mengamati suatu objek perlu dilakukan sesuai dengan petunjuk yang ada. Dengan cara demikian, maka pengguna akan mengetahui cara menggunakan mikroskop yang baik dan benar. Hal ini akan langsung berkaitan dengan perawatan mikroskop untuk tahan lama dan tidak cepat rusak.Anda yang berminat bisa saja melakukan pembelian di distributor alat laboratorium dengan berkunjung ke websitenya alatalatlab.com. Anda akan dapat menghubungi melalui email maupun telepon yang juga tertera dalam website tersebut untuk melakukan pemesanan.

Apakah yang dimaksud dengan mikroskop?

Mikroskop adalah alat bantu penglihatan untuk melihat obyek yang ukurannya sangat kecil (mikroskopis, mikron). Mikroskop umum digunakan di laboratorium biologi dan mikrobiologi. Mikroskop binokuler adalah jenis mikroskop yang memiliki 2 lensa okuler sehingga obyek dapat terlihat stereo.

Apa bagian-bagian mikroskop yang utama?

Sebuah mikroskop tersusun atas 3 (tiga) bagian utama, yaitu bagian optik, bagian mekanik, dan bagian pendukung

Apa saja jenis-jenis mikroskop?

Jenis mikroskop yang utama adalah mikroskop cahaya dan mikroskop elektron. Kemajuan perkembangan teknologi memunculkan varian mikroskop seperti mikroskop biologi (Biological Microscope), mikroskop majemuk (Stereo Microscope), mikroskop fluoresensi (Fluorescence Microscope), mikroskop monokuler (Monokuler Microscope), mikroskop binokuler (Binokuler Microscope) dan mikroskop trinokuler (Trinokuler Microscope)

Berapa harga mikroskop saat ini? Dimana saya bisa beli mikroskop?

Harga mikroskop cukup variatif dan dinamis. Ada yang harganya jutaaan hingga ratusan juta. Anda bisa melihat harga mikroskop terbaru di https://www.alatalatlab.com/harga-mikroskop/. Jika berminat membeli mikroskop, maka silakan hubungi kami sekarang.

Tags:cara kerja mikroskop cahaya, cermin bulat dan harganya, cermin kaca bulat lab, jenis mikroskop cahaya, cara kerja misroskop cahaya

Last Updated on by