Bagian Bagian Timbangan, Fungsi, Gambar Timbangan Digital-Analog

Bagian bagian timbangan dan fungsinya yang dilengkapi gambar dibahas dalam artikel ini. Pembahasan mencakup jenis timbangan digital (elektronik) dan timbangan analog (mekanik). Kami rekomendasikan anda  untuk membaca pengertian timbangan dan sejarah timbangan yang merupakan salah satu jenis alat-alat laboratorium.

Timbangan sebagai alat ukur massa

Timbangan/neraca, baik digital maupun analog, digunakan sebagai alat ukur massa atau untuk mengukur/mengetahui bobot suatu benda. Benda yang diukur bobotnya bisa berbentuk padatan maupun cairan. Jika bendanya berwujud cair, maka tempatkan cairan tersebut dalam wadah sehingga tidak meluber dan membasahi timbangan.

Untuk mendapatkan informasi bobot/massa benda yang akurat dan presisi, sebuah timbangan/neraca tersusun atas bagian bagian yang masing-masing memiliki fungsi penting. Lalu, apa saja bagian-bagian timbangan tersebut? Apakah sama bagian-bagian timbangan analog dan timbangan digital? Yuk kita telusuri bersama.

Timbangan analog lebih dahulu digunakan sebelum ditemukannya teknologi elektronik untuk timbangan digital. Menurut catatan sejarah, timbangan analog yang paling tua adalah neraca/timbangan sama lengan (equal arm balance). Timbangan analog, baik itu timbangan gram kasar maupun timbangan gram halus (analitik), pada dasarnya memiliki bagian-bagian utama yang sama.

Timbangan Analitik Analog dan Timbangan Analitik Digital

Timbangan analitik adalah jenis timbangan yang digunakan untuk mengukur massa benda hingga ukuran miligram. Jenis timbangan ini harganya relatif lebih mahal dibandingkan dengan timbangan biasa. Semakin tinggi presisi dan akurasi (tingkat ketelitian) timbangan analitik, maka harganya akan semakin mahal. Ketelitiannya timbangan analitik sangat tinggi. Namun demikian, terkadang merk/brand juga ikut menentukan harga timbangan. Salah satu merk timbangan yang terkenal adalah Ohaus (orang Indonesia sebagian menuliskan Ohauss).

timbangan analitik analog

Gambar 1. Contoh foto timbangan analitik jenis analog – neraca sama lengan

Ketelitian timbangan sangat berkaitan erat dengan kapasitas timbangan. Kapasitas disini diartikan sebagai bobot benda maksimal. Jika bobot benda yang ditimbang melebihi kapasitas, maka hal ini akan mempengaruhi ketelitian timbangan. Oleh karena itu, perhatikan betul kapasitas timbangan ketika anda menggunakan timbangan analitik. Kapasitas timbangan analitik digital umumnya berkisar di angka 210-220 gram dengan ketelitian 0,1 miligram (setara dengan 0,0001 gram).

timbangan analitik digital

Gambar 2. Contoh foto timbangan analitik digital

Penggunaan timbangan analitik di Laboratorium

Ketika melakukan analisis di laboratorium, baik itu fisika, kimia maupun biologi, dapat dipastikan akan menggunakan timbangan analitik. Ketika membuat larutan untuk analisis, tentu anda akan menimbang sejumlah kecil bahan kimia (reagen). Untuk mendapatkan bahan tertimbangan dalam takaran yang sangat kecil, anda memerlukan bantuan alat timbangan analitik. Anda dapat memilih menggunakan timbangan analitik digital maupun analog/manual.

Timbangan analitik biasanya selalu dilengkapi dengan kotak “kaca”. Kotak ini akan melindungi pengaruh kondisi lingkungan ketika menimbang bahan. Perlu anda ketahui, aliran/hembusan angin/udara dan kelembaban udara akan mempengaruhi bobot benda tertimbang. Ada sebagian bahan kimia yang sifatnya higroskopis atau mudah menyerap partikel air di udara yang ini akan menambah bobot benda tersebut.

Bagian bagian Timbangan Analog

Diawal sudah disebutkan bahwa timbangan tertua bekerja dengan prinsip kesetimbangan. Kesetimbangan tersebut bekerja seperti halnya lengan manusia. Jenis neraca lengan pada awalnya hanaya neraca sama lengan, kemudian berkembang menjadi neraca 2 (dua) lengan, neraca 3 (tiga) lengan) dan bahkan hingga neraca 4 (empat) lengan.

Tentunya anda sudah tahu, jika timbangan analog dioperasikan secara manual. Berikut kami jelaskan nama bagian neraca timbangan. Anda dapat melihat bentuk timbangan analog seperti pada gambar.

Bagian utama timbangan analog

bagian bagian timbangan analitik analog/mekanik

Gambar 3. Bagian bagian timbangan

Berikut adalah keterangan dan penjelasan dari bagian-bagian gambar timbangan di atas.

Bagian Beam, knife edge, fulcrum, arrest dan knob

Bagian ini terbuat dari aluminium atau brass dengan panjang dan bentuk yang bervariasi. Lengan ayun yang pendek lebih disukai karena ayunan/vibrasi menjadi lebih singkat sehingga waktu untuk mengukur massa jadi lebih pendek.

Pada neraca dua lengan atau tiga lengan, pada bagian lengan ayun ini terdapat angka-angka yang menunjukkan massa benda tertimbang. Angka tersebut bergradasi. Skala gradasinya 1-10 dan ada penanda setiap lima gradasi. Jika anda seorang murid atau mahasiswa, perlu memperhatikan ini secara lebih detail.

Pada neraca sama lengan, beam ini didudukan/diletakkan pada bagian tengah (knife edge) pilar, biasanya berupa batu akik (agate). Tempat dudukan ini disebut dengan fulcrum. Untuk mencegah knife edge tidak tumpul, maka timbangan ini dilengkapi dengan arrest (penahan). Arrest ini dioperasikan dengan memutar knob secara perlahan. Anda dapat menjumpai knob ini dibagian depan atau samping timbangan. Orang Indonesia menganalogikan pilar ini dengan statif dan knob sebagai klem.

Bagian Pan

Pada neraca sama lengan, dua buah piringan (pan) digantungkan pada setiap ujung lengan ayun (beam) yang berjarak sama dari fulcrum. Pan ini berfungsi untuk meletakkan bahan tertimbang dan meletakkan anak timbangan. Harap perhatikan, ketika timbangan tidak digunakan atau ketika mengambil/meletakkan pan, maka timbangan harus dalam kondisi tertahan. Ingat fungsi knob nya ya.

Bagian Penunjuk skala (Pointer)

Pada neraca sama lengan, sebuah jarum panjang diletakkan pada fulcrum. Penunjuk skala ini akan menunjuk angka nol pada skala di bagian bawah timbangan, jika lengan ayun dalam kondisi setimbang. Harap meletakkan timbangan di tempat yang datar secara horizontal. Jika perlu, gunakan waterpass yang berfungsi untuk membantu menunjukkan datarnya suatu tempat.

Pada sebagian timbangan berlengan, timbangan dilengkapi dengan plumb. Plumb ini digunakan untuk mengetahui apakah timbangan sudah dalam kondisi tegak lurus dengan dudukan atau belum. Banyak tukang bangunan juga menggunakan plumb ini lho.

Referensi
https://glossary.periodni.com/dictionary.php?en=equal-arm+balance
https://www.911metallurgist.com/blog/analytical-balance

Timbangan Digital

Untuk mengoperasikan timbangan digital diperlukan aliran tenaga listrik. Beberapa orang menyebutkan bahwa timbangan digital adalah timbangan elektronik. Cara kerjanya berbeda dengan timbangan mekanik/analog di atas.

2 jenis timbangan digital (elektronik)

Wikiscales.com menyebutkan bahwa ada 2 jenis timbangan elektronik yang dominan digunakan, yakni hibrid dan timbangan dengan gaya elektromagnetik (Electromagnetic Force Balance). Timbangan hibrid bekerja secara mekanis dan menggunakan gaya elektromagnetis. Beberapa cara kerja Electromagnetic Force Balance. Pertama, gaya magnet menyeimbangkan seluruh beban, baik dengan levitasi langsung atau melalui fixed-ratio lever system. Cara kerja kedua, perhitungan beban dengan keseimbangan mekanisme elektromekanis bersifat tidak konstan, namun bervariasi sesuai dengan beban yang ditimbang. Lihat gambar bagian bagian timbangan hybrid berikut.

bagian bagian timbangan analitik hybrid

Gambar Sketsa bagian bagian timbangan analitik hybrid

Pengoperasian neraca digital terbilang lebih mudah jika dibandingkan dengan neraca analog. Seiring dengan perkembangan zaman, masyarakat pun lebih menyukai timbangan digital, terlebih lagi yang bekerja di laboratorium.

Timbangan digital lebih disukai daripada timbangan analog

Saat ini para profesional yang bekerja di lembaga penelitian universitas, peneliti di bidang farmasi (pharmaceutical) dan pengembangan obat baru (drug discovery) ataupun penyedia jasa analisis laboratorium umum juga lebih banya menggunakan neraca analitik digital. Fitur neraca analitik digital juga semakin lengkap seperti penentuan densitas, fitur statistika, kalibrasi pipette, penentuan persentase bobot timbang, perhitungan komponen, dan bahkan menemukan bobot tertinggi dalam sebuah batch operasi. Fitur tersebut akan bekerja jika timbangan terhubung dengan komputer dan dilengkapi dengan software yang mendukung.

Bagian bagian timbangan digital

bagian bagian timbangan digital analitik

Gambar Bagian-bagian neraca analitik digital dari luar

Timbangan digital tersusun atas 3 bagian utama, yaitu load cell, weight transmitter, weight indicator (display), dan catu daya (power supply). Fungsinya setiap bagian bagian timbangan tersebut saling melengkapi sehingga bisa mengukur massa dengan tepat.

Bagian Load Cell

Load cell merupakan transduser yang berfungsi untuk mengubah gaya (tekan/tarik) menjadi sinyal listrik. Meskipun banyak jenis load cell, namun load cell dengan strain gage merupakan jenis load cell yang paling banyak digunakan. Pneumatic load cell terkadang digunakan jika keamanan intrinsik dan hygiene dikehendaki. Hydraulic load cells dapat digunakan secara remote karena tidak memerlukan catu daya (power supply). Strain gage load cell memberikan akurasi mulai dari 0.03% hingga 0.25% dan cocok untuk aplikasi industri apapun. Anda dapat membaca penjelasan dan perbandingan load cell di situs Omega.

Bagian Weight transmitter

Weight transmitter merupakan bagian timbangan yang berfungsi menerima sinyal listrik yang dihasilkan load cell dan mengirimkannya ke bagian weight indicator.

Bagian Weight indicator

Weight indicator merupakan bagian timbangan yang mengubah transmisi data menjadi angka digital. Anda dapat melihat visual bagian ini pada bagian monitor timbangan.

Itulah ulasan mengenai bagian bagian timbangan beserta fungsi dan gambarnya. Semoga bermanfaat.

Bagian Bagian Timbangan, Fungsi, Gambar Timbangan Digital-Analog
5 (100%) 7 vote[s]

Tags:fungsi timbangan, komponen timbangan digital, bagian bagian timbangan digital, gambar timbangan kasar beserta fungsinya, bagian bagian neraca analitik, kegunaan timbangan kasar, fungsi timbangan hybrid, gambar alat timbangan, gandul timbangan emas lama, bagian neraca digital, bagian bagian timbangan dan fungsinya, fungsi timbangan laboratorium, cara kerja timbangan analog, bagian alat dan penjelasan timbangan harga elektronik, contoh alat timbang fungsi dan penggunaannya, cara membaca timbangan catu, gambar timbangan obat menual, contoh gambar untuk peringatan penimbangan bahan kimia dan reagen, bagian bagian timbangan duduk, bagian dari neraca digital

Sejarah Neraca/Timbangan: Penemu dan Sejarah Singkat Perkembangan Alat Ukur Massa

Sejarah neraca/timbangan sebagai alat ukur massa yang digunakan di berbagai bidang kehidupan memiliki cerita panjang. Sejarah penemu neraca pertama kali tidak tertulis dengan jelas di berbagai literatur. Banyak penulis menceritakan sejarah perkembangan timbangan sejak era revolusi industri pada abad 18 (tahun 1700-1800 M). Padahal timbangan/neraca telah ada sejak zaman Nabi Syu’aib (1550 SM). Penulis dalam artikel ini juga belum mendapati siapa nama manusia sang penemu neraca/timbangan yang pertama kali. Perlu anda ingat bahwa neraca yang dibahas dalam artikel ini adalah alat pengukur massa/bobot, bukan neraca dalam perdagangan. Silakan anda baca artikel pengertian neraca/timbangan, jika anda belum mengerti apa itu neraca/timbangan. Yuki kita simak ulasan www.alatalatlab.com berikut ini tentang sejarah neraca/timbangan

Sejarah neraca/timbangan, nama penemu, dan sejarah singkat perkembangan neraca mulai dari zaman nabi Syu'aib hingga kini

Gambar Sejarah Neraca/Timbangan yang tertulis dalam huruf Hieroglyph (Hieroglif)

Sepanjang sejarah kehidupan manusia, timbangan merupakan alat yang penting dalam bidang ekonomi. Oleh karena pentingnya timbangan, manusia terus berupaya untuk mengembangkan neraca/timbangan sehingga mampu mengukur massa seakurat mungkin. Dalam agama Islam, amalan manusia juga ditimbang pada yaumul hisab.

Sejarah Neraca/Timbangan pada Zaman Nabi Syu’aib

Sejarah singkat neraca telah dicatatkan dalam Al Qur’an, kitab suci agama Islam. Pada QS Hud ayat 84-86 diceritakan sejarah Nabi Syu’aib yang diutus kepada kaumnya, yakni suku Madyan (penduduk kota Aikah). Nabi Syu’aib diutus kepada kaumnya untuk memperbaiki akhlak mereka yang berbuat curang dengan cara mengurangi takaran/timbangan/ukuran. Berikut nukilan ayat tersebut. Allâh Azza wa Jalla berfirman:

وَإِلَىٰ مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًا ۚ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ ۖ وَلَا تَنْقُصُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ ۚ إِنِّي أَرَاكُمْ بِخَيْرٍ وَإِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ مُحِيطٍ﴿٨٤﴾وَيَا قَوْمِ أَوْفُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدِينَ﴿٨٥﴾بَقِيَّتُ اللَّهِ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ ۚ وَمَا أَنَا عَلَيْكُمْ بِحَفِيظٍ

Dan kepada (penduduk) Madyan, (Kami utus saudara mereka), Syu’aib. Ia berkata, “Hai kaumku, sembahlah Allâh, sekali-kali tiada Tuhan bagimu selain Dia. Dan janganlah kamu kurangi takaran dan timbangan, sesungguhnya aku melihat kamu dalam keadaan baik (mampu) dan sesungguhnya aku khawatir terhadapmu akan azab hari yang membinasakan (Kiamat)”. Dan Syu’aib berkata, “Hai kaumku, cukupkanlah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan janganlah kamu membuat kejahatan di muka bumi dengan membuat kerusakan. Sisa keuntungan dari Allâh adalah lebih baik bagimu jika kamu orang-orang yang beriman. Dan aku bukanlah seorang penjaga atas dirimu [Hûd/11:84-86]

Masa hidup Nabi Syu’aib dan bukti penemuan historis peneliti sejarah

Berdasarkan kisah tersebut selanjutnya kami telusur masa hidup Nabi Syu’aib. Menurut Wikipedia, Nabi Syu’aib hidup pada tahun 1600-1500 SM. Nabi Syu’aib diangkat menjadi Nabi/Rasul pada tahun 1550 SM. Maka dari itu, timbangan/neraca telah ada pada tahun 1550 SM.

Sejarah neraca/timbangan yang tertulis dalam Al Qur’an tersebut juga diperkuat dengan tulisan Michael dari ourweigh.co.uk dan Susie Felber. Beliau menuliskan sejarah neraca sejalan dengan sejarah ekonomi manusia dalam perdagangan secara barter. Anda dapat melihat contoh dari alat neraca/timbangan yang digunakan pada zaman tersebut di Pakistan (Indus River valley) dan Mesir. Bentuknya seperti halnya timbangan/neraca sama lengan yang ada pada masa kini, yakni batang yang terikat pada tali dan digantung, di satu sisi ada batu standar dengan bobot tertentu dan satu sisinya adalah piringan untuk meletakkan benda yang akan ditimbang.

Sejarah Curang dalam Penimbangan

Sistem penimbangan seperti itu memang akurat, tetapi dengan mudah dapat dicurangi. Salah satu contoh kisah terkenal perilaku timbangan yang dicurangi adalah kisah Brennus (390 SM). Pada saat dia menaklukkan Roma dan penduduk roma yang komplain saat Brennus menggunakan timbangan yang tetap (fixed weights).

Sejarah neraca/timbangan pada masa brennus 390 M

Gambar Neraca dan Brennus

Sejarah Perkembangan Neraca/Timbangan pada Revolusi Industri Eropa

Invasi Roma yang menyerang Inggris juga membawa peradaban, termasuk timbangan. Batu standar pun digantikan dengan logam (metal). Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecurangan. Namun demikian, manusia terus berusaha mencurangi timbangan dalam perdagangan sehingga pada akhirnya ditemukan sistem penimbangan baru dengan menggunakan neraca pegas (spring scale) pada tahun 1700an Masehi.

Penemu neraca/timbangan pegas adalah Richard Salter, seorang pembuat timbangan pada tahun 1770 M (Susie Felber). Neraca pegas masih digunakan karena harga pembuatannya yang murah, tapi tidak seakuran timbangan elektronik pada masa kini. Di Paris (Prancis), timbangan ada yang diletakkan di tempat umum (publik). Quotes tentang timbangan yang terkenal disana adalah “He who often weighs himself knows himself well. He who knows himself well lives well.

neraca timbangan publik prancis eropa

Gambar Timbangan Berat Badan di Prancis

Berbeda dengan timbangan gantung/ayun yang menggunakan prinsip kesetimbangan, neraca pegas bekerja dengan efek gravitasi berdasarkan hukum Hooke (ingat lagi pelajaran fisika-nya guys), yakni peregangan pegas karena adanya gaya yang menariknya. Timbangan jenis ini lebih aman dari tindakan kecurangan dan banyak digunakan mulai dari dapur, kamar mandi, hingga pasar swalayan (supermarket) dan tidak mudah rusak.

Sejarah Singkat Perkembangan Neraca/Timbangan pada Abad 20 dan 21

Selanjutnya, neraca/timbangan terus dikembangkan dan disempurnakan untuk mendapatkan timbangan yang lebih akurat. Hingga akhirnya pada abad 20 dan abad 21 ditemukan sistem elektronik (menggunakan listrik) yang diterpakan pada timbangan digital. Bahkan manusia membuat mesin timbangan ultra presisi yang terhubung  dengan Wifi untuk menentukan massa suatu benda. Kini pun anda dapat mengukur berat badan dengan aplikasi pada ponsel canggih anda (internet of things). Sejarah neraca/timbangan akan terus berkembang sesuai perkembangan peradaban manusia.

Sebagai contoh adalah Meja timbangan XP mikro (Weighing table XP Micro) yang dibuat oleh Mettler Toledo. Pembuatan jenis timbangan ini berdasarkan rutinitas pekerjaan menimbang di laboratorium akan menurunkan konsentrasi dan berdampak kepada keakuratan data yang dihasilkan. Meja timbangan XP micro ini dirancang sedemikian rupa sehingga laboran akan bekerja lebih nyaman dan aman sehingga timbangan menjadi akurat. Meja timbangan ini dilengkapi dengan lengan penunjang, keyboard dan monitor.  Beberepa seri timbangan xp yang dibuat mettler toledo ini antara lain MCP2, MCP5, XP26PC, UMX/MX dan timbangan mikro XP (XP Microbalance). Lihat gambar berikut ini.

timbangan xp mettler toledo

Jenis-jenis Neraca/Timbangan

Kini, anda dapat menjumpai aneka jenis timbangan, baik digital maupun analog. Baca lebih lengkap tentang penjelasan jenis-jenis timbangan, karena disini hanya pengantar saja.

Neraca/timbangan analog

Salah satu neraca analog yang digunakan untuk analitik (untuk keperluan analisis) adalah neraca Ohaus (Ohauss). Neraca ini menggunakan lengan seperti neraca kuno, dengan jumlah lengan 2 (dua) / 3 (tiga) / 4 (empat) lengan. Sejarah penemuan neraca Ohaus dimulai sejak tahun 1907 oleh Gustav Ohaus.

Contoh neraca analog lain yang menggunakan prinsip kesetimbangan adalah neraca duduk (neraca warung), neraca obat (timbangan miligram), timbangan emas, dan neraca dacin. Untuk neraca analog yang bekerja dengan prinsip neraca pegas contohnya adalah timbangan berat badan, neraca roti, neraca dapur, timbangan anak/janin, timbangan beras, timbangan jantung dan timbangan kodok. Untuk menghitung massa zat cair, anda dapat menggunakan neraca Mohr.

Neraca/timbangan digital

Perkembangan neraca digital saat ini sangat pesat. Kemudahan dalam penggunaan dan harga yang terjangkau menjadi pendorong para laboran dan peneliti lebih menyukai timbangan digital. Timbangan digital sendiri banyak jenisnya. Sesuaikan kebutuhan laboratorium anda dengan timbangan analitik digital yang berkualitas.

Wanita cantik di Indonesia suka menimbang berat badan lho. Kalo pergi ke apotik dan disana ada timbangan, anda dapat menimbang berat badan secara gratis. Apakah istri anda juga begitu?

Sejarah Neraca/Timbangan: Penemu dan Sejarah Singkat Perkembangan Alat Ukur Massa
5 (100%) 13 vote[s]

Tags:penemu alat timbangan, sejarah timbangan, penemu neraca, gambar timbangan adil, penemu neraca bilangan, penemu neraca 3 lengan, 4 alat ukur dalam menganalisis sejarah, pengertian timbangan zmn dulu, timbangan cina jaman dahulu, pencipta neraca, neraca jaman dulu, nama timbangan adil, nama penemu alat, gustav ohaus penemua, falling number alat laboratorium, asal usul penemuan timbangan, asal usul neraca, 4 alat ukur dalam menganalisis sejarah pengertiannya, Timbangan Supermarket loc:ID

Pengertian Neraca/Timbangan Adalah

Pengertian neraca/timbangan adalah alat ukur massa dan fungsinya adalah untuk mengukur atau menhitung bobot/massa suatu zat/benda/bahan/materi. Definisi ini sesuai dengan apa yang ditulis oleh Wikipedia (baca weighing scale).

Pengertian Neraca/Timbangan Adalah

Gambar Neraca/Timbangan

Perbedaan Neraca dan Timbangan – Istilah dalam Bahasa Indonesia

Neraca atau timbangan adalah salah satu kategori alat laboratorium yang paling sering digunakan dalam percobaan/penelitian/riset baik di lembaga penelitian, lembaga pendidikan seperti sekolah, maupun perusahaan/industri. Istilah bahasa Inggris neraca adalah scale dan timbangan adalah balance.

Ann Crowley dari ricelake.com menguraikan perbedaan scale dan balance. Scale mengukur massa benda dengan gaya tekan (tension) dan dorongan (compression), sedangkan balance mengukur massa benda dengan membandingkan torsi melalui pada sebuah lengan dengan lengan lainnya yang menggunakan anak timbangan standar. Setelah membaca artikel ini, kami berharap anda mengerti dengan apa yang dimaksud dengan neraca atau timbangan dan ketika anda diminta untuk jelaskan pengertian timbangan, anda mampu menjelaskan pengertian neraca/timbangan dengan baik dan benar.

perbedaan neraca/scale dan timbangan/balance

Dalam ilmu fisika, pengertian zat adalah sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa. Massa merupakan salah satu besaran pokok/dasar. Berikut www.alatalatlab.com bahas besaran dan satuan yang ada di dunia dan disepakati oleh para ahli dan ilmuwan.

Besaran dan Satuan Pokok

Masih ingat pelajaran SMP atau SMA tentang fisika yang membahas besaran dan satuan? Secara mudah, besaran adalah sesuatu yang diukur sedangkan satuan adalah cara menyatakan ukuran tersebut. Ambil contoh panjang jalan antara Anyer – Panarukan adalah 1. 000 kilometer (km). Maka anda dapat mengambil kesimpulan yang diukur adalah panjang dan panjang dinyatakan dengan satuan kilometer (km). Yuk kita bahas satu per satu.

Sistem Satuan di Dunia Internasional

Ada 2 sistem satuan (unit) di dunia internasional, yaitu:

  • SI, Le Internationale d’Unites. Orang Indonesia mengenalnya sebagai Satuan Internasional. Sistem satuan SI banyak diterapkan di negara Eropa. Satuan yang paling sering digunakan adalah cgs yang merupakan kependekan dari centi, gram dan second.
  • AE, American Engineering System. Sistem ini banyak digunakan di negara Amerika Serikat.

Kedua sistem tersebut memiliki perbedaan standar sehingga diperlukan tabel konversi untuk menghitung besaran yang sama.

Tabel 1. Besaran dan Satuan Sistem SI

BesaranNama SatuanSimbol satuanPenulisan satuan
Satuan SI Dasar
PanjangMeterM
MassaKilogramKg
WaktuSekonS
SuhuKelvinK
Jumlah senyawaMolMol
Satuan Turunan SI
EnergiJouleJkg.m2.s-2
GayaNewtonNkg.m.s-2 à J.m-1
DayaWattWKg.m2.s-3 à J.s-1
Berat jenisKilogram per meter kubikKg.m-3
KecepatanMeter per sekonm.s-1
PercepatanMeter per sekon kuadratm.s-2
TekananNewton per meter persegi, pascalN.m-2, Pa
Kapasitas panasJoule per (kilogram-kelvin)J.kg-1.K-1
Satuan Alternatif
WaktuMenit,jam, hari, tahunMin, h, d, y
Suhuderajat CelciusoC
Volumeliter (dm3)L
MassaTon (Mgram), gramT, g

Tabel 2. Beberapa Satuan Sistem American Engineering

BesaranNama SatuanSimbol satuan
Satuan Dasar
PanjangKakiFt
MassaLb (massa)lbm
GayaLb (gaya)lbf
WaktuSekon, jams, hr
Suhu0Rankine0R
Satuan Turunan
EnergiBritish thermal unit, kaki pon (gaya)Btu, (ft)(lbf)
DayaTenaga kuda, horse powerHp
Berat jenislb (massa) per kaki kubiklbm/ft3
KecepatanKaki per sekonft/s
PercepatanKaki per sekon kuadratft/s2
Tekananlb (gaya) per inci persegiLbf/in2
Kapasitas panasBtu per lb (massa) per derajat FahrenheitBtu/(lbm)(oF)

Tabel 3. Awalan dalam satuan SI

FaktorAwalanSimbolFaktorAwalanSimbol
109GigaG10-1deciD
106MegaM10-2centiC
103Kilok10-3milliM
102Hectoh10-6microµ
101Dekada10-9nanoN

Setelah membahas tentang besaran dan satuan, selanjutnya kami ulas tentang alat yang digunakan untuk mengukur massa yakni timbangan. Perlu anda ketahui bahwa timbangan di laboratorium dan timbangan di pasar memiliki fungsi yang sama. Perbedaannya adalah tingkat ketelitiannya saja. Timbangan laboratorium umumnya lebih teliti dan peka mengukur massa. Sayangnya timbangan dengan ketelitian tinggi biasanya lebih cepat rusak. Supaya tidak cepat rusak, yuk simak cara menggunakan timbangan laboratorium berikuti ini.

Cara Menggunakan Neraca/Timbangan di Laboratorium

Di laboratorium, untuk membuat suatu larutan diperlukan campuran dari bahan terlarut dan pelarut. Umumnya, pelarut universal yang digunakan adalah aquades atau alkohol. Bahan terlarut diperlukan dalam jumlah/bobot tertentu. Nah disinilah neraca berfungsi. Pengukuran massa di laboratorium biasanya menggunakan neraca analitik/analitis. Kepekaan neraca analitik sangat tinggi. Anda yang sekolah SMA dengan penjurusan IPA tentu pernah membuat larutan kan?

Bahan atau zat tertimbang yang berupa padatan atau serbuk diletakkan di atas letak gelas arloji yang sudah diketahui bobotnya terlebih dahulu. Alasan mengapa digunakan gelas arloji sebagai wadah/penampung bahan tertimbang adalah karena sifatnya yang inert (tidak bereaksi dengan bahan). Selanjutnya untuk bekerja di laboratorium secara aman, anda perlu mengenali setiap jenis alat laboratorium kimia, kegunaan alat dan bahan serta cara penggunaannya, termasuk bagaimana membuat larutan standar dari bahan kimia (reagen) yang sifatnya reaktif. Disinilah pentingnya anda mengetahui pengertian neraca/timbangan dan cara penggunaannya di laboratorium.

Beberapa istilah terkait dengan pengertian neraca atau timbangan

Timbangan analog/manual/mekanik

Timbangan analog/manual/mekanik adalah jenis timbangan yang tidak menggunakan tenaga listrik untuk mengetahui bobot benda tertimbang. Prinsip kerja timbangan jenis ini secara teknis dengan cara digantung, ditekan atau dengan tuas. Contoh jenis timbangan ini adalah timbangan badan, neraja meja atau neraca duduk.

Timbangan digital

Timbangan digital adalah jenis timbangan yang menggunakan tenaga listrik untuk mengetahui bobot benda tertimbang. Disebut juga dengan neraca elektrik atau elektronik. Neraca ini penggunaanya lebih mudah karena bekerja secara otomatis. Contohnya adalah timbangan di pasar swalayan.

Neraca kasar

Neraca kasar adalah jenis neraca yang memiliki tingkat ketelitian (kepekaan tau sensitifitas) rendah.

Neraca analitik atau neraca miligram

Neraca analitik atau neraca miligram adalah jenis neraca yang memiliki tingkat ketelitian tinggi karena mampu menimbang beda hingga ukuran miligram. 1 gram setara dengan 1000 miligram. Jenis neraca ini disebut juga dengan neraca halus. Banyak digunakan oleh farmasi untuk menimbang obat atau toko emas untuk menimbang perhiasan. Harga neraca analitik umumnya lebih mahal. Kalibrasi neraca laboratorium perlu dilakukan secara berkala.

Tera timbangan

Tera timbangan adalah ketika anda melakukan pengenolan suatu wadah dan anda hanya ingin mengetahui bobot benda tertimbang. Kegiatan tera (tare) ini  dilakukan pada neraca analitik dan analog. Oleh karena itu anda perlu seksama dan hati-hati ketika menggunakan timbangan.

Setelah membaca pengertian neraca/timbangan dan jenis-jenisnya yuk kita cermati sejarah timbangan.

Sejarah Ohaus

Menurut Wikipedia, sejarah neraca Ohaus bermula dari didirikannya OHAUS Corporation pada tahun 1907 oleh Gustav Ohaus. Dia bekerjasama dengan ayahnya (Karl), seorang warga Jerma yang ahli mekanis timbangan. Mereka secara bersama-sama mendirikan perusahaan jasa service timbangan di Newark, New Jersey. Maka hingga kini perusahaan tersebut telah berusia lebih dari 100 tahun. Neraca Ohaus merupakan merk neraca/timbangan yang terkemuka di dunia.

sejarah neraca ohaus

Pada tahun 1979, Ohauss mulai menggunakan teknologi digital sehingga neraca elektronik pun mulai diproduksi pada tahun tersebut. Teknologi ini memungkinkan menimbang benda secara lebih cepat. Namun demikian, Ohaus juga masih menjual produk neraca manual seperti:

  1. Neraca ohaus (2) dua lengan
  2. Neraca ohaus (3) tiga lengan
  3. Neraca ohaus (4) empat lengan

Bagian neraca lengan yang penting adalah anak timbangan. Neraca lengan bekerja dengan prinsip/teori keseimbangan. Jika anda pernah mendengar lagu tentang membuat layang-layang (..kutimbang dengan benang..), maka anda akan mudah memahami cara kerja neraca ini. Hal inilah yang menjada landasan teori neraca lengan, neraca ayun atau timbangan pegas gantung. Dengan demikian tujuan neraca adalah keseimbangan. Pengertian neraca/timbangan dapat dipahami dengan mudah berdasarkan prinsip ini.

Jenis Neraca/Timbangan

Selain neraca diatas, masih ada macam-macam neraca lainnya. Diantaranya adalah timbangan baby scale (bayi), timbangan barang, timbangan beres/padi, timbangan bebek, timbangan buah, timbangan buku, timbangan dacin, timbangan dapur/kue/makanan/roti, timbangan hybrid, timbangan injak/kamar mandi/lantai, timbangan jongkok/kodok, timbagan jarum, timbangan pocket/portable, timbangan serbaguna/warung, timbangan surat dan timbangan tradisional/konvensional. Kami berharap dapat mengulas jenis-jenis timbangan ini di lain waktu.

Jika anda ingin membeli neraca/timbangan, anda dapat menghubungi www.alatalatlab.com. Semoga ilmu tentang timbangan semakin bertambah dan anda mengerti arti timbangan atau neraca. Kita akan bahas fungsi neraca beserta gambar neraca di artikel selanjutnya.

Pengertian Neraca/Timbangan Adalah
4.1 (82.86%) 7 vote[s]

Tags:timbangan neraca, neraca analitik, neraca timbangan, neraca timbang, pengertian timbangan, neraca digital, artikel neraca digital, gambar timbangan neraca, menimbang berat sebuah kerikil menggunakan neraca pegas kegiatan yang dilakukan termasuk dalam penelitian, ketelitian alat ohaus dan timbangan analitik academia, 2 macam sistem satuan yang digunakan pada alat-alat teknik, kalibrasi neraca analitik secara eksternal, apa yang dimaksud faktor efisiensi alat berat ?, bagaimana keterangan masa dlm timbangan analog, pengertiqn neraca analitik, alat ubina dan timbangan, pengertian timbangan menurut para ahli, timbangan adalah, pengertian neraca teknis dan gambar, neraca/timbang

Kategori/Jenis Alat Laboratorium Kimia Fisika Biologi

Kategori Alat Laboratorium

Kategori/jenis alat laboratorium (laboratory apparatus) terus bertambah, baik itu lab kimia, lab fisika maupun lab biologi. Pertambahn jenis peraltan tersebut sejalan dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan. Tentunya anda faham jika manusia dikarunia rasa ingin tahu yang tinggi sejak dilahirkan. Kegiatan manusia yang ingin tahu dalam segala hal tersebutlah yang mendorong penemuan-penemuan baru (new invention).

Penemuan besar diawali dari penemuan kecil. Seperti halnya reaktor nuklir atau peralatan canggih lainnya, umumnya diawali dari percobaan di laboratorium. Oleh karena itu menjadi wajar jika kategori/jenis alat laboratorium menjadi terus bertambah saat ini. Di sisi lain, sistem pendidikan di Indonesia dengan sistem akreditasinya juga mendorong pengadaan alat laboratorium. Tak heran kiranya banyak sekolah, perguruan tinggi dan lembaga penelitian lainnya terus berupaya melengkapi peralatan dan fasilitas laboratorium mereka. Khususnya di sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA), mengenali kategori/jenis alat laboratorium adalah penting pagi pengajar seperti guru dan murid. Terlebih lagi bagi guru yang mengajar pelajaran kimia, fisika dan biologi yang mengajarkan praktikum di laboratorium.

Saat ini di Indonesia, sekolah-sekolah seperti SMA sudah mengenalkan alat laboratorium. Bahkan untuk meningkatkan mutu pembelajaran semua jenis laboratorium diadakan, baik itu laboratorium kimia, biologi maupun lab fisika. Ketiga jenis lab ini banyak digunakan siswa yang mengambil jurusan IPA. Selain itu juga ada tambahan lab mikrobiologi.

Pengadaan alat laboratorium lengkap oleh seksi pengadaan tersebut mengharuskan pengajar dan yang diajar mengenal dan mempelajari jenis-jenis alat laboratorium beserta fungsinya. Mulai dari alat yang sederhana hingga alat yang kompleks. Baca juga artikel tentang pengertian timbangan dan kegunaan neraca laboratorium.

Kategori/Jenis Alat Laboratorium Berdasarkan Abjad

Cukup sulit bagi kami untuk memilah Kategori/jenis alat laboratorium yang ada, karena keterbatasan pengetahuan kami. Dari hasil penelusuran online kami mendapati website seperti Wikipedia mengklasifikasikan kategori/jenis alat laboratorium berdasarkan urutan abjad. Kami terus berupaya untuk memperbaiki klasifikasi alat laboratorium ini sehingga mudah difahami bagi anda semua.

Kategori/Jenis Alat Laboratorium

A

Alat penguji aliran (Flow bench)

Alat-alat gelas (Laboratory glassware)

Alat-alat mikrobiologi (Microbiology equipment)

Analisis Injeksi Aliran (Flow injection analysis)

Aparatus titik leleh (Melting point apparatus)

Aspirator (chemistry laboratory equipment)

Autoklaf (Autoclaves)

Alat bedah

Alat ukur tekanan akar

 

B

Botol cuci (Wash bottle)

Botol lab (Laboratory bottle)

Botol Mariotte (Mariotte bottle)

Botol tetes (Drop bottles)

Buku catatan (Lab notebooks)

Buret

 

C

Cawan dan penumbuk (Mortar and pestle)

Cawan porselen (Crucible)

Chamber uji lingkungan (Environmental chambers or climatic chamber)

Corong Lab (Laboratory funnel)

D

E

Ebullioscope

Elektroda hidrogen baku (Standard hydrogen electrode)

Elektrode kaca (Glass electrode)

Elektrode rujukan (Reference electrode)

Emergency shower

F

Fluorometer

Fraction collector

G

H

Hemocytometer

Hidrometer (Hydrometers)

I

Indikator pH (PH indicator)

Inkubator (Incubators for microbiology)

Instrumen lab kesehatan (Medical laboratory instrument)

Instrumen pengukur kekentalan (viscosity)

Instrumen pengukur kelembaban (humidity)

Instrumen pengukur reologi (rheology)

Instrumen pengukur suhu (temperature)

Instrumen pengukur tegangan permukaan (surface tension)

Jaring plankton (Plankton net)

Jas lab (Lab coat)

K

Kalorimeter (Calorimeter)

Kolorimeter

Katetometer (Cathetometer)

Kertas Indikator pH PH indicator paper

Kertas penimbang (Weighing paper)

Kertas saring

Klem ulir (Clamps with screw)

Koenig’s manometric flame apparatus

Kotak bersih (Clean box)

Kotak sarung tangan (Glovebox)

Kotak Skinner (Skinner boxes atau operant conditioning chamber)

Kotak botani

Kotak genetik

Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (High performance liquid chromatography atau HPLC)

Krüss Optronic

Kuvet

 

L

Lab jack

Laboratory Rubber Stopper

Laboratory tripod

Labu vakum (Vacuum flask)

Lakmus

Laminar flow cabinet

Lemari asam atau sungkup asap (Fume hoods)

M

Magnetic stirrer

Manorespirometer

Meja Lab (Laboratory furniture)

Mesin ayakan (Sieving machines)

Mesin polimer (Polymer machine)

Microplate (Microtiter plate)

Microtome

Mikromanipulator (Micromanipulator)

Mikroskop (Microscope)

Mixer Lab (Laboratory mixer)

Mixer statis (Static mixers)

Mortars (tools)

Model bagian tubuh manusia

 

N

Nebulizer untuk spektrofotomer atom (Nebulizers for atomic spectrometry)

Neraca/timbangan

 

O

Observatorium

 

P

Pembakar di lab (Laboratory burner)

Pembakar Bunsen

Pembangkit sinyal (Signal generator)

Pemindah Canulla (Cannula transfer)

Pencuci mata darurat (Emergency Eye Wash Station)

Pendingin/pembeku (Freezers in laboratories)

Pengambil sampel otomatis (Autosampler)

Penganalisa Otomatis (Automated analyser)

Pengering beku (Freeze dryer)

Pengering/oven (Laboratory ovens)

Penggoyang Lab (Laboratory shaker)

Penghitung Geiger (Geiger counters)

Penghitung tetes (Drop counter)

Penguji Falling Number (Falling number tester)

Penjepit tabung reaksi (Test tube holder)

Peraga Kimia (Chemistry set)

Peralatan Kimia (Alchemical tool)

Peralatan pembersih ruangan (Cleanroom equipment)

PH meter

Pipet (Pipettes)

Perangkat optis

Potometer

 

R

Rak pengering (Laboratory drying rack)

Retort stand

Respirometer

 

Rotary evaporator

S

Safety shower

Sederet valve vakum (Vacuum gas manifold)

Sendok (Spoon)

Sentrifus Lab (Laboratory centrifuge)

Sifon (Siphons)

Sikat tabung reaksi (Test tube brush)

Slide mikroskop (Microscope slides)

Sonikator (Sonicator)

Spatula

Spektrometer

Spektrofotometer (Spectrophotometer)

Spektroskop XPS (XPS spectroscope)

Spot plate

Spray chambers for atomic spectrometry

T

Tabung kejut (Shock tube)

Thermal cycler (Thermocyclers)

U

Urinometer

V

Vial

Vidraria

Voltameter

Vortex mixer

W

Western blot transfer apparatus

Wire gauze

X

Y

Z

 

Bagi anda yang ingin membeli peralatan laboratorium secara online dapat menghubungi kami. Kami menyediakan aneka alat laboratorium, baik untuk lab ekologi, lab hematologi, lab tanah dan lab kesehatan. Kami melayani pembelian untuk wilayah Jakarta, Yogyakarta dan seluruh Indonesia.

Kategori/Jenis Alat Laboratorium Kimia Fisika Biologi
4.4 (88%) 5 vote[s]

Tags:alat laboratorium fisika beserta gambar, alat kimia, alat laboratorium, alat alat laboratorium biologi dan fungsinya beserta gambarnya, alat laboratorium biologi, labolatorium kimia fisika, Gammbar dan nama-nama alat laboratorium, alat laboratorium fisika, alat di laboratorium biologi, Nama alat laboratorium ipa, Nama alat lab mixer, alat vacuum manifold untuk laboratorium, alat2 lab fisika, Alat laboratorium kimia, gambar alat lab, jenis alat laboratorium, alat labolatorium biologi, alat lab biologi kimia dan fisika, alat alat laboratorium fisika dan fungsinya beserta gambarnya, Sketsa alat laboratorium
082298882221