Alat Pengaduk Cairan Kimia Dalam Tabung Tube Roller Di Laboratorium

Alat Pengaduk Cairan Kimia Dalam Tabung

Alat pengaduk cairan kimia dalam tabung di laboratorium ada beberapa macam seperti homogenizer, vorteks (vortex) yang termasuk ke dalam kategori shaker, hot plate stirrer, dan mixer (blender). Namun, untuk yang khusus mengaduk cairan dalam tabung, umumnya laboran dan teknisi laboratorium lebih sering menggunakan vorteks dan homogenizer. Pada artikel kali ini, alatalatlab.com akan menjelaskan alat pengaduk cairan kimia dalam tabung jenis lain yakni alat tube roller merk Scilogex.

Alat Pengaduk Cairan Kimia Dalam Tabung

Alat tube roller merk Scilogex diklaim mampu membuat goyangan dan putaran perlahan tetapi sangat efisien, ideal untuk mencampur sampel cairan. Contohnya adalah darah, cairan kental dan suspensi padat-cair. Alat pengaduk cairan dalam tabung ‘roller tube’ telah digunakan dalam berbagai aplikasi untuk pencegahan koagulasi darah dan pencegahan presipitasi imun.

Alat pengaduk cairan kimia dalam tabung ‘tube roller’ dari Scilogex di desain kompak dan stabil untuk mengaduk cairan dengan kecepatan10 hingga 70 rpm. Alat pengendali kecepatan elektronik berfungsi untuk menjaga kecepatan yang sama setiap saat, bahkan saat pengambilan atau peletakan sampel. Dengan amplitudo 24 mm, alat pengaduk larutan kimia dalam tabung ‘roller tube’ dari Scilogex mampu melakukan homogenisasi secara efektif dan efisien.

Ada 2 jenis alat pengaduk cairan kimia dalam tabung ‘tube roller’ dari Scilogex, yakni tube roller digital dan tube roller analog. Perbedaannya adalah ada-tidaknya layar display sebagai monitor untuk menampilkan info kecepatan dan pengaturan timer.

Alat Pengaduk Cairan Kimia Dalam Tabung Tube Roller Di Laboratorium
5 (100%) 9 votes

Shaker Alat Laboratorium – Jenis, Cara Penggunaan dan Bagian Shaker

Shaker Alat Laboratorium - Jenis, Cara Penggunaan dan Bagian Shaker

Shaker alat laboratorium memiliki harga jual bervariasi berdasarkan spesifikasi shaker laboratorium itu sendiri. Semakin banyak fitur semakin mahal harganya. Umumnya, makin banyak bagian-bagian yang perlu pengaturan maka cara penggunaan shaker tersebut semakin memerlukan keahlian. Bahkan, tak jarang, seorang analis laboratorium dituntut untuk mengenali bagian-bagian penting shaker sehingga dapat menggunakannya secara benar. Yuk kita simak ulasan alatalatlab.com.

Kegunaan Shaker Laboratorium bagi Seorang Laboran dan Peneliti

Jika Anda bekerja sebagai analis di laboratorium, maka tentunya Anda tidak asing lagi dengan alat laboratorium yang bernama shaker. Alat laboratorium yang satu ini banyak digunakan untuk aplikasi di berbagai jenis laboratorium, baik di kimia maupun biologi. Alat ini berfungsi untuk mengaduk/ meng-agitasi cairan sehingga seluruh bagian campuran menjadi homogen (merata). Sebelum membuat larutan tentu menggunakan timbangan analitik saat menimbang bahan kimia yang akan direaksikan.

Shaker Alat Laboratorium - Jenis, Cara Penggunaan dan Bagian Shaker
Ilustrasi Gambar Shaker Laboratorium

Cara Penggunaan Shaker Alat Laboratorium

Cara penggunaan shaker laboratorium cukup mudah. Sampel yang berwujud cairan ditempatkan dalam wadah tertentu seperti gelas piala, erlemeyer, labu kocok, tabung reaksi ataupun alat gelas lainnya. Selanjutnya, sampel dalam wadah akan diaduk (digoyang) secara orbital atau secara linear.

Cara kerja shaker orbital sedikit berbeda dengan cara kerja shaker linear atau linier. Perbedaannya hanyalah pada arah pengadukan. Pada shaker orbital, wadah digoyang (diaduk) dalam bentuk memutar seperti putaran jarum jam, sedangkan pada shaker linear, shaker digoyang maju mundur seperti arah setrika baju. Baca juga rotary evaporator yang digunakan untuk memurnikan suatu zat.

Bagian-bagian Shaker Alat Laboratorium

Shaker alat laboratorium (linear dan orbital) yang banyak tersedia  dipasaran memiliki kapasitas beban maksimum 7,5 kg (total sampel dan wadah). Untuk itu, penting bagi peneliti untuk menghitung jumlah sampel yang akan diproses/diteliti menggunakan shaker. Dalam dokumen patent yang diterbitkan oleh US Patent dengan nomor US8393781 disebutkan bagian-bagian Incubating orbital shaker. Jumlah bagian-bagian shaker tersebut lebih dari 100 item yang ditampilkan dalam 10 gambar berbeda. Berikut adalah snapshot gambar dari paten tersebut. Untuk lebih lengkapnya silakan lihat dokumen paten ini.

bagian bagian incubating orbital shaker

Gambar bagian-bagian shaker (incubator shaker, sumber US Patent No US8393781)

Untuk bekerja dalam kondisi tertentu sesuai dengan keinginan peneliti, shaker alat laboratorium dilengkapi dengan pengaturan kecepatan pengadukan dan lama waktu pengadukan. Kecepatan pengadukan (getaran/pengocokan) dalam satuan rpm berkisar antara 10 rpm hingga 500 rpm. Semakin tinggi angka rpm, maka semakin cepat pengadukan. Dengan adanya fitur shaker ini, pengguna dapat memilih atau mengatur kecepatan yang lebih spesifik (sesuai variabel penelitian), baik untuk aplikasi dengan kecepatan pendagukan tinggi, sedang maupun rendah. Sebagai contohnya adalah pada saat melakukan kultivasi sel (membuat kultur sel), maka diperlukan kecepatan aduk yang relatif tinggi.

Selain fitur pengatur kecepatan, shaker laboratorium juga dilengkapi dengan timer. Fungsi timer pada shaker adalah untuk mengatur waktu (lama) pengadukan. Hal ini memungkinkan pengguna untuk melakukan otomatisasi penelitian dan tidak harus menunggu shaker bekerja. Baca juga artikel tentang tanur (furnace) laboratorium.

MACAM MACAM DAN JENIS SHAKER ALAT LABORATORIUM

Shaker Orbital/Linear

Shaker orbital memiliki gerakan pengadukan dengan arah melingkar. Shaker linear melakukan pengadukan dengan arah kiri-kanan (maju-mundur). Kecepatan shaker orbital dan linear termasuk lambat (25-500 rpm). Shaker ini sering digunakan pada analisa  mikroba, biomolekuler, dan pencampuran umum. Adapun ciri utama dari shaker ini adalah getaran relatif yang dihasilkan sangat kecil, panas  yang timbul dari proses pengocokan juga rendah dibandingkan dengan jenis shaker lainnya. Kondisi seperti ini sangat ideal untuk menumbuhkan (kultivasi) mikroba. Berikut ini adalah contoh gambar shaker linear merk Scilogex.

linear shaker merk scilogex tipe SK L330

Gambar linear shaker merk scilogex tipe SK L330

Vortex Shaker (Vorteks)

Vortex shaker atau yang biasa disebut dengan istilah vorteks merupakan alat  yang digunakan untuk mengocok atau mencampur zat cair dalam sebuah botol atau tabung tertentu. Shaker jenis ini pertama kali diciptakan Jack A. Kraft dan Harold D. Kraft pada tahun 1962 (Wikipedia). Cara menggunakan shaker vortex adalah dengan meletakkan botol/tabung di platform tempat putaran shaker dan menyalakannya. Alat akan bergetar dan mengaduk cairan sehingga campuran menjadi rata. Sama seperti  shaker lainya, Vortex  shaker  juga dilengkapi dengan pengaturan kecepatan dalam satuan rpm. Silakan lihat ilustrasi gambar vortex shaker berikut ini.

vortex shaker merk scilogex

Gambar Vorteks (vortex shaker)

Shaker Inkubator (Incubator Shaker)

Shaker inkubator (incubator shaker) adalah alat laboratorium yang memiliki fungsi ganda. Alat ini adalah gabungan dari shaker yang berfungsi untuk pengadukan dan incubator untuk pengembangbiakkan (kultivasi) mikroorganisme seperti bakteri. Shaker inkubator disebut juga dengan shaker termal. Shaker termal dapat  melakukan pengadukan dengan tetap mempertahankan suhu optimal. Suhu optimal diperlukan untuk pertumbuhan mikroba yang terbaik. Peralatan shaker incubator sangat membantu peneliti saat melakukan pembiakan sel dengan pengaturan suhu dan oksigen yang stabil. Berikut kami tampilan contoh gambar shaker inkubator merk Daihan Labtech. Baca juga artikel kami tentang mikropipet.

shaker inkubator merk daihan labtech

Gambar shaker inkubator

Platform Shaker

Platform shaker umumnya ditempatkan di atas tempat yang datar secara horizontal. Cairan ditempatkan pada wadah tertentu seperti beaker glass (gelas piala), erlemeyer, dan alat gelas lainnya. Berikut adalah contoh gambar platform shaker dengan arah gerakan linear merk Scilogex.

platform shaker linear analog merk scilogex tipe SK L180

Gambar platform shaker

Itulah penjelasan sekilas mengenai pengertian shaker, cara menggunakan shaker dan jenis-jenis shaker di laboratorium. Jika anda ingin melengkapi peralatan laboratorium anda, silakan menghubungi kami, alatalatlab.com. Nomor kontak dapat anda lihat pada beranda website ini atau laman kontak. Semoga bermanfaat.

Shaker Alat Laboratorium – Jenis, Cara Penggunaan dan Bagian Shaker
5 (100%) 5 votes

WhatsApp chat Hubungi kami via WA