Cara Kerja Timbangan Digital Analitik & Fungsi Bagian Bagiannya

Cara Kerja Timbangan Digital Analitik & Fungsi Bagian Bagiannya Lengkap

Cara kerja timbangan digital dan fungsi bagian-bagiannya secara lengkap dibahas dalam artikel ini. Ringkasnya, prinsip kerja timbangan digital adalah seperti halnya prinsip dan mekanisme kerja pita kaset atau speaker. Oh iya, fungsi timbangan digital analitik adalah untuk mengukur dan mengetahui massa (bobot) benda dalam jumlah kecil (miligram) yang bekerja secara elektronik (bantuan energi listrik).

Bila anda memerlukan alat laboratorium kesehatan kimia pertanian farmasi lingkungan fisika biologi harga murah distributor di Bogor, maka hubungi kami sekarang. Perusahaan alatalatlab.com jual alat-alat gelas uji ke jakarta surabaya bandung semarang medan cirebon balikpapan bekasi banjarmasin banjarbaru batam banyuwangi bali cikarang tangerang city banten malang pekanbaru jogja makassar pontianak palembang dan seluruh Indonesia. Mau Penawaran Harga? Call Us Now

Yuk baca ulasan kami tentang fungsi dan cara kerja timbangan digital secara ringkas sederhana di sini.

Gambar Prinsip Kerja Timbangan Digital Analitik

Pada alat pengeras suara, speaker, terjadi perubahan energi gelombang. Awalnya, gelombang suara yang dikeluarkan sesorang masuk pada alat microphone. Gelombang suara tersebut dikonversi menjadi sinyal listrik, disebut dengan gaya elektromagnet. Gaya elektromagnet tersebut kemudian dikonversi lagi menjadi gelombang suara. Baca juga ulasan kami tentang timbangan analitik laboratorium.

Berikut gambar ilustrasi tentang cara kerja timbangan digital.

Fungsi dan Cara Kerja Timbangan Digital
Gambar Ilustrasi Prinsip Kerja Timbangan Digital

Kami tetap menggunakan istilah bahasa Inggris dalam artikel fungsi dan cara kerja timbangan digital ini karena belum menemukan padanan katanya dalam bahasa Indonesia. Kami juga telah mengulas timbangan digital ini pada artikel tentang bagian-bagian timbangan.

Komponen Utama Timbangan Digital Analitik

Timbangan digital bekerja dengan cara mengukur regangan pada sel beban (strain gauge load cell). Timbangan digital mengkonversi gaya karena beban/massa (gaya beban) benda menjadi sinyal listrik.

Komponen utama pada timbangan digital adalah strain gauge dan sensor load cell. Strain gauge adalah alat yang digunakan untuk mengukur regangan suatu obyek, sedangkan load cell sensor adalah alat elektronik yang berfungsi mengkonversi gaya (timbul akibat massa benda) menjadi sinyal listrik. Load cell disebut juga dengan force transducer.

Berbeda dengan timbangan digital, neraca analog bekerja dengan menggunakan pegas untuk menunjukkan massa suatu benda. Baca juga artikel kami tentang harga neraca analitik terbaru.

Tahapan Cara Kerja Timbangan Digital Analitik

Dilansir dari laman hunker.com, timbangan digital bekerja dalam 3 tahapan utama. Tahapan tersebut adalah:

  1. Pengukuran gaya beban pada load cell
  2. Deformasi strain gauge
  3. Konversi sinyal listik

Berikut penjelasan setiap tahapan.

Tahap 1 – Gaya Beban pada Load Cell

Pada saat sebuah benda diletakkan di atas timbangan, bobot benda tersebut didistribusikan secara merata pada piringan. Anda mungkin menemukan empat penyangga di bagian bawah setiap sudut piringan yang mendistribusikan bobot secara merata. Gaya beban tersebut selanjutnya diarahkan pada salah satu bagian load cell. Pertambahan berat massa suatu benda akan mengakibatkan load cell akan melengkung ke bawah. Lihat ilustrasi gambar gaya yang bekerja pada load cel berikut ini

gaya beban pada load cell
Gambar ilustrasi gaya beban pada load cell

Tahap 2 – Deformasi Strain Gauge

Gaya beban tersebut akan mendeformasi strain gauge. Sebuah strain gauge terdiri dari jalur-jalur logam (metal tracks) atau foil, yang terhubung dengan papan sirkuit (backing). Pada saat metal foil tegang, maka backing akan melentur atau meregang. Berikut adalah gambar ilustrasi tentang deformasi strain gauge.

strain gauge timbangan digital
Gambar ilustrasi tentang deformasi strain gauge

Tahap 3 – Konversi Sinyal Listrik

Selanjutnya, strain gauge akan mengkonversi deformasi tersebut menjadi sinyal listrik. Load cell memiliki muatan listrik, akibat pergerakan, maka hambatan listrik (electrical resistance) akan mengalami perubahan. Perubahan kecil pada hambatan listrik akan menimbulkan sinyal listrik.

Sinyal listrik tersebut berjalan melalui converter analog menjadi digital selanjutnya melewati sebuah microchip yang menerjemahkan data. Hasil kalkulasi akhir adalah bilangan/angka yang menunjukkan bobot/massa benda ditampilkan pada layar LCD timbangan digital.

Kini anda sudah bisa menjawab pertanyaan sebutkan prinsip kerja timbangan. Semoga bahasan mengenai cara kerja timbangan digital dan fungsi bagian-bagiaan utamanya dalam artikel ini bermanfaat buat anda. Silakan share ke teman terdekat anda untuk mendapatkan manfaat yang anda rasakan.

Apa yang dimaksud dengan neraca analitik?

Neraca analitik adalah alat pengukur massa dengan tingkat ketelitian tinggi hingga miligram. Di laboratorium, timbangan analitik ini digunakan untuk menimbang bahan kimia yang sifatnya pro analytic (PA).

Apa fungsi neraca analitik?

Fungsi timbangan analitik adalah untuk menimbang bahan dalam takaran sangat kecil

Langkah langkah menggunakan neraca analitik?

Letakkan neraca di meja datar
Lakukan kalibrasi dengan memastikan gelembung udara di bagian tengah (tipe digital)
Nyalakan neraca dengan menekan tombol ON
Letakkan wadah sampel (bahan uji) di atas piringan neraca
Tekan Tombol TARE
Ambil sampel dan masukkan ke dalam wadah sampel hingga bobot yang diinginkan
Catat bobot sampel
Ulangi step 4-7 untuk duplo atau jenis sampel lainnya

Berapa ketelitian neraca analitik?

Neraca analitik memiliki tingkat ketelitian hingga miligram (0,001 gram) bahkan hingga 4 digit di belakang koma (0,0001 gram)

Apa fungsi desikator?

Desikator berfungsi untuk menstabilkan bobot bahan tertimbang setelah dikeluarkan dari oven. Uap air diikat oleh butiran silika gel yang diletakkan di bagian bawah desikator.

Tags:fungsi timbangan digital, cara kerja timbangan digital, fungsi dan cara kerja timbangan digital, cara kerja timbangan, prinsip kerja timbangan digital, kegunaan timbangan digital, apakah neraca sama dengan timbangan, fungsi tare pada timbangan, cara kerja loadcell, neraca teknis digital, fungsi dari timbangan digital, cara kerja pegas pada timbangan, gambar alat ukur neraca analitik fisika zone, pengertian mikroskop sekrup, prinsip kerja daru timbangan, sebutkan prinsip kerja dari timbangan, prinsip kerja timbangan, cara kerja timnangan digital, prinsip dan prosedur timbangan mikro balance, Kontruksi timbangan sentisimal, cara kerja timbangan digital elektronika, gambar neraca teknis digital dgn keteranganya, manfaat timbangan 3 layar, Timbangan Toko loc:ID, apa fungsi timbangan jelaskan, cara menimbang miligram timbangan digital saku, apasih fungsi neraca keuangan dalam alat ukur, cara kerja dan fungsi weighing dosing mechine, gambar bagian timbangan digital, cara kerja neraca duduk, cara kerja alat ukur timbangan digital, fungsi penimbang digital, cara mengunakan timbangan digital, cara penggunaan neraca digital, contoh bangunan timbangan truk, depkripsi timbangan dig, fungsi dan skala tingkat ketelitian neraca beras, cara kerja timbangan digital 5kg, fungsi digital, fungsi kabel warna warni pada timbangan digital

Last Updated on by

Macam Macam Timbangan Beserta Gambar Nama dan Kegunaannya

Macam macam timbangan beserta gambar nama dan kegunaannya dijelaskan lengkap oleh distributor alat-alat laboratorium. Jenis timbangan atau neraca sebagai alat ukur massa cukup beragam di pasaran. Sebelum beli buat kebutuhan laboratorium, ada baiknya anda mengenali perbedaan timbangan digital dan analog, timbangan analitik dan timbangan kasar serta jenis-jenis timbangan lainnya.

Berikut kami uraikan jenis-jenis timbangan yang sering digunakan oleh masyarakat, baik untuk penelitian di laboratorium maupun kegiatan jual beli di pasar. Baca juga fungsi timbangan/neraca.

Dasar Klasifikasi Macam Macam Timbangan

Penggolongan jenis timbangan ini didasarkan atas beberapa hal. Beberapa diantaranya diklasifikasikan berdasarkan tingkat ketelitian dan penggunaan sumber daya litrik (power). Selain itu, merek juga menjadi pertimbangan tersendiri dalam pengklasifikasian timbangan. Beberapa macam merek timbangan yang terbaik di dunia adalah Ohaus, Mettler Toledo, Sartorius, BEL Engineering, dll.

Macam Macam Timbangan / Jenis Jenis Neraca
Gambar Ilustrasi macam-macam timbangan

Neraca/timbangan banyak macamnya. Berikut adalah macam-macam neraca yang umumnya dikenal di masyarakat Indonesia:

Macam Macam Timbangan berdasar penggunaan catu daya listrik (power supply)

Timbangan Analog

Neraca analog bekerja secara manual dan tidak memerlukan tenaga listrik. Disebut juga dengan timbangan teknis/mekanik. Jaman dulu, orang-orang banyak menggunakan neraca analog.

Timbangan Digital (Neraca elektronik)

Neraca digital bekerja secara otomatis dan memerlukan tenaga listrik (timbangan elektrik). Di laboratorium, pasar swalayan, sekolah, apotek/farmasi, dan toko emas sekarang ini banyak menggunakan timbangan digital ini.

Perbedaan yang mencolok dari neraca digital dan neraca analog/mekanik adalah ada tidaknya display/monitor untuk menampilkan bobot benda tertimbang.

Macam Macam Neraca Menurut Tingkat Ketelitiannya

Neraca kasar atau timbangan biasa

Neraca ini umum digunakan, baik di rumah maupun ada di pasar. Neraca ini memiliki tingkat ketelitian yang rendah

Neraca halus (mikro) atau timbangan analitik

Neraca ini banyak digunakan di laboratorium karena memiliki tingkat ketelitian tinggi, bahkan hingga 3 digit (0.001 gram) atau 4 digit (0.0001 gram) atau dalam satuan miligram. Karena dipergunakan untuk keperluan analisis disebut juga dengan neraca analitik, neraca kimia atau neraca laboratorium. Untuk menghindari pengaruh udara, neraca analitik digital dilengkapi dengan pelindung kaca.

Di laboratorium, bahan atau zat tertimbang yang berupa padatan atau serbuk diletakkan di atas letak gelas arloji yang sudah diketahui bobotnya terlebih dahulu. Jadi fungsi gelas arloji adalah sebagai wadah penampung bahan karena sifatnya yang inert (tidak bereaksi dengan bahan). Yuk kita bahas jenis timbangan dan fungsinya beserta gambarnya.

Macam Macam Timbangan dan Kegunaannya

Timbangan domestik

Jenis timbangan ini banyak digunakan di rumah-rumah dan umum ditemukan di kamar mandi dan dapur. Oleh karenanya jenis timbangan yang masuk dalam kategori ini adalah timbangan dapur dan timbangan kamar mandi. Timbangan dapur dilengkapi dengan wadah (mangkok) dibagian atasnya sebagai wadah untuk menempatkan bahan yang ditimbang seperti gula dan tepung. Timbangan kamar mandi bentuknya datar dan digunakan untuk menimbang berat badan.

Timbangan komersil

Anda sering menjumpai jenis timbangan ini di pasar swalayan dan tradisional, di toko emas dan perhiasan, toko buah, dan area pergudangan. Beberapa jenis timbangan yang masuk dalam kategori ini adalah timbangan hitung, timbangan emas, timbangan beras, timbangan hitung dan timbangan duduk/jongkok. Timbangan hitung difungsikan untuk menghitung jumlah benda jika bobot per unitnya diketahui.

Timbangan industri

Jenis timbangan ini banyak digunakan di pabrik atau manufaktor. Contohnya adalah timbangan truk, timbangan palet, bench scale dan platform scale.

Timbangan presisi (precision)

Jenis timbangan ini banyak digunakan di laboratorium dan farmasi. Tingkat ketelitian jenis timbangan ini sangat tinggi hingga 0,0001 gram. Beberapa orang menyebutnya dengan timbangan miligram atau timbangan obat.

Referensi penggolongan timbangan berdasarkan penggunaan adalah bizfluent.com.

Macam Macam Timbangan Berdasarkan Konstruksi dan Cara Kerjanya

Neraca pegas

Neraca ini bekerja dengan tarikan beban pada pegas. Semakin panjang pegas yang tertarik oleh beban, semakin berat bobot beban tersebut. Prinsip kerja ini dilandasi oleh prinsip gaya gravitasi, dengan rumus F=m*a. Jika percepatan gravitasi diketahui dan gaya regangan pegas diketahui maka, massa benda dapat dihitung.

Neraca tekan atau neraca duduk

Cara kerja neraca ini berkebalikan dengan neraca pegas. Umumnya banyak digunakan di dapur untuk menimbang bahan adonan kue atau masakan.

Neraca gantung/dacin

Cara kerja neraca ini seperti neraca lengan. Beban pemberat digunakan sebagai tolok ukur berat benda dan digerakkan dengan cara menggeser. Neraca ini perlu keseimbangan pada saat digantung.

Neraca jongkok

Jenis neraca ini umumnya digunakan untuk mengukur berat badan. Orang mengenalnya dengan timbangan kamar mandi.

Macam-macam Neraca Berdasarkan Merk

  1. Neraca Ohaus
  2. Neraca Mettler Toledo
  3. Neraca Sartorius
  4. Neraca Krischef

Itulah macam-macam timbangan yang sering digunakan masyarakat dan klasifikasinya.

Neraca Ohaus

Neraca Ohaus. Neraca ini dibedakan menjadi beberapa jenis lagi sesuai dengan jumlah lengan yang menjadi bagian neraca tersebut. Perhatikan gambar berikut.

Neraca Ohaus

Jenis Neraca Ohaus

Berdasarkan jumlah lengan, neraca o hauss dibagi menjadi:

  • Neraca ohaus 2 (dua) lengan atau neraca sama lengan(Ohaus double beam balance)
  • Neraca ohaus 3 (tiga) lengan (Ohaus triple beam balance)
  • Neraca ohaus 4 (empat) lengan

Berdasarkan sumber daya listrik yang digunakan, Neraca Ohaus dibedakan menjadi

Neraca Ohaus digital

Salah satu jenis neraca ohaus digital adalah timbangan elektronik portabel Ohaus Scout Pro (oxprow). Timbangan ini cukup ringan dan mudah dibawa kemana-mana. Kapasitas maksimal jenis timbangan portabel ini adalah 200 gram dengan tingkat ketelitian 0,01 gram. Harga timbangan portabel ini sekitar USD 200 (per 10 Februari 2018). Lihat gambar berikut ini.

timbangan portable digital ohaus scout pro

Ilustrasi gambar timbangan portable digital ohaus scout pro (oxprow, edited)

Neraca Ohaus Manual

Jenis dari neraca ohaus manual adalah neraca lengan seperti yang disebutkan di atas.

Cara Kerja Neraca Ohaus

Cara kerja neraca ohaus 2 lengan dapat diibaratkan seperti cara kerja lengan manusia. Jika salah satu lengan anda memegang benda yang telah diketahui bobotnya (anak timbangan), maka anda dapat mengetahui bobot benda di salah satu lengan lainnya pada saat lengan anda merasa setimbang antara lengan kanan dan lengan kiri. Ya, bisa dikatakan seperti tuas kesetimbangan (atau waterpass). Baca juga fungsi dan cara kerja neraca digital.

Neraca Ohaus adalah salah satu alat untuk mengukur massa secara analog yang paling banyak digunakan di laboratorium. Prinsip kerja neraca ohaus seperti tuas sehingga sering disebut juga dengan neraca tuas. Penggunaan neraca ohaus dipandang kurang efektif dibandingkan dengan neraca analitik. Pada bagian lain akan dibahas tentang bagian-bagian neraca ohaus. Anda dapat membaca artikel tentang bagian-bagian neraca/timbangan secara keseluruhan.

Dimana tempat beli timbangan laboratorium?

Bila anda memerlukan alat laboratorium kesehatan kimia pertanian farmasi lingkungan fisika biologi harga murah distributor di Bogor, maka hubungi kami sekarang. Perusahaan alatalatlab.com jual alat-alat gelas uji ke jakarta surabaya bandung semarang medan cirebon balikpapan bekasi banjarmasin banjarbaru batam banyuwangi bali cikarang tangerang city banten malang pekanbaru jogja makassar pontianak palembang dan seluruh Indonesia. Mau Penawaran Harga? Call Us Now

Apa pengertian timbangan analitik?

Timbangan analitik adalah salah satu jenis alat laboratorium yang digunakan untuk mengukur massa (bobot) suatu benda dalam takaran kecil. Biasanya digunakan laboran untuk keperluan analisis atau uji dengan prosedur tertentu.

Apa saja jenis timbangan analitik di laboratorium?

Secara umum dikenal 2 jenis timbangan analitik, yakni tipe digital dan analog. Perbedaan keduanya terletak pada kemudahan pengoperasian, harga dan prinsip kerjanya. Harga timbangan analitik digital lebih mahal dibandingkan yang tipe analog.

Berapa harga timbangan analitik?

Spesifikasi dan merek sangat mempengaruhi harga timbangan analitik. Faktor yang paling menentukan harga adalah tingkat ketilitian (jumlah digit setelah koma). Semakin teliti, semakin mahal.

Dimana saya bisa membeli timbangan analitik terbaik?

Anda bisa membeli timbangan analitik melalui laman web alatalatlab.com. Kontak saja melalui widget yang tertera di kanan bawah atau no hape melalui laman kontak.

Tags:Macam macam timbangan, macam macam gambar timbangan dan kegunaannya, gambar timbangan, jenis timbangan, macam macam neraca, gambar macam macam timbangan beserta namanya, jenis jenis timbangan, nama nama timbangan, macam timbangan, macam-macam nama timbangan dan kegunaannya, Jenis neraca, macam neraca, jenis jenis neraca, Nama timbangan, nama timbangan di lab, macam2 timbangan, macam-macam timbangan, timbangan kimia, neraca adalah alat penimbang, gambar macam macam timbangan, macam macam neraca dan kegunaannya, fungsi timbangan kue, macam-macam alat penimbangan, macam-macam neraca, jenis2 timbangan, macam-macam jenis timbangan, contoh gambar alat timbangan manual serta pengunaanya, tuliskan macam-macam timbangan yang digunakan di lab resep dan fungsinya, macam2 gambar ilustrasi, alat timbangan emas, macam-macam katalog bedak beserta kegunaannya, Neraca duduk, MATERI BAGIAN ALAT UKUR TIMBANGAN MERK AND, gambar dan fungsi timbangan dacin timbangan bebek timbangan Emas timbangan di gital timbangan ohauss, jenis jenis alat yang ada di labolatorium, macam2 jenis timbangan digital, jenis jenis timbanggan, hipotesis alat ukur neraca, Macam macam ti, jenis alat timbang buah

Last Updated on by

Neraca Analitik Digital Jenis Fungsi Ketelitian Gambar Harga Terbaru

Neraca analitik digital lengkap meliputi jenis, fungsi bagian, cara kalibrasi untuk ketelitian beserta gambar laboratorium. Harga neraca analitik 2019 ✅ terbaru dari distributor alat-alat laboratorium.

Jika anda mencari informasi dan gambar tentang bagian-bagian timbangan secara umum, maka silakan baca artikel yang telah kami tulis sebelumnya. Disana anda akan menemukan jawaban apa fungsi anak timbangan pada timbangan obat/farmasi.

Prinsip & Cara Kerja Timbangan Analitik

Macam macam timbangan yang sering digunakan oleh orang adalah neraca sama lengan, neraca 2/3/4 (dua/tiga/empat) lengan (double/triple beam), neraca pegas, timbangan duduk, timbangan analitik, timbangan gram kasar, neraca pasar, neraca digital/elektronik/elektrik, timbangan analog, dan timbangan gantung. Semua jenis timbangan tersebut bekerja berdasar prinsip keseimbangan.

Untuk jenis timbangan yang digunakan dalam laboratorium IPA (fisika, kimia dan biologi), umumnya siswa dan guru lebih sering menggunakan timbangan analitik. Jenis timbangan analitik sendiri secara umum ada 2 macam, yakni timbanan digital dan analog/mekanik. Neraca analitik analog yang sering digunakan adalah neraca lengan merk Ohaus (mispell jadi Ohauss) dan timbangan Sartorius.

Anda dapat membaca artikel kami sebelumnya tentang pengertian neraca atau timbangan analitik, sejarah neraca, bagian-bagian neraca dan fungsinya, serta cara menggunakan neraca/timbangan.

Fungsi Neraca Analitik

Fungsi neraca analitik adalah untuk mengetahui bobot (massa) suatu benda dalam takaran kecil hingga miligram. Dengan kata lain, neraca untuk analitis ini berfungsi sebagai alat ukur massa/berat yang lebih teliti.

Kegunaan timbangan analitik sebagai alat laboratorium kimia umumnya untuk menimbang bahan kimia yang sifatnya pro analytic (PA). Bahan analitis ini harganya mahal sehingga digunakan dalam takaran sedikit di pengujian kimia tertentu. Kegunaan ini berlaku universal. Maksudnya, apapun jenis timbangan yang digunakan maka fungsi dasarnya sama.

Ketelitian Neraca Analitik

Untuk menimbang bahan/benda yang perlu ketelitian tinggi seperti bahan kimia di laboratorium, bahan obat di lab farmasi dan emas di toko emas, maka anda perlu menggunakan neraca miligram. Jenis neraca ini disebut juga timbangan miligram, timbangan obat, dan neraca halus.

Jenis timbangan analitik mampu mengukur massa hingga ukuran miligram. Ingat 1 mg = 0,001 g. Jadi tingkat ketelitian timbangan analitik sangat tinggi.

Penggunaan neraca analitik digital saat ini lebih disukai. Alasannya adalah, laboran atau peneliti cukup melihat bobot yang tertera di display monitor. Hal ini berbeda dengan neraca analog seperti neraca sama lengan yang menggunakan anak timbangan. Namun demikian, ada kekurangan timbangan analitik. Kelemahannya adalah harus menggunakan listrik sebagai sumber daya sehingga neraca baru dapat digunakan. Perlu anda ketahui, timbangan hybrid juga telah ada saat ini lho.

timbangan neraca analitik digital
Gambar neraca analitik digital

Salah satu penggolongan jenis timbangan adalah berdasarkan jenis bahan yang ditimbang.

Bagian-bagian Timbangan Neraca Analitik

Tombol TARE neraca analitik digital

Jika anda menggunakan timbangan analitik digital, maka anda perlu memahami fungsi setiap tombol pada timbangan (neraca) digital/elektrik tersebut. Salah satu tombol yang penting saat penimbangan adalah tombol TARE. Tombol ini berfungsi untuk mengenolkan (zeroing) benda yang ditimbang sehingga angka yg muncul di layar monitor adalah bobot bahan tanpa wadah.

Anak timbangan analitik analog

Jika anda menggunakan neraca analitik analog yang dioperasikan secara manual, maka anda perlu menggunakan anak timbangan yang tepat. Misalnya untuk mengoperasikan neraca ohaus, maka anda perlu memiliki teknik atau cara membaca timbagan yang baik.

Oh iya, piring timbangan juga harus bersih. Silakan lihat gambar timbangan analitik analog atau neraca sama lengan dengan anak timbangannya pada gambar berikut.

fungsi neraca/timbangan sama lengan
Gambar anak timbangan analitik analog

Cara Menggunakan Neraca Analitik dan Desikator

Gunakan penampung contoh bahan uji (sampel)

Sebagai alat bantu pada saat menimbang, wadah (cawan) seringkali digunakan untuk menampung bahan oleh laboran. Wadah penampung tersebut biasanya berupa cawan porselen, gelas kimia, gelas beaker (beker), dan kaca/gelas arloji.

Ada beberapa alasan mengapa diperlukan cawan untuk menampung contoh atau sampel bahan uji. Beberapa alasan diantaranya adalah:

  • bahan tertimbang berbentuk cair atau serbuk
  • bahan tertimbang memiliki sifat reaktif (korosif, acidic, alkali)
  • untuk mendapatkan bobot bahan tertimbang lebih presisi

Contoh uji kadar air

Mungkin saat ini anda bekerja sebagai analis di laboratorium dan ditugaskan untuk menguji kadar air zat dengan metode SNI. Saat mengukur kadar air, maka anda akan sering menggunakan timbangan analitik dan desikator.

Desikator biasanya dilengkapi dengan butiran silika gel. Silika gel ini berfungsi untuk mengikat uap air di udara.

Saat melakukan uji kadar air, maka ada tahapan dimana anda mengeluarkan bahan yang telah dikeringkan dengan oven. Bahan tersebut tidak boleh langsung ditimbang karena masih berada dalam kondisi tidak stabil. Bahan tersebut masih mengeluarkan uap air yang jika ditimbang maka bobot tertimbang terus berkurang.

Fungsi desikator

Untuk membuat bobot bahan (keluar dari oven) tersebut stabil, maka langkah selanjutnya adalah menyimpan sementara bahan tersebut di dalam desikator. Desikator disini berfungsi untuk membuat massa benda dalam kondisi tetap pada suhu ruang dan tekanan ruang.

Ingat: anda tidak akan mendapati benda yang anda timbang stabil bobotnya, jika dalam keadaan panas. Bahkan kondisi vakum diperlukan untuk memenuhi standar uji analisa bahan tertentu pada saat penimbangan.

Kalibrasi Neraca Analitik

Cara Kalibrasi Neraca Analitik Digital

Supaya timbangan analitik bekerja secara maksimal dan mendapatkan hasil timbangan yang presisi dan akurat, maka sebaiknya timbangan analitik diletakkan pada tempat yang datar. Terlebih lagi jika anda memerlukan takaran yang tepat untuk uji.

Setelah diletakkan di tempat yang datar, maka anda perlu melakukan kalibrasi sebelum digunakan. Cara kalibrasi timbangan analitik digital adalah dengan melihat gelembung pada indikator di bagian belakang neraca. Usahakan gelembung tersebut berada di tengah.

Cara Kalibrasi Timbangan Analitik Analog

Kalibrasi timbangan analitik analog berbeda dengan timbangan digital. Anda memerlukan bantuan alat lain, yakni waterpass. Waterpass berfungsi untuk memastikan meja dudukan neraca benar-benar datar. Gunakan anak timbangan standar dan anak timbangan pembanding untuk membuat neraca terkalibrasi dengan baik. Oh iya, pastikan anda membaca prosedur kalibarasi yang disertakan di setiap pembelian neraca analitik.

Cara kerja gelembung pada neraca digital memang mirip dengan prinsip dari waterpass. Fungsi neraca/timbangan menjadi lebih maksimal jika dilakukan kalibrasi secara berkala.

Timbangan Kasar

Untuk menimbang bahan/benda yang tidak perlu akurasi tinggi, anda dapat menggunakan timbangan kasar/biasa. Contohnya adalah timbangan berat badan (bb), timbangan kamar mandi, timbangan dapur, timbangan dacin, timbangan kue, timbangan gantung, timbangan pegas/spring, timbangan barang, timbangan bayi, timbangan bebek, timbangan beras, timbangan hewan, timbangan injak, timbangan kesehatan, timbangan kodok, timbangan karung, timbangan laundry, timbangan lantai, timbangan padi, timbangan tepung, timbangan resep, timbangan sapi, timbangan rumah tangga, timbangan surat.

Beberapa bahan yang ditimbang biasanya adalah buah, sayuran, makanan, tepung roti, dan lain-lain. Salah satu aplikasi jenis timbangan kasar adalah jembatan timbang yang digunakan untuk mengukur tonase kendaraan. Masyarakat mengenalnya dengan timbangan truk. Jadi kini anda bisa bisa membedakan fungsi neraca kasar dan neraca halus berdasarkan jenis benda yang ditimbang.

Perkembangan Neraca Analitik Portable

Perkembangan dunia riset dewasa (jaman now) menuntut manusia untuk dapat bekerja dimana saja. Misalnya saja ketika melakukan survei atau pengambilan sampel di daerah lain. Oleh karena itu, timbangan pun juga dikembangkan sehingga dapat digunakan dimana saja. Baca lebih lengkap tentang sejarah timbangan di dunia.

Masyarakat yang dinamis dengan perkembangan teknologi pun tidak gagap menghadapi fenomena tersebut. Kini telah hadir timbangan pocket (saku) atau timbangan portable yang mudah dibawa kemana saja.

Harga Neraca Analitik Terbaru

Merek Neraca AnalitikHargaPenjual
Neraca Analitik Kern ADB 200-4Rp 22.500.000Tokopedia
Radwag AS220 R2 Internal KalibrasiRp 18.750.000Tokopedia
Durascale DABE 224 0.0001 – 200 gramRp 18.500.000Tokopedia
Timbangan Analitik 310 Gr X 0.1 Mg . Gr-300Rp 48.857.000BukaLapak
Fujitsu Fsr-A 6200 Gram Timbangan Laboratorium Lab Analitik Bymed279Rp 47.278.000BukaLapak
Vibra Ht-224E Analytical Balance – Timbangan Analitik Kapasitas 220 GramRp 46.772.000BukaLapak

Rekomendasi

Bila anda memerlukan alat laboratorium kesehatan kimia pertanian farmasi lingkungan fisika biologi harga murah distributor di Bogor, maka hubungi kami sekarang. Perusahaan alatalatlab.com jual alat-alat gelas uji ke jakarta surabaya bandung semarang medan cirebon balikpapan bekasi banjarmasin banjarbaru batam banyuwangi bali cikarang tangerang city banten malang pekanbaru jogja makassar pontianak palembang dan seluruh Indonesia.

Semoga artikel tentang timbangan ini memberikan manfaat buat anda. Anda kini bisa men-jelaskan fungsi neraca dan guna timbangan kan?

Apa yang dimaksud dengan neraca analitik?

Neraca analitik adalah alat pengukur massa dengan tingkat ketelitian tinggi hingga miligram. Di laboratorium, timbangan analitik ini digunakan untuk menimbang bahan kimia yang sifatnya pro analytic (PA).

Apa fungsi neraca analitik?

Fungsi timbangan analitik adalah untuk menimbang bahan dalam takaran sangat kecil

Langkah langkah menggunakan neraca analitik?

Letakkan neraca di meja datar
Lakukan kalibrasi dengan memastikan gelembung udara di bagian tengah (tipe digital)
Nyalakan neraca dengan menekan tombol ON
Letakkan wadah sampel (bahan uji) di atas piringan neraca
Tekan Tombol TARE
Ambil sampel dan masukkan ke dalam wadah sampel hingga bobot yang diinginkan
Catat bobot sampel
Ulangi step 4-7 untuk duplo atau jenis sampel lainnya

Berapa ketelitian neraca analitik?

Neraca analitik memiliki tingkat ketelitian hingga miligram (0,001 gram) bahkan hingga 4 digit di belakang koma (0,0001 gram)

Apa fungsi desikator?

Desikator berfungsi untuk menstabilkan bobot bahan tertimbang setelah dikeluarkan dari oven. Uap air diikat oleh butiran silika gel yang diletakkan di bagian bawah desikator.

Tags:gambar neraca analitik, Fungsi neraca, fungsi neraca analitik, fungsi neraca ohaus, contoh soal neraca analitik, fungsi anak timbangan, fungsi neraca analog, gambar dan fungsi neraca empat lengan, fungsi neraca sama lengan, neraca analog, KEGUNAAN NERACA DIGITAL, fungsi neraca digital, alat ukur neraca analitik, gambar neraca analog, fungsi dan cara menggunakan neraca digital, fungsi neraca lengan, Fungsi neraca elektronik, bagian bagian neraca dan cara penggunaanya, fungsi service manual, gambar neraca beserta fungsinya, pengertian neraca digital dan fungsinya, neraca satu lengan, kegunaan neraca, timbangan neraca ohaus, gambar gambar neraca, contoh soal materi neraca analitik, kegunaan neraca gantung, fungsi dari mikroskop dan neraca, fungsi anak timbangan gram farmasi, fungsi alat timbangan farmasi, gambar neraca gantung, fungsi neraca dalam laboratorium, fungsi neraca lenga, apa fungsi neraca atau timbangan obat, gambar dan fungsi neraca ohaus, fungsi neraca dig, Materi Pembelajaran mengenai neraca analitik fungsi bagian-bagian cara menggunakan, gamabar neraca analitik, fungsi umum anak timbangan pada laboratoriun, Cari apa yg dimaksud neraca terus cara pengukuranya gimana dan kegunaannya

Last Updated on by

Cara Menggunakan Timbangan Analitik Digital dan Analog Laboratorium

Cara Menggunakan Timbangan Digital Analitik Laboratorium 2019

Cara menggunakan timbangan analitik digital dan analog di laboratorium yang baik dan benar itu mudah, jika kita sudah membaca panduan (manual book) dan mengikuti manual yang ada. Cara menimbang pakai neraca ohaus gram secara manual beserta gambar terbaru. Saya SETUJU dengan statement seperti itu.

Namun, berapa banyak laboran, peneliti, dosen atau guru, mahasiswa atau siswa, dan teknisi laboratorium yang mengetahui detail fungsi bagian-bagian timbangan? Terlebih lagi tentang bagaimana cara penggunaan timbangan analitik dg untuk menimbang benda dengan akurasi tinggi, baik dengan neraca digital maupun neraca analog?.

Kali ini, alatalatlab.com akan mengulas tentang persiapan sebelum menimbang, aturan pengoperasian timbangan yang baik dan benar, cara menggunakan timbangan analitik digital, dan cara menggunakan timbangan analog dengan ohaus 3 lengan. Kami menyajikan tulisan ini secara sistematis sehingga anda mudah mempelajarinya.

Galat Penimbangan dengan Neraca Analitik

Cara Menggunakan Timbangan Digital Analitik Laboratorium 2019
Gambar Cara Menggunakan Timbangan Digital Analitik Laboratorium

Tahukah anda bahwa galat (error) yang terjadi pada penelitian yang anda lakukan akan semakin besar saat anda keliru melakukan penimbangan? Atau bagaimana jika anda bekerja di laboratorium farmasi atau dunia medis yang sering meramu/meracik bahan obat-obatan dan anda tidak tahu cara menimbang yang akurat dan presisi? Apa yang terjadi kepada orang yang mengkonsumsi racikan obat yang salah takaran hanya gara-gara tidak teliti dalam menimbang?

Jika anda serius untuk belajar menggunakan alat laboratorium yang satu ini, maka anda perlu membaca artikel dalam blog ini. Perlu anda ketahui bahwa menghitung bobot benda dengan menggunakan neraca analitik analog memerlukan tingkat ketelitian tinggi.

Tetaplah anda membaca untuk mengetahui…

Apa Pentingnya menggunakan timbangan analitik?

Timbangan analitik adalah jenis timbangan yang sangat peka (sensitif) terhadap bahan yang ditimbangnya. Anda perlu menggunakan jenis timbangan ini karena benda atau bahan yang anda timbang, memiliki karakteristik:

  • Sangat sensitif, (misalnya mudah menguap) sehingga anda dapat memastikan takaran yang anda timbang tepat dengan prosedur yang anda ikuti
  • Pengaruh bahan tersebut sangat kuat seperti obat dan bahan/reagen kimia untuk analisis. Contohnya adalah NaOH pekat atau asam sulfat pekat

Tetaplah bersikap hati-hati saat menimbang.

Dalam artikel ini kami akan coba bahas cara setting dan menggunakan neraca analitik digital dan cara mengoperasikan timbangan analitik analog. Semoga bisa menjawab pertanyaan anda bagaimana cara memakai dan membaca timbangan analitik, baik digital maupun analog/mekanik. Baca juga apa itu timbangan dan bagaimana sejarah timbangan.

Cara Menggunakan Timbangan Analitik Digital dan Analog Laboratorium

Cara Menggunakan Timbangan Analitik Digital

Jenis timbangan elektronik lebih mudah dioperasikan. Kegunaan alat laboratorium yang satu ini sangat membantu mahasiswa, pengajar, peneliti yang sedang melakukan kegiatan di laboratorium seperti praktikum maupun penelitian. Baca juga bagian-bagian timbangan digital.

bagian-bagian timbangan analitik digital
Gambar Bagian-bagian Timbangan Analitik Digital

Langkah-langkah Persiapan dan cara setting timbangan analitik digital

Sebelum anda menggunakan timbangan, pastikan timbangan dalam kondisi setimbang (leveled) dan menunjukkan angka nol (zeroed).

Lihat tanda tera untuk cek kesetimbangan

Untuk memeriksa bahwa timbangan dalam kondisi setimbang adalah dengan melihat gelembung udara dalam wadah yang ada di bagian belakang timbangan. Untuk itu letakkan (duduk) timbangan tersebut di meja datar. Usahakan gelembung tersebut berada di tengah (posisi). Jika posisi gelembung tersebut tidak ditengah, maka lakukan setting dengan memutar skrup (screw) yang berada di bagian bawah timbangan. Membuat gelembung tersebut berada di tengah disebut dengan kalibrasi (menyetarakan timbangan). Cara kerja kalibrasi ini mirip dengan prinsip kerja water pass.

Menyalakan timbangan digital

Ketika timbangan sudah disetting (pengaturan), tutup semua penutup kaca dan tekan tombol ON di bagian depan timbangan. Hubungkan timbangan analitik dengan catu daya (power supply). Setelah sekian detik, timbangan akan menyala dan menunjukkan angka nol. Jumlah angka nol setelah koma menunjukkan tingkat ketelitian timbangan tersebut. Dengan demikian, timbangan analitik siap digunakan untuk mengukur massa.

Prosedur cara menimbang bahan berbentuk cair dan padatan (serbuk dan granul) dengan timbangan analitik digital

Langkah-langkah menimbang dengan timbangan analitik dimulai dari memilih wadah (container). Anda perlu memilih wadah yang tepat ketika menimbang bahan, baik cairan maupun padatan. Ada beberapa bahan yang sifatnya higroskopis, korosif, dan volatil. Untuk itu, selalu gunakan wadah yang sesuai. Untuk wadah cairan, anda dapat menggunakan gelas piala atau gelas ukur.

Urutan penggunaan timbangan ini dapat anda lakukan ketika tahapan persiapan di atas sudah dilakukan.

  1. Letakkan wadah di atas piringan (pan) dan tutuplah penutup timbangan.
  2. Tekan tombol Tare pada neraca. Monitor akan mendisplay angka nol karena bobot wadah telah dinolkan (reset). Dengan cara ini, anda akan mengetahui bobot/berat sampel secara langsung.
  3. Ambil bahan tertimbang dan letakkan di atas wadah. Anda perlu berhati-hati. Jangan sampai bahan tertimbang menjadi tumpah atau tercecer dan mengotori timbangan, terlebih lagi bahan kimia yang sensitif dan korosif seperti asam kuat ataupun basa kuat. Jika perlu, anda keluarkan wadah tersebut dari timbangan, letakkan bahan dan masukkan lagi wadah ke dalam timbangan. Ingat, jangan menekan tombol apapun pada langkah ini.
  4. Tutup semua pintu kaca dan baca angka yang tertera di monitor. Anda bisa menambahkan dan mengurangi bahan untuk mendapatkan bobot benda yang diinginkan pada tahapan ini.
  5. Catat bobot benda tertimbang

Bagaimana menimbang obyek padat secara langsung tanpa wadah dengan neraca analitik?

Jika benda yang anda timbang berbentuk padatan (solid) seperti batu, maka anda dapat menimbang benda tersebut secara langsung tanpa wadah. Pastikan anda menerapkan SOP persiapan. Selanjutnya, letakkan benda secara hati-hati di atas pan (piringan), tutup penutup timbangan, dan baca massa benda tersebut.

Cara membersihkan dan mematikan timbangan analitik

Ketika anda selesai menggunakan timbangan, pastikan timbangan dalam kondisi bersih dari luberan bahan. Anda dapat mematikan timbangan di sore hari ketika tidak digunakan lagi. Anda tekan tombol OFF. Kemudian, matikan aliran listrik dengan mencabut stop kontak. Lakukan prosedur yang sama di esok hari.

Cara Menggunakan Timbangan Analitik Analog

Dalam artikel ini kami akan jelaskan cara menggunakan timbangan/neraca ohaus 3 (tiga) lengan. Mungkin di artikel lain akan dibahas neraca 4 (empat), 2 (dua) atau neraca sama lengan. Baca juga bagian-bagian timbangan neraca analitik sama lengan.

Gambar Neraca Ohaus

bagian bagian timbangan analitik ohaus
Gambar bagian bagian neraca analitik tiga lengan merk Ohaus

Setting Neraca Ohaus tiga lengan

  • Geser ketiga slider (anting) sehingga menunjuk angka nol
  • Pastikan tidak ada benda di atas pan (piringan) dan pan dalam kondisi bersih
  • Pastikan slider dalam kondisi horizontal dan jarum menunjuk angka nol (setimbang). Jika tidak menunjukkan angka nol, anda perlu menggeser thumbscrew sehingga menunjukkan angka nol.

Langkah di atas disebut dengan kalibrasi. Kalibrasi adalah tindakan yang dilakukan untuk menyesuaikan alat sehingga hasil keluaran (output) dari alat pengukuran sesuai dengan besaran standar akurasi tertentu.

Penimbangan dengan neraca ohaus tiga lengan

  • Letakkan benda tertimbang di atas pan
  • Geser slider. Mulailah menggeser dari slider dari yang paling besar. Saat anda menggeser slider dan itu menyebabkan lengan menjadi timpang, maka geser slider kembali ke tempat semula.
  • Geser slider selanjutnya sehingga menunjuk angka nol (titik kesetimbangan)
  • Geser slider terakhir sehingga menunjuk angka nol (titik kesetimbangan)

Cara membaca/menentukan hasil pengukuran timbangan Ohaus 3 lengan

  1. Bacalah angka yang ditunjukkan oleh setiap slider secara bersamaan. Cara membaca ini mirip dengan membaca skala nonius pada jangka sorong.
  2. Angka yang ditunjukkan oleh slider paling kecil menunjukkan batas ketelitian neraca ini. Jika diperhatikan, setiap perindahan 1 angka, ada 10 garis kecil. Artinya 1/10 atau neraca ohauss ini memiliki batas ketelitian 0,1 gram. Anda dapat menuliskan skala sampai tingkat ketelitian 0,01 gram jika diperlukan.
cara membaca hasil pengukuran timbangan ohaus tiga lengan

Gambar Cara membaca hasil pengukuran neraca ohaus tiga lengan tanpa angka penafsiran

Berdasarkan gambar di atas, maka bobot benda yang ditimbang adalah 373 gram. Bobot ini merupakan hasil membaca angka utama.

tingkat ketelitian neraca ohaus

Gambar Cara membaca tingkat ketelitian neraca ohaus tiga lengan dengan 1 angka taksiran

Pada gambar di atas terlihat bahwa bobot benda tertimbang adalah 373,3 gram. Bobot ini mengandung 1 angka taksiran atau ketelititian timbangan adalah 0,1 gram.

batas ketelitian timbangan ohaus

Gambar Cara membaca hasil pengukuran neraca ohaus tiga lengan

Jika diperhatikan seksama, anting terkecil berada diantara strip ke 3 dan ke 4. Maka, anda bisa menuliskan bobot benda tertimbang adalah 373,35 gram. Sampai disini, kita telah membaca batas maksimal ketelitian timbangan analitik ohaus, yakni 0,01 gram.

Setiap timbangan memiliki tolerasi kesalahan (galat/error). Ada pendapat mengatakan, nilai kesalahan terkecil sebuah timbangan dihitung dengan rumus 0,5 kali tingkat ketelitian. Jadi neraca ohaus dengan ketelitian 0,1 gram, maka tolerasi kesalahannya sebesar 0,01×0,5 atau 0,05 gram. Maka dari itu bobot benda tertimbang berada diantara (373,35 – 0,05) gram dan (373,35 + 0,05) gram atau 373,30 gram hingga 373,40 gram. Cara menggunakan timbangan ohaus ini disadur dari tulisan John Erickson.

Video Cara Menggunakan Timbangan Analitik

Video cara menimbang dengan neraca analitik digital ke-1

Video cara menimbang dengan neraca analitik digital ke-2

Tips: Untuk mendapatkan hasil pengukuran yang akurat, anda perlu melakukan kalibrasi terlebih dahulu.

Rekomendasi Distributor Alat Alat Laboratorium Terbaik

Bila anda memerlukan alat laboratorium kesehatan kimia pertanian farmasi lingkungan fisika biologi harga murah distributor di Bogor, maka hubungi kami sekarang. Perusahaan alatalatlab.com jual alat-alat gelas uji ke jakarta surabaya bandung semarang medan cirebon balikpapan bekasi banjarmasin banjarbaru batam banyuwangi bali cikarang tangerang city banten malang pekanbaru jogja makassar pontianak palembang dan seluruh Indonesia. Mau Penawaran Harga? Call Us Now

Apa pengertian timbangan analitik?

Timbangan analitik adalah salah satu jenis alat laboratorium yang digunakan untuk mengukur massa (bobot) suatu benda dalam takaran kecil. Biasanya digunakan laboran untuk keperluan analisis atau uji dengan prosedur tertentu.

Apa saja jenis timbangan analitik di laboratorium?

Secara umum dikenal 2 jenis timbangan analitik, yakni tipe digital dan analog. Perbedaan keduanya terletak pada kemudahan pengoperasian, harga dan prinsip kerjanya. Harga timbangan analitik digital lebih mahal dibandingkan yang tipe analog.

Berapa harga timbangan analitik?

Spesifikasi dan merek sangat mempengaruhi harga timbangan analitik. Faktor yang paling menentukan harga adalah tingkat ketilitian (jumlah digit setelah koma). Semakin teliti, semakin mahal.

Dimana saya bisa membeli timbangan analitik terbaik?

Anda bisa membeli timbangan analitik melalui laman web alatalatlab.com. Kontak saja melalui widget yang tertera di kanan bawah atau no hape melalui laman kontak.

Tags:cara menggunakan timbangan digital, cara menggunakan neraca analitik, cara menggunakan timbangan digital gram, cara kerja timbangan analitik, cara menggunakan timbangan analitik, cara menimbang sabu, cara memakai timbangan digital, cara menggunakan timbangan, cara menggunakan timbangan digital buah, pengertian neraca analitik analog, CARA PENGGUNAAN TIMBANGAN ANALITIK, teknik penimbangan sesuai karakteristik sampel lab kimia, cara pakai timbangan digital, cara penggunaan timbangan digital, cara menggunakan neraca digital, cara menimbang dengan neraca analitik, cara menggunakan neraca, gambar timbangan analitik, cara menggunakan timbangan digital tora, teknik penimbangan menggunakan neraca analisis, cara menggunakan neraca lengan, cara menggunakan neraca ohaus, cara kerja neraca analitik, prosedur kerja timbangan digital, prosedur penggunaan neraca analitik, gambar neraca o haus, bagaimana cara mengukur massa benda menggunakan neraca tiga lengan, kegunaan dan cara pakai neraca ohaus yg benar dan lengkap, timbangan menimbang bahan kimia, Jelaskan cara menimbang dengan menggunakan neraca tiga lengan, cara membaca timbangan digital, cara bekerja dilababoratorium dengan benar, cara menggunakan dan membaca timbangan bebek, cara menyalakan timbangan digital, bagaimana cara mengukur massa menggunakan neraca tiga lengan, Bagaimana cara menimbang menggunakan neraca tiga lengan, jelaskan cara menimbang dengan menggunakan, diagram alir standar operarsi prosedur pengunan laboratorium teknologi pengolahan pangan, Cara mengunakan timbangan, cara menggunakan neraca 3 lengan

Last Updated on by

Jenis Timbangan, Gambar Bagian-bagian dan Fungsinya Lengkap

Jenis timbangan beserta gambar bagian bagian fungsinya secara lengkap dibahas oleh distributor alat-alat laboratorium. Jenis timbangan digital (elektronik) dan timbangan analog (mekanik) adalah 2 macam timbangan yang paling banyak digunakan.

Kami rekomendasikan anda  untuk membaca pengertian timbangan dan sejarah timbangan yang merupakan salah satu jenis alat-alat laboratorium.

Fungsi Timbangan sebagai Alat Ukur Massa

Pengertian

Timbangan/neraca, baik digital maupun analog, digunakan sebagai alat ukur massa. Maksudnya adalah timbangan digunakan untuk mengukur dan mengetahui bobot suatu benda. Cara kerja timbangan digital dalam mengukur massa berbeda dengan cara kerja timbangan analog.

Benda tertimbang

Benda yang diukur bobotnya bisa berbentuk padatan maupun cairan. Jika bendanya berwujud cair, maka tempatkan cairan tersebut dalam wadah sehingga tidak meluber dan membasahi timbangan.

Perkembangan teknologi timbangan

Timbangan analog lebih dahulu digunakan sebelum ditemukannya teknologi elektronik untuk timbangan digital. Menurut catatan sejarah, timbangan analog yang paling tua adalah neraca/timbangan sama lengan (equal arm balance). Timbangan analog, baik itu timbangan gram kasar maupun timbangan gram halus (analitik), pada dasarnya memiliki bagian-bagian utama yang sama.

Jenis Timbangan Analitik

Jenis Timbangan Analitik Beserta  Gambar Bagian-bagian dan Fungsinya Lengkap 2019
Gambar Jenis Timbangan Analitik Beserta Gambar Bagian-bagian dan Fungsinya Lengkap 2019

Timbangan analitik adalah jenis timbangan yang digunakan untuk mengukur massa benda hingga ukuran miligram. Jenis timbangan ini harganya relatif lebih mahal dibandingkan dengan timbangan biasa. Semakin tinggi presisi dan akurasi (tingkat ketelitian) timbangan analitik, maka harganya akan semakin mahal. Ketelitiannya timbangan analitik sangat tinggi.

Namun demikian, terkadang merk/brand juga ikut menentukan harga timbangan. Salah satu merk timbangan yang terkenal adalah Ohaus (orang Indonesia sebagian menuliskan Ohauss). Slamet Purwanto yang pernah bekerja di laboratorium Pusat Penelitian Surfaktan dan Bioenergi IPB juga sempat ditugaskan untuk membeli timbangan analitik.

Gambar Timbangan Analitik Analog

timbangan analitik analog
Gambar 1. Contoh foto timbangan analitik jenis analog – neraca sama lengan

Gambar Timbangan Analitik Digital

Ketelitian timbangan sangat berkaitan erat dengan kapasitas timbangan. Kapasitas disini diartikan sebagai bobot benda maksimal. Jika bobot benda yang ditimbang melebihi kapasitas, maka hal ini akan mempengaruhi ketelitian timbangan. Oleh karena itu, perhatikan betul kapasitas timbangan ketika anda menggunakan timbangan analitik.

Kapasitas timbangan analitik digital umumnya berkisar di angka 210-220 gram dengan ketelitian 0,1 miligram (setara dengan 0,0001 gram).

timbangan analitik digital
Gambar 2. Contoh foto timbangan analitik digital

Kegunaan Jenis Timbangan Analitik di Laboratorium

Menimbang dalam jumlah sangat kecil

Ketika melakukan analisis di laboratorium, baik itu fisika, kimia maupun biologi, dapat dipastikan akan menggunakan timbangan analitik. Ketika membuat larutan untuk analisis, tentu anda akan menimbang sejumlah kecil bahan kimia (reagen). Untuk mendapatkan bahan tertimbangan dalam takaran yang sangat kecil, anda memerlukan bantuan alat timbangan analitik. Anda dapat memilih menggunakan timbangan analitik digital maupun analog/manual.

Kaca pelindung

Timbangan analitik biasanya selalu dilengkapi dengan kotak “kaca”. Kotak ini akan melindungi pengaruh kondisi lingkungan ketika menimbang bahan. Perlu anda ketahui, aliran/hembusan angin/udara dan kelembaban udara akan mempengaruhi bobot benda tertimbang. Ada sebagian bahan kimia yang sifatnya higroskopis atau mudah menyerap partikel air di udara yang ini akan menambah bobot benda tersebut.

Untuk mendapatkan informasi bobot/massa benda yang akurat dan presisi, sebuah timbangan/neraca tersusun atas bagian bagian yang masing-masing memiliki fungsi penting. Lalu, apa saja bagian-bagian timbangan tersebut? Apakah sama bagian-bagian timbangan analog dan timbangan digital? Yuk kita telusuri bersama.

Bagian-bagian Timbangan Analog dan Fungsinya

Diawal sudah disebutkan bahwa timbangan tertua bekerja dengan prinsip kesetimbangan. Kesetimbangan tersebut bekerja seperti halnya lengan manusia. Jenis neraca lengan pada awalnya hanaya neraca sama lengan, kemudian berkembang menjadi neraca 2 (dua) lengan, neraca 3 (tiga) lengan) dan bahkan hingga neraca 4 (empat) lengan.

Tentunya anda sudah tahu, jika timbangan analog dioperasikan secara manual. Berikut kami jelaskan nama bagian neraca timbangan. Anda dapat melihat bentuk timbangan analog seperti pada gambar.

Gambar bagian-bagian timbangan analog

Jenis Timbangan, Gambar Bagian-bagian dan Fungsinya Lengkap 2019
Gambar 3. Bagian bagian timbangan analog

Berikut adalah keterangan dan penjelasan dari bagian-bagian gambar timbangan di atas.

Bagian Beam, knife edge, fulcrum, arrest dan knob

Bagian ini terbuat dari aluminium atau brass dengan panjang dan bentuk yang bervariasi. Lengan ayun yang pendek lebih disukai karena ayunan/vibrasi menjadi lebih singkat sehingga waktu untuk mengukur massa jadi lebih pendek.

Pada neraca dua lengan atau tiga lengan, pada bagian lengan ayun ini terdapat angka-angka yang menunjukkan massa benda tertimbang. Angka tersebut bergradasi. Skala gradasinya 1-10 dan ada penanda setiap lima gradasi. Jika anda seorang murid atau mahasiswa, perlu memperhatikan ini secara lebih detail.

Pada neraca sama lengan, beam ini didudukan/diletakkan pada bagian tengah (knife edge) pilar, biasanya berupa batu akik (agate). Tempat dudukan ini disebut dengan fulcrum. Untuk mencegah knife edge tidak tumpul, maka timbangan ini dilengkapi dengan arrest (penahan). Arrest ini dioperasikan dengan memutar knob secara perlahan. Anda dapat menjumpai knob ini dibagian depan atau samping timbangan. Orang Indonesia menganalogikan pilar ini dengan statif dan knob sebagai klem.

Bagian Pan

Pada neraca sama lengan, dua buah piringan (pan) digantungkan pada setiap ujung lengan ayun (beam) yang berjarak sama dari fulcrum. Pan ini berfungsi untuk meletakkan bahan tertimbang dan meletakkan anak timbangan. Harap perhatikan, ketika timbangan tidak digunakan atau ketika mengambil/meletakkan pan, maka timbangan harus dalam kondisi tertahan. Ingat fungsi knob nya ya.

Bagian Penunjuk skala (Pointer)

Pada neraca sama lengan, sebuah jarum panjang diletakkan pada fulcrum. Penunjuk skala ini akan menunjuk angka nol pada skala di bagian bawah timbangan, jika lengan ayun dalam kondisi setimbang. Harap meletakkan timbangan di tempat yang datar secara horizontal. Jika perlu, gunakan waterpass yang berfungsi untuk membantu menunjukkan datarnya suatu tempat.

Pada sebagian timbangan berlengan, timbangan dilengkapi dengan plumb. Plumb ini digunakan untuk mengetahui apakah timbangan sudah dalam kondisi tegak lurus dengan dudukan atau belum. Banyak tukang bangunan juga menggunakan plumb ini lho.

Referensi
https://glossary.periodni.com/dictionary.php?en=equal-arm+balance
https://www.911metallurgist.com/blog/analytical-balance

Jenis Timbangan Digital

Untuk mengoperasikan timbangan digital diperlukan aliran tenaga listrik. Beberapa orang menyebutkan bahwa timbangan digital adalah timbangan elektronik. Cara kerjanya berbeda dengan timbangan mekanik/analog di atas.

Wikiscales.com menyebutkan bahwa ada 2 jenis timbangan elektronik yang dominan digunakan di laboratorium. Jenis timbangan digital tersebut adalah tipe hibrid dan timbangan dengan gaya elektromagnetik (Electromagnetic Force Balance).

Timbangan digital hibrid

Timbangan hibrid bekerja secara mekanis dan menggunakan gaya elektromagnetis.

bagian bagian timbangan analitik hybrid
Gambar Sketsa bagian bagian timbangan analitik hybrid

Timbangan digital elektomagnetik

Ada 2 cara kerja Electromagnetic Force Balance adalah sebagai berikut. Pertama, gaya magnet menyeimbangkan seluruh beban, baik dengan levitasi langsung atau melalui fixed-ratio lever system. Cara kerja kedua, perhitungan beban dengan keseimbangan mekanisme elektromekanis bersifat tidak konstan, namun bervariasi sesuai dengan beban yang ditimbang. Lihat gambar bagian bagian timbangan hybrid berikut.

Cara mengoperasikan timbangan digital

Pengoperasian neraca digital terbilang lebih mudah jika dibandingkan dengan neraca analog. Seiring dengan perkembangan zaman, masyarakat pun lebih menyukai timbangan digital, terlebih lagi yang bekerja di laboratorium.

Saat ini para profesional yang bekerja di lembaga penelitian universitas, peneliti di bidang farmasi (pharmaceutical) dan pengembangan obat baru (drug discovery) ataupun penyedia jasa analisis laboratorium umum juga lebih banya menggunakan neraca analitik digital.

Fitur neraca analitik digital juga semakin lengkap seperti penentuan densitas, fitur statistika, kalibrasi pipette, penentuan persentase bobot timbang, perhitungan komponen, dan bahkan menemukan bobot tertinggi dalam sebuah batch operasi. Fitur tersebut akan bekerja jika timbangan terhubung dengan komputer dan dilengkapi dengan software yang mendukung.

Bagian Bagian Timbangan Digital beserta Gambar dan Fungsinya

Gambar Bagian Bagian Timbangan Digital

bagian bagian timbangan digital analitik
Gambar Bagian-bagian neraca analitik digital dari luar

Timbangan digital tersusun atas beberapa bagian utama, yaitu:

  1. load cell
  2. weight transmitter
  3. weight indicator (display)
  4. catu daya (power supply)

Fungsinya setiap bagian bagian timbangan tersebut saling melengkapi sehingga bisa mengukur massa dengan tepat.

Fungsi Bagian Bagian Timbangan Digital

Bagian Load Cell

Load cell merupakan transduser yang berfungsi untuk mengubah gaya (tekan/tarik) menjadi sinyal listrik. Meskipun banyak jenis load cell, namun load cell dengan strain gage merupakan jenis load cell yang paling banyak digunakan. Pneumatic load cell terkadang digunakan jika keamanan intrinsik dan hygiene dikehendaki. Hydraulic load cells dapat digunakan secara remote karena tidak memerlukan catu daya (power supply). Strain gage load cell memberikan akurasi mulai dari 0.03% hingga 0.25% dan cocok untuk aplikasi industri apapun. Anda dapat membaca penjelasan dan perbandingan load cell di situs Omega.

Bagian Weight transmitter

Weight transmitter merupakan bagian timbangan yang berfungsi menerima sinyal listrik yang dihasilkan load cell dan mengirimkannya ke bagian weight indicator.

Bagian Weight indicator

Weight indicator merupakan bagian timbangan yang mengubah transmisi data menjadi angka digital. Anda dapat melihat visual bagian ini pada bagian monitor timbangan.

Rekomendasi Distributor Alat Alat Laboratorium Terpercaya

Bila anda memerlukan alat laboratorium kesehatan kimia pertanian farmasi lingkungan fisika biologi harga murah distributor di Bogor, maka hubungi kami sekarang. Perusahaan alatalatlab.com jual alat-alat gelas uji ke jakarta surabaya bandung semarang medan cirebon balikpapan bekasi banjarmasin banjarbaru batam banyuwangi bali cikarang tangerang city banten malang pekanbaru jogja makassar pontianak palembang dan seluruh Indonesia. Mau Penawaran Harga? Call Us Now

Itulah ulasan mengenai bagian bagian timbangan beserta fungsi dan gambarnya. Semoga bermanfaat.

Apa pengertian timbangan analitik?

Timbangan analitik adalah salah satu jenis alat laboratorium yang digunakan untuk mengukur massa (bobot) suatu benda dalam takaran kecil. Biasanya digunakan laboran untuk keperluan analisis atau uji dengan prosedur tertentu.

Apa saja jenis timbangan analitik di laboratorium?

Secara umum dikenal 2 jenis timbangan analitik, yakni tipe digital dan analog. Perbedaan keduanya terletak pada kemudahan pengoperasian, harga dan prinsip kerjanya. Harga timbangan analitik digital lebih mahal dibandingkan yang tipe analog.

Berapa harga timbangan analitik?

Spesifikasi dan merek sangat mempengaruhi harga timbangan analitik. Faktor yang paling menentukan harga adalah tingkat ketilitian (jumlah digit setelah koma). Semakin teliti, semakin mahal.

Dimana saya bisa membeli timbangan analitik terbaik?

Anda bisa membeli timbangan analitik melalui laman web alatalatlab.com. Kontak saja melalui widget yang tertera di kanan bawah atau no hape melalui laman kontak.

Tags:fungsi timbangan, komponen timbangan digital, bagian bagian neraca analitik, gambar timbangan digital, fungsi timbangan gram dan miligram, gambar anak timbangan miligram, bagian-bagian timbangan pegas, fungsi dari bagian bagian timbangan, bagian neraca analitik, nama nama bagian timbangan analitik analitik gram ukuran B, neraca digital saffron, cara kerja timbangan analog, kegunaan neraca analog, komponen yg ada di timbangan, gambar timbangan bayi dan kegunaannya, fungsi timbangan kasar dan halus, fungsi timbangan gram, timbangan manual dan fungsi nya, alat timbang, rangkaian timbangan duduk, gambar timbangan dua lengan beserta keterangan, fisika timbangan analog, fungsi skala timbangan, cara melihat angka timbangan lantai, fungsi draft cover neraca, FUNGSI DAN BAGIAN TIMBANGAN DIGITAL, cara menyebut timbangan timbel, fungsi timbangan dlam farmasi, gambar neraca teknis digital beserta bagian dan fungsinya, cari ukuran anak timbangan obat masing-mansing, fungsi masing masing bagian neraca 3 lengan, fungsi timbang kecil, gambar neraca sama lengan dan bagiannya, contoh timbangan gram kasar dan miligram, fungsi papan landasan timbangan, bagian bagian neraca analog beserta fungsinya, bagian bagian neraca analog dan fungsinya, bagian bagian neraca dan fungsinya, fungsi tombol pada timbangan digital, Gambar komponen timbangan kue

Last Updated on by

error: Content is protected !!