Timbangan Analitik: Pengertian, Jenis Neraca & Harga

Timbangan analitik digital di laboratorium kimia dan biologi harga jual terbaru 2019 2020. Pengertian apa itu timbangan, jenis & cara menggunakan yang baik dibahas tuntas di sini. Harga jual neraca analitik ukuran kecil tidak bisa dibilang murah. Perbedaan harga juga dilihat dari merek timbangan seperti Ohaus, Sartorius & Mettler Toledo.

Setelah membaca artikel ini, kami berharap anda mengerti dengan apa yang dimaksud dengan neraca atau timbangan dan ketika anda diminta untuk jelaskan pengertian timbangan, anda mampu menjelaskan pengertian neraca/timbangan dengan baik dan benar.

Apa itu Timbangan

Pengertian neraca/timbangan adalah alat ukur massa dan fungsinya adalah untuk mengukur atau menhitung bobot/massa suatu zat/benda/bahan/materi. Definisi ini sesuai dengan apa yang ditulis oleh Wikipedia (baca weighing scale).

Pengertian Neraca/Timbangan Adalah

Gambar Neraca/Timbangan

Neraca dan Timbangan dalam Istilah Bahasa Indonesia

Neraca atau timbangan adalah salah satu kategori alat laboratorium yang paling sering digunakan dalam percobaan/penelitian/riset baik di lembaga penelitian, lembaga pendidikan seperti sekolah, maupun perusahaan/industri. Istilah bahasa Inggris neraca adalah scale dan timbangan adalah balance.

Ann Crowley dari ricelake.com menguraikan perbedaan scale dan balance. Scale mengukur massa benda dengan gaya tekan (tension) dan dorongan (compression), sedangkan balance mengukur massa benda dengan membandingkan torsi melalui pada sebuah lengan dengan lengan lainnya yang menggunakan anak timbangan standar.

perbedaan neraca/scale dan timbangan/balance

Besaran dan Satuan Pokok

Dalam ilmu fisika, pengertian zat adalah sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa. Massa merupakan salah satu besaran pokok/dasar. Berikut www.alatalatlab.com bahas besaran dan satuan yang ada di dunia dan disepakati oleh para ahli dan ilmuwan.

Masih ingat pelajaran SMP atau SMA tentang fisika yang membahas besaran dan satuan? Secara mudah, besaran adalah sesuatu yang diukur sedangkan satuan adalah cara menyatakan ukuran tersebut. Ambil contoh panjang jalan antara Anyer – Panarukan adalah 1. 000 kilometer (km). Maka anda dapat mengambil kesimpulan yang diukur adalah panjang dan panjang dinyatakan dengan satuan kilometer (km). Yuk kita bahas satu per satu.

Sistem Satuan di Dunia Internasional

Ada 2 sistem satuan (unit) di dunia internasional, yaitu:

  • SI, Le Internationale d’Unites. Orang Indonesia mengenalnya sebagai Satuan Internasional. Sistem satuan SI banyak diterapkan di negara Eropa. Satuan yang paling sering digunakan adalah cgs yang merupakan kependekan dari centi, gram dan second.
  • AE, American Engineering System. Sistem ini banyak digunakan di negara Amerika Serikat.

Kedua sistem tersebut memiliki perbedaan standar sehingga diperlukan tabel konversi untuk menghitung besaran yang sama.

Tabel 1. Besaran dan Satuan Dasar Sistem SI

BesaranNama SatuanSimbol satuan
PanjangMeterM
MassaKilogramKg
WaktuSekonS
SuhuKelvinK
Jumlah senyawaMolMol

Tabel 2. Besaran dan Satuan Turunan Sistem SI

BesaranNama SatuanSimbol satuanPenulisan satuan
EnergiJouleJkg.m2.s-2
GayaNewtonNkg.m.s-2 à J.m-1
DayaWattWKg.m2.s-3 à J.s-1
Berat jenisKilogram per meter kubik Kg.m-3
KecepatanMeter per sekon m.s-1
PercepatanMeter per sekon kuadrat m.s-2
TekananNewton per meter persegi, pascal N.m-2, Pa
Kapasitas panasJoule per (kilogram-kelvin) J.kg-1.K-1

Tabel 3. Besaran dan Satuan Alternatif Sistem SI

BesaranNama SatuanSimbol satuan
WaktuMenit,jam, hari, tahunMin, h, d, y
Suhuderajat CelciusoC
Volumeliter (dm3)L
MassaTon (Mgram), gramT, g

Tabel 4. Satuan Dasar Sistem American Engineering (AE)

BesaranNama SatuanSimbol satuan
PanjangKakiFt
MassaLb (massa)lbm
GayaLb (gaya)lbf
WaktuSekon, jams, hr
Suhu0Rankine0R

Tabel 5. Satuan Turunan Sistem American Engineering (AE)

BesaranNama SatuanSimbol satuan
EnergiBritish thermal unit, kaki pon (gaya)Btu, (ft)(lbf)
DayaTenaga kuda, horse powerHp
Berat jenislb (massa) per kaki kubiklbm/ft3
KecepatanKaki per sekonft/s
PercepatanKaki per sekon kuadratft/s2
Tekananlb (gaya) per inci persegiLbf/in2
Kapasitas panasBtu per lb (massa) per derajat FahrenheitBtu/(lbm)(oF)

Tabel 6. Awalan dalam satuan SI

FaktorAwalanSimbolFaktorAwalanSimbol
109GigaG10-1deciD
106MegaM10-2centiC
103Kilok10-3milliM
102Hectoh10-6microµ
101Dekada10-9nanoN

Setelah membahas tentang besaran dan satuan, selanjutnya kami ulas tentang alat yang digunakan untuk mengukur massa yakni timbangan. Perlu anda ketahui bahwa timbangan di laboratorium dan timbangan di pasar memiliki fungsi yang sama. Perbedaannya adalah tingkat ketelitiannya saja.

Jenis Timbangan Analitik

Timbangan analog/manual/mekanik

Timbangan analog/manual/mekanik adalah jenis timbangan yang tidak menggunakan tenaga listrik untuk mengetahui bobot benda tertimbang. Prinsip kerja timbangan jenis ini secara teknis dengan cara digantung, ditekan atau dengan tuas. Contoh jenis timbangan ini adalah timbangan badan, neraja meja atau neraca duduk.

Timbangan digital

Timbangan digital adalah jenis timbangan yang menggunakan tenaga listrik untuk mengetahui bobot benda tertimbang. Disebut juga dengan neraca elektrik atau elektronik. Neraca ini penggunaanya lebih mudah karena bekerja secara otomatis. Contohnya adalah timbangan di pasar swalayan.

Neraca kasar

Neraca kasar adalah jenis neraca yang memiliki tingkat ketelitian (kepekaan tau sensitifitas) rendah.

Timbangan analitik atau neraca miligram

Neraca analitik atau neraca miligram adalah jenis neraca yang memiliki tingkat ketelitian tinggi karena mampu menimbang beda hingga ukuran miligram. 1 gram setara dengan 1000 miligram. Jenis neraca ini disebut juga dengan neraca halus. Banyak digunakan oleh farmasi untuk menimbang obat atau toko emas untuk menimbang perhiasan. Harga neraca analitik umumnya lebih mahal. Kalibrasi neraca laboratorium perlu dilakukan secara berkala.

Tera timbangan

Tera timbangan adalah ketika anda melakukan pengenolan suatu wadah dan anda hanya ingin mengetahui bobot benda tertimbang. Kegiatan tera (tare) ini  dilakukan pada neraca analitik dan analog. Oleh karena itu anda perlu seksama dan hati-hati ketika menggunakan timbangan.

Jenis Timbangan Lain di Pasaran

Selain neraca diatas, masih ada macam-macam neraca lainnya. Diantaranya adalah timbangan baby scale (bayi), timbangan barang, timbangan beres/padi, timbangan bebek, timbangan buah, timbangan buku, timbangan dacin, timbangan dapur/kue/makanan/roti, timbangan hybrid, timbangan injak/kamar mandi/lantai, timbangan jongkok/kodok, timbagan jarum, timbangan pocket/portable, timbangan serbaguna/warung, timbangan surat dan timbangan tradisional/konvensional. Kami berharap dapat mengulas jenis-jenis timbangan ini di lain waktu.

Setelah membaca pengertian neraca/timbangan dan jenis-jenisnya yuk kita cermati sejarah timbangan.

Sejarah Timbangan Analitik Ohaus

Pendiri perusahaan Ohaus

Menurut Wikipedia, sejarah neraca Ohaus bermula dari didirikannya OHAUS Corporation pada tahun 1907 oleh Gustav Ohaus. Dia bekerjasama dengan ayahnya (Karl), seorang warga Jerma yang ahli mekanis timbangan. Mereka secara bersama-sama mendirikan perusahaan jasa service timbangan di Newark, New Jersey. Maka hingga kini perusahaan tersebut telah berusia lebih dari 100 tahun. Neraca Ohaus merupakan merk neraca timbangan analtik yang terkemuka di dunia.

sejarah neraca ohaus

Neraca Ohaus Digital

Pada tahun 1979, Ohauss mulai menggunakan teknologi digital sehingga neraca elektronik pun mulai diproduksi pada tahun tersebut. Teknologi ini memungkinkan menimbang benda secara lebih cepat.

Neraca Sama Lengan Ohaus

Namun demikian, Ohaus juga masih menjual produk neraca manual seperti:

  1. Neraca ohaus (2) dua lengan
  2. Neraca ohaus (3) tiga lengan
  3. Neraca ohaus (4) empat lengan

Bagian neraca lengan yang penting adalah anak timbangan. Neraca lengan bekerja dengan prinsip/teori keseimbangan. Jika anda pernah mendengar lagu tentang membuat layang-layang (..kutimbang dengan benang..), maka anda akan mudah memahami cara kerja neraca ini. Hal inilah yang menjada landasan teori neraca lengan, neraca ayun atau timbangan pegas gantung. Dengan demikian tujuan neraca adalah keseimbangan. Pengertian neraca/timbangan dapat dipahami dengan mudah berdasarkan prinsip ini.

Timbangan analitik laboratorium umumnya lebih teliti dan peka mengukur massa. Sayangnya timbangan dengan ketelitian tinggi biasanya lebih cepat rusak. Supaya tidak cepat rusak, yuk simak cara menggunakan timbangan laboratorium berikut ini.

Cara Menggunakan Timbangan Analitik di Laboratorium

Di laboratorium, untuk membuat suatu larutan diperlukan campuran dari bahan terlarut dan pelarut. Umumnya, pelarut universal yang digunakan adalah aquades atau alkohol. Bahan terlarut diperlukan dalam jumlah/bobot tertentu. Nah disinilah neraca berfungsi. Pengukuran massa di laboratorium biasanya menggunakan neraca analitik/analitis. Kepekaan neraca analitik sangat tinggi. Anda yang sekolah SMA dengan penjurusan IPA tentu pernah membuat larutan kan?

Bahan atau zat tertimbang yang berupa padatan atau serbuk diletakkan di atas letak gelas arloji yang sudah diketahui bobotnya terlebih dahulu. Alasan mengapa digunakan gelas arloji sebagai wadah/penampung bahan tertimbang adalah karena sifatnya yang inert (tidak bereaksi dengan bahan). Selanjutnya untuk bekerja di laboratorium secara aman, anda perlu mengenali setiap jenis alat laboratorium kimia, kegunaan alat dan bahan serta cara penggunaannya, termasuk bagaimana membuat larutan standar dari bahan kimia (reagen) yang sifatnya reaktif. Disinilah pentingnya anda mengetahui pengertian neraca/timbangan dan cara penggunaannya di laboratorium.

Harga Jual Timbangan Analitik

Jenis Timbangan AnalitikHarga JualPenjual
Timbangan Analitik Fujitsu Fsr-A 200 Ketelitian 0,001 Gr / TimbanganRp 7.150.000Tokopedia
Timbangan Digital Analitik Akurat Kapasitas Besar 3000 Gram / 0.1 GRp 90.000Tokopedia
Timbangan Labolatorium-Emas-Analitik 3kg-0.01gRp 9.360.000Tokopedia
Timbangan Analitik Penelitian POCKET SCALE Akurasi Tinggi 0.1 gramRp 42.500Shopee
Timbangan Analitik 500g 0.001g Laboratorium Lab Zjmzym Jm-B AnalyticalRp 3.500.000Tokopedia
Timbangan Analitik / Timbangan Lab Fujitsu Fsr-C 10kg / 0,1 GrRp 4.950.000Tokopedia
AND Micro Analytical Balance BM-500 1unitRp 93.900.000www.monotaro.id
Timbangan Dapur Digital Elektronik Kitchen Scale 10kgRp 24.440Tokopedia

Jika anda ingin membeli neraca/timbangan analitik terbaik, maka silakan menghubungi tim sales www.alatalatlab.com. Semoga ilmu tentang timbangan semakin bertambah dan anda mengerti arti timbangan atau neraca. Kita akan bahas fungsi neraca beserta gambar neraca di artikel selanjutnya.

FAQs

Apa pengertian timbangan analitik?

Timbangan analitik adalah salah satu jenis alat laboratorium yang digunakan untuk mengukur massa (bobot) suatu benda dalam takaran kecil. Biasanya digunakan laboran untuk keperluan analisis atau uji dengan prosedur tertentu.

Apa saja jenis timbangan analitik di laboratorium?

Secara umum dikenal 2 jenis timbangan analitik, yakni tipe digital dan analog. Perbedaan keduanya terletak pada kemudahan pengoperasian, harga dan prinsip kerjanya. Harga timbangan analitik digital lebih mahal dibandingkan yang tipe analog.

Berapa harga timbangan analitik?

Spesifikasi dan merek sangat mempengaruhi harga timbangan analitik. Faktor yang paling menentukan harga adalah tingkat ketilitian (jumlah digit setelah koma). Semakin teliti, semakin mahal.

Dimana saya bisa membeli timbangan analitik terbaik?

Anda bisa membeli timbangan analitik melalui laman web alatalatlab.com. Kontak saja melalui widget yang tertera di kanan bawah atau no hape melalui laman kontak.

Tags:timbangan neraca, neraca analitik, neraca digital, neraca timbangan, pengertian timbangan

Last Updated on by

Cara Kerja Timbangan Digital Analitik & Fungsi Bagian Bagiannya

Cara Kerja Timbangan Digital Analitik & Fungsi Bagian Bagiannya Lengkap

Cara kerja timbangan digital dan fungsi bagian-bagiannya secara lengkap dibahas dalam artikel ini. Ringkasnya, prinsip kerja timbangan digital adalah seperti halnya prinsip dan mekanisme kerja pita kaset atau speaker. Oh iya, fungsi timbangan digital analitik adalah untuk mengukur dan mengetahui massa (bobot) benda dalam jumlah kecil (miligram) yang bekerja secara elektronik (bantuan energi listrik).

Bila anda memerlukan alat laboratorium kesehatan kimia pertanian farmasi lingkungan fisika biologi harga murah distributor di Bogor, maka hubungi kami sekarang. Perusahaan alatalatlab.com jual alat-alat gelas uji ke jakarta surabaya bandung semarang medan cirebon balikpapan bekasi banjarmasin banjarbaru batam banyuwangi bali cikarang tangerang city banten malang pekanbaru jogja makassar pontianak palembang dan seluruh Indonesia. Mau Penawaran Harga? Call Us Now

Yuk baca ulasan kami tentang fungsi dan cara kerja timbangan digital secara ringkas sederhana di sini.

Gambar Prinsip Kerja Timbangan Digital Analitik

Pada alat pengeras suara, speaker, terjadi perubahan energi gelombang. Awalnya, gelombang suara yang dikeluarkan sesorang masuk pada alat microphone. Gelombang suara tersebut dikonversi menjadi sinyal listrik, disebut dengan gaya elektromagnet. Gaya elektromagnet tersebut kemudian dikonversi lagi menjadi gelombang suara. Baca juga ulasan kami tentang timbangan analitik laboratorium.

Berikut gambar ilustrasi tentang cara kerja timbangan digital.

Fungsi dan Cara Kerja Timbangan Digital
Gambar Ilustrasi Prinsip Kerja Timbangan Digital

Kami tetap menggunakan istilah bahasa Inggris dalam artikel fungsi dan cara kerja timbangan digital ini karena belum menemukan padanan katanya dalam bahasa Indonesia. Kami juga telah mengulas timbangan digital ini pada artikel tentang bagian-bagian timbangan.

Komponen Utama Timbangan Digital Analitik

Timbangan digital bekerja dengan cara mengukur regangan pada sel beban (strain gauge load cell). Timbangan digital mengkonversi gaya karena beban/massa (gaya beban) benda menjadi sinyal listrik.

Komponen utama pada timbangan digital adalah strain gauge dan sensor load cell. Strain gauge adalah alat yang digunakan untuk mengukur regangan suatu obyek, sedangkan load cell sensor adalah alat elektronik yang berfungsi mengkonversi gaya (timbul akibat massa benda) menjadi sinyal listrik. Load cell disebut juga dengan force transducer.

Berbeda dengan timbangan digital, neraca analog bekerja dengan menggunakan pegas untuk menunjukkan massa suatu benda. Baca juga artikel kami tentang harga neraca analitik terbaru.

Tahapan Cara Kerja Timbangan Digital Analitik

Dilansir dari laman hunker.com, timbangan digital bekerja dalam 3 tahapan utama. Tahapan tersebut adalah:

  1. Pengukuran gaya beban pada load cell
  2. Deformasi strain gauge
  3. Konversi sinyal listik

Berikut penjelasan setiap tahapan.

Tahap 1 – Gaya Beban pada Load Cell

Pada saat sebuah benda diletakkan di atas timbangan, bobot benda tersebut didistribusikan secara merata pada piringan. Anda mungkin menemukan empat penyangga di bagian bawah setiap sudut piringan yang mendistribusikan bobot secara merata. Gaya beban tersebut selanjutnya diarahkan pada salah satu bagian load cell. Pertambahan berat massa suatu benda akan mengakibatkan load cell akan melengkung ke bawah. Lihat ilustrasi gambar gaya yang bekerja pada load cel berikut ini

gaya beban pada load cell
Gambar ilustrasi gaya beban pada load cell

Tahap 2 – Deformasi Strain Gauge

Gaya beban tersebut akan mendeformasi strain gauge. Sebuah strain gauge terdiri dari jalur-jalur logam (metal tracks) atau foil, yang terhubung dengan papan sirkuit (backing). Pada saat metal foil tegang, maka backing akan melentur atau meregang. Berikut adalah gambar ilustrasi tentang deformasi strain gauge.

strain gauge timbangan digital
Gambar ilustrasi tentang deformasi strain gauge

Tahap 3 – Konversi Sinyal Listrik

Selanjutnya, strain gauge akan mengkonversi deformasi tersebut menjadi sinyal listrik. Load cell memiliki muatan listrik, akibat pergerakan, maka hambatan listrik (electrical resistance) akan mengalami perubahan. Perubahan kecil pada hambatan listrik akan menimbulkan sinyal listrik.

Sinyal listrik tersebut berjalan melalui converter analog menjadi digital selanjutnya melewati sebuah microchip yang menerjemahkan data. Hasil kalkulasi akhir adalah bilangan/angka yang menunjukkan bobot/massa benda ditampilkan pada layar LCD timbangan digital.

Kini anda sudah bisa menjawab pertanyaan sebutkan prinsip kerja timbangan. Semoga bahasan mengenai cara kerja timbangan digital dan fungsi bagian-bagiaan utamanya dalam artikel ini bermanfaat buat anda. Silakan share ke teman terdekat anda untuk mendapatkan manfaat yang anda rasakan.

Apa yang dimaksud dengan neraca analitik?

Neraca analitik adalah alat pengukur massa dengan tingkat ketelitian tinggi hingga miligram. Di laboratorium, timbangan analitik ini digunakan untuk menimbang bahan kimia yang sifatnya pro analytic (PA).

Apa fungsi neraca analitik?

Fungsi timbangan analitik adalah untuk menimbang bahan dalam takaran sangat kecil

Langkah langkah menggunakan neraca analitik?

Letakkan neraca di meja datar
Lakukan kalibrasi dengan memastikan gelembung udara di bagian tengah (tipe digital)
Nyalakan neraca dengan menekan tombol ON
Letakkan wadah sampel (bahan uji) di atas piringan neraca
Tekan Tombol TARE
Ambil sampel dan masukkan ke dalam wadah sampel hingga bobot yang diinginkan
Catat bobot sampel
Ulangi step 4-7 untuk duplo atau jenis sampel lainnya

Berapa ketelitian neraca analitik?

Neraca analitik memiliki tingkat ketelitian hingga miligram (0,001 gram) bahkan hingga 4 digit di belakang koma (0,0001 gram)

Apa fungsi desikator?

Desikator berfungsi untuk menstabilkan bobot bahan tertimbang setelah dikeluarkan dari oven. Uap air diikat oleh butiran silika gel yang diletakkan di bagian bawah desikator.

Tags:fungsi timbangan digital, cara kerja timbangan digital, fungsi dan cara kerja timbangan digital, cara kerja timbangan, prinsip kerja timbangan digital

Last Updated on by

Macam Macam Timbangan Beserta Gambar Nama dan Kegunaannya

Macam macam timbangan beserta gambar nama dan kegunaannya dijelaskan lengkap oleh distributor alat-alat laboratorium. Jenis timbangan atau neraca sebagai alat ukur massa cukup beragam di pasaran. Sebelum beli buat kebutuhan laboratorium, ada baiknya anda mengenali perbedaan timbangan digital dan analog, timbangan analitik dan timbangan kasar serta jenis-jenis timbangan lainnya.

Berikut kami uraikan jenis-jenis timbangan yang sering digunakan oleh masyarakat, baik untuk penelitian di laboratorium maupun kegiatan jual beli di pasar. Baca juga fungsi timbangan/neraca.

Dasar Klasifikasi Macam Macam Timbangan

Penggolongan jenis timbangan ini didasarkan atas beberapa hal. Beberapa diantaranya diklasifikasikan berdasarkan tingkat ketelitian dan penggunaan sumber daya litrik (power). Selain itu, merek juga menjadi pertimbangan tersendiri dalam pengklasifikasian timbangan. Beberapa macam merek timbangan yang terbaik di dunia adalah Ohaus, Mettler Toledo, Sartorius, BEL Engineering, dll.

Macam Macam Timbangan / Jenis Jenis Neraca
Gambar Ilustrasi macam-macam timbangan

Neraca/timbangan banyak macamnya. Berikut adalah macam-macam neraca yang umumnya dikenal di masyarakat Indonesia:

Macam Macam Timbangan berdasar penggunaan catu daya listrik (power supply)

Timbangan Analog

Neraca analog bekerja secara manual dan tidak memerlukan tenaga listrik. Disebut juga dengan timbangan teknis/mekanik. Jaman dulu, orang-orang banyak menggunakan neraca analog.

Timbangan Digital (Neraca elektronik)

Neraca digital bekerja secara otomatis dan memerlukan tenaga listrik (timbangan elektrik). Di laboratorium, pasar swalayan, sekolah, apotek/farmasi, dan toko emas sekarang ini banyak menggunakan timbangan digital ini.

Perbedaan yang mencolok dari neraca digital dan neraca analog/mekanik adalah ada tidaknya display/monitor untuk menampilkan bobot benda tertimbang.

Macam Macam Neraca Menurut Tingkat Ketelitiannya

Neraca kasar atau timbangan biasa

Neraca ini umum digunakan, baik di rumah maupun ada di pasar. Neraca ini memiliki tingkat ketelitian yang rendah

Neraca halus (mikro) atau timbangan analitik

Neraca ini banyak digunakan di laboratorium karena memiliki tingkat ketelitian tinggi, bahkan hingga 3 digit (0.001 gram) atau 4 digit (0.0001 gram) atau dalam satuan miligram. Karena dipergunakan untuk keperluan analisis disebut juga dengan neraca analitik, neraca kimia atau neraca laboratorium. Untuk menghindari pengaruh udara, neraca analitik digital dilengkapi dengan pelindung kaca.

Di laboratorium, bahan atau zat tertimbang yang berupa padatan atau serbuk diletakkan di atas letak gelas arloji yang sudah diketahui bobotnya terlebih dahulu. Jadi fungsi gelas arloji adalah sebagai wadah penampung bahan karena sifatnya yang inert (tidak bereaksi dengan bahan). Yuk kita bahas jenis timbangan dan fungsinya beserta gambarnya.

Macam Macam Timbangan dan Kegunaannya

Timbangan domestik

Jenis timbangan ini banyak digunakan di rumah-rumah dan umum ditemukan di kamar mandi dan dapur. Oleh karenanya jenis timbangan yang masuk dalam kategori ini adalah timbangan dapur dan timbangan kamar mandi. Timbangan dapur dilengkapi dengan wadah (mangkok) dibagian atasnya sebagai wadah untuk menempatkan bahan yang ditimbang seperti gula dan tepung. Timbangan kamar mandi bentuknya datar dan digunakan untuk menimbang berat badan.

Timbangan komersil

Anda sering menjumpai jenis timbangan ini di pasar swalayan dan tradisional, di toko emas dan perhiasan, toko buah, dan area pergudangan. Beberapa jenis timbangan yang masuk dalam kategori ini adalah timbangan hitung, timbangan emas, timbangan beras, timbangan hitung dan timbangan duduk/jongkok. Timbangan hitung difungsikan untuk menghitung jumlah benda jika bobot per unitnya diketahui.

Timbangan industri

Jenis timbangan ini banyak digunakan di pabrik atau manufaktor. Contohnya adalah timbangan truk, timbangan palet, bench scale dan platform scale.

Timbangan presisi (precision)

Jenis timbangan ini banyak digunakan di laboratorium dan farmasi. Tingkat ketelitian jenis timbangan ini sangat tinggi hingga 0,0001 gram. Beberapa orang menyebutnya dengan timbangan miligram atau timbangan obat.

Referensi penggolongan timbangan berdasarkan penggunaan adalah bizfluent.com.

Macam Macam Timbangan Berdasarkan Konstruksi dan Cara Kerjanya

Neraca pegas

Neraca ini bekerja dengan tarikan beban pada pegas. Semakin panjang pegas yang tertarik oleh beban, semakin berat bobot beban tersebut. Prinsip kerja ini dilandasi oleh prinsip gaya gravitasi, dengan rumus F=m*a. Jika percepatan gravitasi diketahui dan gaya regangan pegas diketahui maka, massa benda dapat dihitung.

Neraca tekan atau neraca duduk

Cara kerja neraca ini berkebalikan dengan neraca pegas. Umumnya banyak digunakan di dapur untuk menimbang bahan adonan kue atau masakan.

Neraca gantung/dacin

Cara kerja neraca ini seperti neraca lengan. Beban pemberat digunakan sebagai tolok ukur berat benda dan digerakkan dengan cara menggeser. Neraca ini perlu keseimbangan pada saat digantung.

Neraca jongkok

Jenis neraca ini umumnya digunakan untuk mengukur berat badan. Orang mengenalnya dengan timbangan kamar mandi.

Macam-macam Neraca Berdasarkan Merk

  1. Neraca Ohaus
  2. Neraca Mettler Toledo
  3. Neraca Sartorius
  4. Neraca Krischef

Itulah macam-macam timbangan yang sering digunakan masyarakat dan klasifikasinya.

Neraca Ohaus

Neraca Ohaus. Neraca ini dibedakan menjadi beberapa jenis lagi sesuai dengan jumlah lengan yang menjadi bagian neraca tersebut. Perhatikan gambar berikut.

Neraca Ohaus

Jenis Neraca Ohaus

Berdasarkan jumlah lengan, neraca o hauss dibagi menjadi:

  • Neraca ohaus 2 (dua) lengan atau neraca sama lengan(Ohaus double beam balance)
  • Neraca ohaus 3 (tiga) lengan (Ohaus triple beam balance)
  • Neraca ohaus 4 (empat) lengan

Berdasarkan sumber daya listrik yang digunakan, Neraca Ohaus dibedakan menjadi

Neraca Ohaus digital

Salah satu jenis neraca ohaus digital adalah timbangan elektronik portabel Ohaus Scout Pro (oxprow). Timbangan ini cukup ringan dan mudah dibawa kemana-mana. Kapasitas maksimal jenis timbangan portabel ini adalah 200 gram dengan tingkat ketelitian 0,01 gram. Harga timbangan portabel ini sekitar USD 200 (per 10 Februari 2018). Lihat gambar berikut ini.

timbangan portable digital ohaus scout pro

Ilustrasi gambar timbangan portable digital ohaus scout pro (oxprow, edited)

Neraca Ohaus Manual

Jenis dari neraca ohaus manual adalah neraca lengan seperti yang disebutkan di atas.

Cara Kerja Neraca Ohaus

Cara kerja neraca ohaus 2 lengan dapat diibaratkan seperti cara kerja lengan manusia. Jika salah satu lengan anda memegang benda yang telah diketahui bobotnya (anak timbangan), maka anda dapat mengetahui bobot benda di salah satu lengan lainnya pada saat lengan anda merasa setimbang antara lengan kanan dan lengan kiri. Ya, bisa dikatakan seperti tuas kesetimbangan (atau waterpass). Baca juga fungsi dan cara kerja neraca digital.

Neraca Ohaus adalah salah satu alat untuk mengukur massa secara analog yang paling banyak digunakan di laboratorium. Prinsip kerja neraca ohaus seperti tuas sehingga sering disebut juga dengan neraca tuas. Penggunaan neraca ohaus dipandang kurang efektif dibandingkan dengan neraca analitik. Pada bagian lain akan dibahas tentang bagian-bagian neraca ohaus. Anda dapat membaca artikel tentang bagian-bagian neraca/timbangan secara keseluruhan.

Dimana tempat beli timbangan laboratorium?

Bila anda memerlukan alat laboratorium kesehatan kimia pertanian farmasi lingkungan fisika biologi harga murah distributor di Bogor, maka hubungi kami sekarang. Perusahaan alatalatlab.com jual alat-alat gelas uji ke jakarta surabaya bandung semarang medan cirebon balikpapan bekasi banjarmasin banjarbaru batam banyuwangi bali cikarang tangerang city banten malang pekanbaru jogja makassar pontianak palembang dan seluruh Indonesia. Mau Penawaran Harga? Call Us Now

Apa pengertian timbangan analitik?

Timbangan analitik adalah salah satu jenis alat laboratorium yang digunakan untuk mengukur massa (bobot) suatu benda dalam takaran kecil. Biasanya digunakan laboran untuk keperluan analisis atau uji dengan prosedur tertentu.

Apa saja jenis timbangan analitik di laboratorium?

Secara umum dikenal 2 jenis timbangan analitik, yakni tipe digital dan analog. Perbedaan keduanya terletak pada kemudahan pengoperasian, harga dan prinsip kerjanya. Harga timbangan analitik digital lebih mahal dibandingkan yang tipe analog.

Berapa harga timbangan analitik?

Spesifikasi dan merek sangat mempengaruhi harga timbangan analitik. Faktor yang paling menentukan harga adalah tingkat ketilitian (jumlah digit setelah koma). Semakin teliti, semakin mahal.

Dimana saya bisa membeli timbangan analitik terbaik?

Anda bisa membeli timbangan analitik melalui laman web alatalatlab.com. Kontak saja melalui widget yang tertera di kanan bawah atau no hape melalui laman kontak.

Tags:Macam macam timbangan, macam macam gambar timbangan dan kegunaannya, gambar timbangan, jenis timbangan, macam macam neraca

Last Updated on by

Neraca Analitik Digital Jenis Fungsi Ketelitian Gambar Harga Terbaru

Neraca analitik digital lengkap meliputi jenis, fungsi bagian, cara kalibrasi untuk ketelitian beserta gambar laboratorium. Harga neraca analitik 2019 ✅ terbaru dari distributor alat-alat laboratorium.

Jika anda mencari informasi dan gambar tentang bagian-bagian timbangan secara umum, maka silakan baca artikel yang telah kami tulis sebelumnya. Disana anda akan menemukan jawaban apa fungsi anak timbangan pada timbangan obat/farmasi.

Prinsip & Cara Kerja Timbangan Analitik

Macam macam timbangan yang sering digunakan oleh orang adalah neraca sama lengan, neraca 2/3/4 (dua/tiga/empat) lengan (double/triple beam), neraca pegas, timbangan duduk, timbangan analitik, timbangan gram kasar, neraca pasar, neraca digital/elektronik/elektrik, timbangan analog, dan timbangan gantung. Semua jenis timbangan tersebut bekerja berdasar prinsip keseimbangan.

Untuk jenis timbangan yang digunakan dalam laboratorium IPA (fisika, kimia dan biologi), umumnya siswa dan guru lebih sering menggunakan timbangan analitik. Jenis timbangan analitik sendiri secara umum ada 2 macam, yakni timbanan digital dan analog/mekanik. Neraca analitik analog yang sering digunakan adalah neraca lengan merk Ohaus (mispell jadi Ohauss) dan timbangan Sartorius.

Anda dapat membaca artikel kami sebelumnya tentang pengertian neraca atau timbangan analitik, sejarah neraca, bagian-bagian neraca dan fungsinya, serta cara menggunakan neraca/timbangan.

Fungsi Neraca Analitik

Fungsi neraca analitik adalah untuk mengetahui bobot (massa) suatu benda dalam takaran kecil hingga miligram. Dengan kata lain, neraca untuk analitis ini berfungsi sebagai alat ukur massa/berat yang lebih teliti.

Kegunaan timbangan analitik sebagai alat laboratorium kimia umumnya untuk menimbang bahan kimia yang sifatnya pro analytic (PA). Bahan analitis ini harganya mahal sehingga digunakan dalam takaran sedikit di pengujian kimia tertentu. Kegunaan ini berlaku universal. Maksudnya, apapun jenis timbangan yang digunakan maka fungsi dasarnya sama.

Ketelitian Neraca Analitik

Untuk menimbang bahan/benda yang perlu ketelitian tinggi seperti bahan kimia di laboratorium, bahan obat di lab farmasi dan emas di toko emas, maka anda perlu menggunakan neraca miligram. Jenis neraca ini disebut juga timbangan miligram, timbangan obat, dan neraca halus.

Jenis timbangan analitik mampu mengukur massa hingga ukuran miligram. Ingat 1 mg = 0,001 g. Jadi tingkat ketelitian timbangan analitik sangat tinggi.

Penggunaan neraca analitik digital saat ini lebih disukai. Alasannya adalah, laboran atau peneliti cukup melihat bobot yang tertera di display monitor. Hal ini berbeda dengan neraca analog seperti neraca sama lengan yang menggunakan anak timbangan. Namun demikian, ada kekurangan timbangan analitik. Kelemahannya adalah harus menggunakan listrik sebagai sumber daya sehingga neraca baru dapat digunakan. Perlu anda ketahui, timbangan hybrid juga telah ada saat ini lho.

timbangan neraca analitik digital
Gambar neraca analitik digital

Salah satu penggolongan jenis timbangan adalah berdasarkan jenis bahan yang ditimbang.

Bagian-bagian Timbangan Neraca Analitik

Tombol TARE neraca analitik digital

Jika anda menggunakan timbangan analitik digital, maka anda perlu memahami fungsi setiap tombol pada timbangan (neraca) digital/elektrik tersebut. Salah satu tombol yang penting saat penimbangan adalah tombol TARE. Tombol ini berfungsi untuk mengenolkan (zeroing) benda yang ditimbang sehingga angka yg muncul di layar monitor adalah bobot bahan tanpa wadah.

Anak timbangan analitik analog

Jika anda menggunakan neraca analitik analog yang dioperasikan secara manual, maka anda perlu menggunakan anak timbangan yang tepat. Misalnya untuk mengoperasikan neraca ohaus, maka anda perlu memiliki teknik atau cara membaca timbagan yang baik.

Oh iya, piring timbangan juga harus bersih. Silakan lihat gambar timbangan analitik analog atau neraca sama lengan dengan anak timbangannya pada gambar berikut.

fungsi neraca/timbangan sama lengan
Gambar anak timbangan analitik analog

Cara Menggunakan Neraca Analitik dan Desikator

Gunakan penampung contoh bahan uji (sampel)

Sebagai alat bantu pada saat menimbang, wadah (cawan) seringkali digunakan untuk menampung bahan oleh laboran. Wadah penampung tersebut biasanya berupa cawan porselen, gelas kimia, gelas beaker (beker), dan kaca/gelas arloji.

Ada beberapa alasan mengapa diperlukan cawan untuk menampung contoh atau sampel bahan uji. Beberapa alasan diantaranya adalah:

  • bahan tertimbang berbentuk cair atau serbuk
  • bahan tertimbang memiliki sifat reaktif (korosif, acidic, alkali)
  • untuk mendapatkan bobot bahan tertimbang lebih presisi

Contoh uji kadar air

Mungkin saat ini anda bekerja sebagai analis di laboratorium dan ditugaskan untuk menguji kadar air zat dengan metode SNI. Saat mengukur kadar air, maka anda akan sering menggunakan timbangan analitik dan desikator.

Desikator biasanya dilengkapi dengan butiran silika gel. Silika gel ini berfungsi untuk mengikat uap air di udara.

Saat melakukan uji kadar air, maka ada tahapan dimana anda mengeluarkan bahan yang telah dikeringkan dengan oven. Bahan tersebut tidak boleh langsung ditimbang karena masih berada dalam kondisi tidak stabil. Bahan tersebut masih mengeluarkan uap air yang jika ditimbang maka bobot tertimbang terus berkurang.

Fungsi desikator

Untuk membuat bobot bahan (keluar dari oven) tersebut stabil, maka langkah selanjutnya adalah menyimpan sementara bahan tersebut di dalam desikator. Desikator disini berfungsi untuk membuat massa benda dalam kondisi tetap pada suhu ruang dan tekanan ruang.

Ingat: anda tidak akan mendapati benda yang anda timbang stabil bobotnya, jika dalam keadaan panas. Bahkan kondisi vakum diperlukan untuk memenuhi standar uji analisa bahan tertentu pada saat penimbangan.

Kalibrasi Neraca Analitik

Cara Kalibrasi Neraca Analitik Digital

Supaya timbangan analitik bekerja secara maksimal dan mendapatkan hasil timbangan yang presisi dan akurat, maka sebaiknya timbangan analitik diletakkan pada tempat yang datar. Terlebih lagi jika anda memerlukan takaran yang tepat untuk uji.

Setelah diletakkan di tempat yang datar, maka anda perlu melakukan kalibrasi sebelum digunakan. Cara kalibrasi timbangan analitik digital adalah dengan melihat gelembung pada indikator di bagian belakang neraca. Usahakan gelembung tersebut berada di tengah.

Cara Kalibrasi Timbangan Analitik Analog

Kalibrasi timbangan analitik analog berbeda dengan timbangan digital. Anda memerlukan bantuan alat lain, yakni waterpass. Waterpass berfungsi untuk memastikan meja dudukan neraca benar-benar datar. Gunakan anak timbangan standar dan anak timbangan pembanding untuk membuat neraca terkalibrasi dengan baik. Oh iya, pastikan anda membaca prosedur kalibarasi yang disertakan di setiap pembelian neraca analitik.

Cara kerja gelembung pada neraca digital memang mirip dengan prinsip dari waterpass. Fungsi neraca/timbangan menjadi lebih maksimal jika dilakukan kalibrasi secara berkala.

Timbangan Kasar

Untuk menimbang bahan/benda yang tidak perlu akurasi tinggi, anda dapat menggunakan timbangan kasar/biasa. Contohnya adalah timbangan berat badan (bb), timbangan kamar mandi, timbangan dapur, timbangan dacin, timbangan kue, timbangan gantung, timbangan pegas/spring, timbangan barang, timbangan bayi, timbangan bebek, timbangan beras, timbangan hewan, timbangan injak, timbangan kesehatan, timbangan kodok, timbangan karung, timbangan laundry, timbangan lantai, timbangan padi, timbangan tepung, timbangan resep, timbangan sapi, timbangan rumah tangga, timbangan surat.

Beberapa bahan yang ditimbang biasanya adalah buah, sayuran, makanan, tepung roti, dan lain-lain. Salah satu aplikasi jenis timbangan kasar adalah jembatan timbang yang digunakan untuk mengukur tonase kendaraan. Masyarakat mengenalnya dengan timbangan truk. Jadi kini anda bisa bisa membedakan fungsi neraca kasar dan neraca halus berdasarkan jenis benda yang ditimbang.

Perkembangan Neraca Analitik Portable

Perkembangan dunia riset dewasa (jaman now) menuntut manusia untuk dapat bekerja dimana saja. Misalnya saja ketika melakukan survei atau pengambilan sampel di daerah lain. Oleh karena itu, timbangan pun juga dikembangkan sehingga dapat digunakan dimana saja. Baca lebih lengkap tentang sejarah timbangan di dunia.

Masyarakat yang dinamis dengan perkembangan teknologi pun tidak gagap menghadapi fenomena tersebut. Kini telah hadir timbangan pocket (saku) atau timbangan portable yang mudah dibawa kemana saja.

Harga Neraca Analitik Terbaru

Merek Neraca AnalitikHargaPenjual
Neraca Analitik Kern ADB 200-4Rp 22.500.000Tokopedia
Radwag AS220 R2 Internal KalibrasiRp 18.750.000Tokopedia
Durascale DABE 224 0.0001 – 200 gramRp 18.500.000Tokopedia
Timbangan Analitik 310 Gr X 0.1 Mg . Gr-300Rp 48.857.000BukaLapak
Fujitsu Fsr-A 6200 Gram Timbangan Laboratorium Lab Analitik Bymed279Rp 47.278.000BukaLapak
Vibra Ht-224E Analytical Balance – Timbangan Analitik Kapasitas 220 GramRp 46.772.000BukaLapak

Rekomendasi

Bila anda memerlukan alat laboratorium kesehatan kimia pertanian farmasi lingkungan fisika biologi harga murah distributor di Bogor, maka hubungi kami sekarang. Perusahaan alatalatlab.com jual alat-alat gelas uji ke jakarta surabaya bandung semarang medan cirebon balikpapan bekasi banjarmasin banjarbaru batam banyuwangi bali cikarang tangerang city banten malang pekanbaru jogja makassar pontianak palembang dan seluruh Indonesia.

Semoga artikel tentang timbangan ini memberikan manfaat buat anda. Anda kini bisa men-jelaskan fungsi neraca dan guna timbangan kan?

Apa yang dimaksud dengan neraca analitik?

Neraca analitik adalah alat pengukur massa dengan tingkat ketelitian tinggi hingga miligram. Di laboratorium, timbangan analitik ini digunakan untuk menimbang bahan kimia yang sifatnya pro analytic (PA).

Apa fungsi neraca analitik?

Fungsi timbangan analitik adalah untuk menimbang bahan dalam takaran sangat kecil

Langkah langkah menggunakan neraca analitik?

Letakkan neraca di meja datar
Lakukan kalibrasi dengan memastikan gelembung udara di bagian tengah (tipe digital)
Nyalakan neraca dengan menekan tombol ON
Letakkan wadah sampel (bahan uji) di atas piringan neraca
Tekan Tombol TARE
Ambil sampel dan masukkan ke dalam wadah sampel hingga bobot yang diinginkan
Catat bobot sampel
Ulangi step 4-7 untuk duplo atau jenis sampel lainnya

Berapa ketelitian neraca analitik?

Neraca analitik memiliki tingkat ketelitian hingga miligram (0,001 gram) bahkan hingga 4 digit di belakang koma (0,0001 gram)

Apa fungsi desikator?

Desikator berfungsi untuk menstabilkan bobot bahan tertimbang setelah dikeluarkan dari oven. Uap air diikat oleh butiran silika gel yang diletakkan di bagian bawah desikator.

Tags:gambar neraca analitik, Fungsi neraca, fungsi neraca analitik, fungsi neraca ohaus, fungsi anak timbangan

Last Updated on by

Cara Menggunakan Timbangan Analitik Digital dan Analog Laboratorium

Cara Menggunakan Timbangan Digital Analitik Laboratorium 2019

Cara menggunakan timbangan analitik digital dan analog di laboratorium yang baik dan benar itu mudah, jika kita sudah membaca panduan (manual book) dan mengikuti manual yang ada. Cara menimbang pakai neraca ohaus gram secara manual beserta gambar terbaru. Saya SETUJU dengan statement seperti itu.

Namun, berapa banyak laboran, peneliti, dosen atau guru, mahasiswa atau siswa, dan teknisi laboratorium yang mengetahui detail fungsi bagian-bagian timbangan? Terlebih lagi tentang bagaimana cara penggunaan timbangan analitik dg untuk menimbang benda dengan akurasi tinggi, baik dengan neraca digital maupun neraca analog?.

Kali ini, alatalatlab.com akan mengulas tentang persiapan sebelum menimbang, aturan pengoperasian timbangan yang baik dan benar, cara menggunakan timbangan analitik digital, dan cara menggunakan timbangan analog dengan ohaus 3 lengan. Kami menyajikan tulisan ini secara sistematis sehingga anda mudah mempelajarinya.

Galat Penimbangan dengan Neraca Analitik

Cara Menggunakan Timbangan Digital Analitik Laboratorium 2019
Gambar Cara Menggunakan Timbangan Digital Analitik Laboratorium

Tahukah anda bahwa galat (error) yang terjadi pada penelitian yang anda lakukan akan semakin besar saat anda keliru melakukan penimbangan? Atau bagaimana jika anda bekerja di laboratorium farmasi atau dunia medis yang sering meramu/meracik bahan obat-obatan dan anda tidak tahu cara menimbang yang akurat dan presisi? Apa yang terjadi kepada orang yang mengkonsumsi racikan obat yang salah takaran hanya gara-gara tidak teliti dalam menimbang?

Jika anda serius untuk belajar menggunakan alat laboratorium yang satu ini, maka anda perlu membaca artikel dalam blog ini. Perlu anda ketahui bahwa menghitung bobot benda dengan menggunakan neraca analitik analog memerlukan tingkat ketelitian tinggi.

Tetaplah anda membaca untuk mengetahui…

Apa Pentingnya menggunakan timbangan analitik?

Timbangan analitik adalah jenis timbangan yang sangat peka (sensitif) terhadap bahan yang ditimbangnya. Anda perlu menggunakan jenis timbangan ini karena benda atau bahan yang anda timbang, memiliki karakteristik:

  • Sangat sensitif, (misalnya mudah menguap) sehingga anda dapat memastikan takaran yang anda timbang tepat dengan prosedur yang anda ikuti
  • Pengaruh bahan tersebut sangat kuat seperti obat dan bahan/reagen kimia untuk analisis. Contohnya adalah NaOH pekat atau asam sulfat pekat

Tetaplah bersikap hati-hati saat menimbang.

Dalam artikel ini kami akan coba bahas cara setting dan menggunakan neraca analitik digital dan cara mengoperasikan timbangan analitik analog. Semoga bisa menjawab pertanyaan anda bagaimana cara memakai dan membaca timbangan analitik, baik digital maupun analog/mekanik. Baca juga apa itu timbangan dan bagaimana sejarah timbangan.

Cara Menggunakan Timbangan Analitik Digital dan Analog Laboratorium

Cara Menggunakan Timbangan Analitik Digital

Jenis timbangan elektronik lebih mudah dioperasikan. Kegunaan alat laboratorium yang satu ini sangat membantu mahasiswa, pengajar, peneliti yang sedang melakukan kegiatan di laboratorium seperti praktikum maupun penelitian. Baca juga bagian-bagian timbangan digital.

bagian-bagian timbangan analitik digital
Gambar Bagian-bagian Timbangan Analitik Digital

Langkah-langkah Persiapan dan cara setting timbangan analitik digital

Sebelum anda menggunakan timbangan, pastikan timbangan dalam kondisi setimbang (leveled) dan menunjukkan angka nol (zeroed).

Lihat tanda tera untuk cek kesetimbangan

Untuk memeriksa bahwa timbangan dalam kondisi setimbang adalah dengan melihat gelembung udara dalam wadah yang ada di bagian belakang timbangan. Untuk itu letakkan (duduk) timbangan tersebut di meja datar. Usahakan gelembung tersebut berada di tengah (posisi). Jika posisi gelembung tersebut tidak ditengah, maka lakukan setting dengan memutar skrup (screw) yang berada di bagian bawah timbangan. Membuat gelembung tersebut berada di tengah disebut dengan kalibrasi (menyetarakan timbangan). Cara kerja kalibrasi ini mirip dengan prinsip kerja water pass.

Menyalakan timbangan digital

Ketika timbangan sudah disetting (pengaturan), tutup semua penutup kaca dan tekan tombol ON di bagian depan timbangan. Hubungkan timbangan analitik dengan catu daya (power supply). Setelah sekian detik, timbangan akan menyala dan menunjukkan angka nol. Jumlah angka nol setelah koma menunjukkan tingkat ketelitian timbangan tersebut. Dengan demikian, timbangan analitik siap digunakan untuk mengukur massa.

Prosedur cara menimbang bahan berbentuk cair dan padatan (serbuk dan granul) dengan timbangan analitik digital

Langkah-langkah menimbang dengan timbangan analitik dimulai dari memilih wadah (container). Anda perlu memilih wadah yang tepat ketika menimbang bahan, baik cairan maupun padatan. Ada beberapa bahan yang sifatnya higroskopis, korosif, dan volatil. Untuk itu, selalu gunakan wadah yang sesuai. Untuk wadah cairan, anda dapat menggunakan gelas piala atau gelas ukur.

Urutan penggunaan timbangan ini dapat anda lakukan ketika tahapan persiapan di atas sudah dilakukan.

  1. Letakkan wadah di atas piringan (pan) dan tutuplah penutup timbangan.
  2. Tekan tombol Tare pada neraca. Monitor akan mendisplay angka nol karena bobot wadah telah dinolkan (reset). Dengan cara ini, anda akan mengetahui bobot/berat sampel secara langsung.
  3. Ambil bahan tertimbang dan letakkan di atas wadah. Anda perlu berhati-hati. Jangan sampai bahan tertimbang menjadi tumpah atau tercecer dan mengotori timbangan, terlebih lagi bahan kimia yang sensitif dan korosif seperti asam kuat ataupun basa kuat. Jika perlu, anda keluarkan wadah tersebut dari timbangan, letakkan bahan dan masukkan lagi wadah ke dalam timbangan. Ingat, jangan menekan tombol apapun pada langkah ini.
  4. Tutup semua pintu kaca dan baca angka yang tertera di monitor. Anda bisa menambahkan dan mengurangi bahan untuk mendapatkan bobot benda yang diinginkan pada tahapan ini.
  5. Catat bobot benda tertimbang

Bagaimana menimbang obyek padat secara langsung tanpa wadah dengan neraca analitik?

Jika benda yang anda timbang berbentuk padatan (solid) seperti batu, maka anda dapat menimbang benda tersebut secara langsung tanpa wadah. Pastikan anda menerapkan SOP persiapan. Selanjutnya, letakkan benda secara hati-hati di atas pan (piringan), tutup penutup timbangan, dan baca massa benda tersebut.

Cara membersihkan dan mematikan timbangan analitik

Ketika anda selesai menggunakan timbangan, pastikan timbangan dalam kondisi bersih dari luberan bahan. Anda dapat mematikan timbangan di sore hari ketika tidak digunakan lagi. Anda tekan tombol OFF. Kemudian, matikan aliran listrik dengan mencabut stop kontak. Lakukan prosedur yang sama di esok hari.

Cara Menggunakan Timbangan Analitik Analog

Dalam artikel ini kami akan jelaskan cara menggunakan timbangan/neraca ohaus 3 (tiga) lengan. Mungkin di artikel lain akan dibahas neraca 4 (empat), 2 (dua) atau neraca sama lengan. Baca juga bagian-bagian timbangan neraca analitik sama lengan.

Gambar Neraca Ohaus

bagian bagian timbangan analitik ohaus
Gambar bagian bagian neraca analitik tiga lengan merk Ohaus

Setting Neraca Ohaus tiga lengan

  • Geser ketiga slider (anting) sehingga menunjuk angka nol
  • Pastikan tidak ada benda di atas pan (piringan) dan pan dalam kondisi bersih
  • Pastikan slider dalam kondisi horizontal dan jarum menunjuk angka nol (setimbang). Jika tidak menunjukkan angka nol, anda perlu menggeser thumbscrew sehingga menunjukkan angka nol.

Langkah di atas disebut dengan kalibrasi. Kalibrasi adalah tindakan yang dilakukan untuk menyesuaikan alat sehingga hasil keluaran (output) dari alat pengukuran sesuai dengan besaran standar akurasi tertentu.

Penimbangan dengan neraca ohaus tiga lengan

  • Letakkan benda tertimbang di atas pan
  • Geser slider. Mulailah menggeser dari slider dari yang paling besar. Saat anda menggeser slider dan itu menyebabkan lengan menjadi timpang, maka geser slider kembali ke tempat semula.
  • Geser slider selanjutnya sehingga menunjuk angka nol (titik kesetimbangan)
  • Geser slider terakhir sehingga menunjuk angka nol (titik kesetimbangan)

Cara membaca/menentukan hasil pengukuran timbangan Ohaus 3 lengan

  1. Bacalah angka yang ditunjukkan oleh setiap slider secara bersamaan. Cara membaca ini mirip dengan membaca skala nonius pada jangka sorong.
  2. Angka yang ditunjukkan oleh slider paling kecil menunjukkan batas ketelitian neraca ini. Jika diperhatikan, setiap perindahan 1 angka, ada 10 garis kecil. Artinya 1/10 atau neraca ohauss ini memiliki batas ketelitian 0,1 gram. Anda dapat menuliskan skala sampai tingkat ketelitian 0,01 gram jika diperlukan.
cara membaca hasil pengukuran timbangan ohaus tiga lengan

Gambar Cara membaca hasil pengukuran neraca ohaus tiga lengan tanpa angka penafsiran

Berdasarkan gambar di atas, maka bobot benda yang ditimbang adalah 373 gram. Bobot ini merupakan hasil membaca angka utama.

tingkat ketelitian neraca ohaus

Gambar Cara membaca tingkat ketelitian neraca ohaus tiga lengan dengan 1 angka taksiran

Pada gambar di atas terlihat bahwa bobot benda tertimbang adalah 373,3 gram. Bobot ini mengandung 1 angka taksiran atau ketelititian timbangan adalah 0,1 gram.

batas ketelitian timbangan ohaus

Gambar Cara membaca hasil pengukuran neraca ohaus tiga lengan

Jika diperhatikan seksama, anting terkecil berada diantara strip ke 3 dan ke 4. Maka, anda bisa menuliskan bobot benda tertimbang adalah 373,35 gram. Sampai disini, kita telah membaca batas maksimal ketelitian timbangan analitik ohaus, yakni 0,01 gram.

Setiap timbangan memiliki tolerasi kesalahan (galat/error). Ada pendapat mengatakan, nilai kesalahan terkecil sebuah timbangan dihitung dengan rumus 0,5 kali tingkat ketelitian. Jadi neraca ohaus dengan ketelitian 0,1 gram, maka tolerasi kesalahannya sebesar 0,01×0,5 atau 0,05 gram. Maka dari itu bobot benda tertimbang berada diantara (373,35 – 0,05) gram dan (373,35 + 0,05) gram atau 373,30 gram hingga 373,40 gram. Cara menggunakan timbangan ohaus ini disadur dari tulisan John Erickson.

Video Cara Menggunakan Timbangan Analitik

Video cara menimbang dengan neraca analitik digital ke-1

Video cara menimbang dengan neraca analitik digital ke-2

Tips: Untuk mendapatkan hasil pengukuran yang akurat, anda perlu melakukan kalibrasi terlebih dahulu.

Rekomendasi Distributor Alat Alat Laboratorium Terbaik

Bila anda memerlukan alat laboratorium kesehatan kimia pertanian farmasi lingkungan fisika biologi harga murah distributor di Bogor, maka hubungi kami sekarang. Perusahaan alatalatlab.com jual alat-alat gelas uji ke jakarta surabaya bandung semarang medan cirebon balikpapan bekasi banjarmasin banjarbaru batam banyuwangi bali cikarang tangerang city banten malang pekanbaru jogja makassar pontianak palembang dan seluruh Indonesia. Mau Penawaran Harga? Call Us Now

Apa pengertian timbangan analitik?

Timbangan analitik adalah salah satu jenis alat laboratorium yang digunakan untuk mengukur massa (bobot) suatu benda dalam takaran kecil. Biasanya digunakan laboran untuk keperluan analisis atau uji dengan prosedur tertentu.

Apa saja jenis timbangan analitik di laboratorium?

Secara umum dikenal 2 jenis timbangan analitik, yakni tipe digital dan analog. Perbedaan keduanya terletak pada kemudahan pengoperasian, harga dan prinsip kerjanya. Harga timbangan analitik digital lebih mahal dibandingkan yang tipe analog.

Berapa harga timbangan analitik?

Spesifikasi dan merek sangat mempengaruhi harga timbangan analitik. Faktor yang paling menentukan harga adalah tingkat ketilitian (jumlah digit setelah koma). Semakin teliti, semakin mahal.

Dimana saya bisa membeli timbangan analitik terbaik?

Anda bisa membeli timbangan analitik melalui laman web alatalatlab.com. Kontak saja melalui widget yang tertera di kanan bawah atau no hape melalui laman kontak.

Tags:cara menggunakan timbangan digital, cara menggunakan neraca analitik, cara menggunakan timbangan digital gram, cara kerja timbangan analitik, cara menggunakan timbangan analitik

Last Updated on by