Jenis Jenis Oven Laboratorium

Jenis jenis oven laboratorium di pasaran sangat banyak. Sebelum membeli oven laboratorium, sebaiknya anda mengenali terlebih dahulu jenis jenis oven laboratorium. Oven ada yang digunakan dengan tujuan umum maupun tujuan tertentu yang lebih spesifik. Setiap alat laboratorium seperti oven dilengkapi dengan fitur yang dapat memenuhi kebanyakan kebutuhan pembeli. Oleh karena itu, jika ada institusi yang menginginkan fitur diluar spesifikasi peralatan umum, maka dia perlu membayar biaya ekstra atas fitur tambahan tersebut. Dalam artikel ini alatalatlab.com akan menjelaskan jenis jenis oven laboratorium.

Jenis Jenis Oven Laboratorium

Gambar jenis-jeni oven di laboratorium

Jenis Jenis Oven Laboratorium Berdasarkan Kesesuaian Penggunaannya

Berdasarkan fitur yang ada pada oven, ada beberapa jenis oven yakni:

High-temperature, vacuum, gravity atau mechanical convection oven

Jenis oven ini banyak digunakan di klinik dan laboratorium farmasi.

Forced-air, multi-purpose oven

Jeni oven yang satu ini banyak digunakan di laboratorium dengan tujuan untuk mengeringkan peralatan gelas

Vacuum oven

Jenis oven ini cocok digunakan untuk bahan yang memerlukan atmosfer inert.

Stainless steel cleanroom oven

Jenis oven ini sering digunakan untuk memenuhi syarat dan ketentuan dalam ISO 5 (Class 100)

Kami akan coba lengkapi pembahasa lebih mendetail untuk setiap jenis oven dilain waktu. Silakan juga baca artikel kami tentang shaker dan jenis-jenisnya. Kontak alatalatlab.com jika anda memerlukan alat-alat laboratorium berkualitas.

Jenis Jenis Oven Laboratorium Berdasarkan Tujuan Penggunaannya

Dikutip dari laman calipertech.com, ada beberapa jenis oven laboratorium seperti berikut ini:

Oven laboratorium dwifungsi (dual purpose oven)

Jenis oven ini dapat digunakan sebagai inkubator (incubator) atau pensteril (sterilizer) di laboratorium. Bahkan terkadang digunakan dengan berbagai penggunaan. Banyak laboratorium menggunakan oven jenis ini karena harga dan durabilitasnya.

Oven digital standar (Standard Digital Oven)

Jenis oven ini dikenal karena tingkat keakuratannya, aman dan kemudahan pengontrolannya. Oven ini dilengkapi dengan controller dan fan built in yang membuat oven menjadi tahan panas berlebihan.

Oven pengering (Drying Oven)

Jenis oven ini juga umum dikenal dengan nama moisture extraction oven yang digunakan untuk pengeringan cepat. Jenis oven ini berbeda dengan drying cabinet.

Heavy Duty Oven

Jenis oven ini dibuat dari bahan stainless steel dan dilengkapi dengan rak (layer atau shelve) yang mudah diatur. Temperatur jenis oven ini dapat mencapai suhu tinggi 250 – 300 derajat Celsius.

Drying Cabinet

Tidak seperti oven lainnya, jenis oven ini hanya dapat bekerja dengan suhu maksimum 60 derajat Celsius. Drying cabinet digunakan untuk mengeringkan peralatan gelas (glassware) atau apparatus dari plastik karena suhunya yang tidak terlalu tinggi. Jenniso ven ini cocok untuk menghilangkan kelembaban secara cepat.

Hot Box Oven

Jenis oven ini memiliki durabilitas yang terjamin. Bagian luar oven ini terbuat dari stainless steel. Jenis oven ini dilengkapi dengan safety thermostat dan temperature control system. Untuk penggunaan oven yang tidak memerlukan panas yang stabil dan suhu yang presisi,  jenis oven ini sangat direkomendasikan.

Perlu anda ketahui bahwa oven laboratorium berbeda dengan oven dapur dalam penggunaan dan harganya. Kami akan coba bahas bagian-bagian oven dan cara menggunakan oven laboratorium di lain kesempatan. Jika anda mencari oven laboratorium, silakan hubungi kami melalui kontak yang tertera melalui laman beranda web alatalatlab.com atau laman kontak. Kami siap melayani kebutuhan alat laboratorium anda.

Jenis Jenis Oven Laboratorium
5 (100%) 3 votes

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat Hubungi kami via WA