Macam Macam Timbangan dan Kegunaannya/Fungsinya

Kenali macam macam timbangan dan kegunaannya/fungsinya beserta gambar sebelum anda membelinya. Jenis-jenis timbangan sebagai alat ukur massa benda cukup beragam di pasaran.

Secara umum, kegunaan timbangan adalah untuk mengetahui bobot benda, baik itu timbangan di laboratorium, di dapur, industri atau pabrik, toko emas, gudang beras, dll. Namun, ada perbedaan penggunaan untuk setiap jenis timbangan.

Beberapa kategori timbangan yang populer adalah timbangan digital dan analog, timbangan analitik dan timbangan kasar serta jenis-jenis timbangan lainnya. Berikut kami uraikan aneka jenis timbangan yang sering digunakan oleh masyarakat, baik untuk penelitian di laboratorium maupun kegiatan jual beli di pasar.

Sebelum lebih jauh membahas nama nama timbangan dan gambarnya, yuk mulai pembahasan dari apa definisi timbangan.

Pengertian Timbangan

Secara sederhana, timbangan adalah salah satu jenis alat untuk mengukur massa atau bobot suatu benda. Dalam dunia usaha dan penelitian laboratorium, kegunaan timbangan sangatlah penting.

Timbangan sering juga disebut dengan nama neraca, penimbang, dacin.

Dasar Klasifikasi Macam Macam Timbangan

Macam Macam Timbangan / Jenis Jenis Neraca
Gambar Ilustrasi macam-macam timbangan

Penggolongan jenis timbangan ini didasarkan atas beberapa hal. Beberapa jenis timbangan diklasifikasikan berdasarkan tingkat ketelitian dan penggunaan sumber daya litrik (power).

Selain itu, merek juga menjadi pertimbangan tersendiri dalam pengklasifikasian timbangan. Beberapa macam merek timbangan yang terbaik di dunia adalah Ohaus, Mettler Toledo, Sartorius, BEL Engineering, dll.

Berikut adalah macam-macam timbangan yang umumnya dikenal di masyarakat Indonesia.

Macam Macam Timbangan berdasar Sumber Catu Daya Listrik (Power Supply)

Jika dilihat dari penggunaan sumber daya listrik, maka dikenal 2 jenis timbangan yaitu timbangan analog dan timbangan elektronik (elektrik).

Timbangan Analog

Neraca analog bekerja secara manual dan tidak memerlukan tenaga listrik. Disebut juga dengan timbangan teknis/mekanik. Jaman dulu, orang-orang banyak menggunakan neraca analog terlebih lagi belum adanya listrik.

Sejak dulu, toko emas telah menggunakan neraca sama lengan untuk menimbang emas karena tingkat ketelitiannya yang tinggi.Perlu kamu ketahui bahwa, satuan yang digunakan untuk mengukur berat perhiasan emas adalah gram. Kini anda sudah tahu bahwa jenis timbangan yang digunakan untuk menimbang emas dinamakan neraca sama lengan yang tergolong ke dalam timbangan analog.

Nama timbangan untuk menimbang beras satu karung adalah timbangan mekanik. Anda dapat melihat gambarnya berikut ini.

gambar timbangan mekanik
Gambar timbangan mekanik duduk kapasitas 500kg

Timbangan Elektrik (Elektronik, Digital)

Nama timbangan dan kegunaannya berikutnya adalah timbangan elektrik. Jenis timbangan ini memerlukan tenaga listrik untuk menampilkan bobot benda pada papan digital secara otomatis.

Karena mampu mengukur bobot benda secara cepat, kegunaan timbangan elektrik kian penting. Anda bisa menemukan jenis timbangan elektrik di laboratorium, pasar swalayan, sekolah, apotek/farmasi, bahkan dapur.

timbangan elektrik duduk kapasitas150 kg
Gambar timbangan elektrik duduk kapasitas150 kg

Perbedaan yang mencolok dari neraca digital dan neraca analog/mekanik adalah ada tidaknya display/monitor untuk menampilkan bobot benda tertimbang.

Jenis-jenis Timbangan Menurut Tingkat Ketelitiannya

Timbangan biasa (Neraca kasar)

timbangan biasa
Gambar ilutrasi timbangan biasa

Neraca ini umum digunakan, baik di rumah maupun ada di pasar. Neraca ini memiliki tingkat ketelitian yang rendah.

Timbangan neraca kasar digunakan untuk menimbang bahan/benda yang tidak perlu akurasi (ketelitian) tinggi. Contohnya adalah timbangan berat badan (bb), timbangan kamar mandi, timbangan dapur, timbangan dacin, timbangan kue, timbangan gantung, timbangan pegas/spring, timbangan barang, timbangan bayi, timbangan bebek, timbangan beras, timbangan hewan, timbangan injak, timbangan kesehatan, timbangan kodok, timbangan karung, timbangan laundry, timbangan lantai, timbangan padi, timbangan tepung, timbangan resep, timbangan sapi, timbangan rumah tangga, timbangan surat.

Beberapa bahan yang ditimbang biasanya adalah buah, sayuran, makanan, tepung roti, dan lain-lain. Salah satu aplikasi jenis timbangan kasar adalah jembatan timbang yang digunakan untuk mengukur tonase kendaraan. Masyarakat mengenalnya dengan timbangan truk. Jadi kini anda bisa bisa membedakan fungsi neraca kasar dan neraca halus berdasarkan jenis benda yang ditimbang.

Timbangan mikro atau neraca analitik

timbangan mikro mettler toledo

Fungsi timbangan mikro (neraca analitik) adalah untuk menimbang benda dengan tingkat ketelitian tinggi, bahkan hingga 3 digit (0.001 gram) atau 4 digit (0.0001 gram) atau dalam satuan miligram. Jenis neraca ini banyak digunakan di laboratorium. Karena digunakan untuk keperluan analisis disebut juga dengan neraca analitik, neraca kimia atau neraca laboratorium. Untuk menghindari pengaruh udara, neraca analitik digital dilengkapi dengan pelindung kaca.

Di laboratorium, bahan atau zat tertimbang yang berupa padatan atau serbuk diletakkan di atas letak gelas arloji yang sudah diketahui bobotnya terlebih dahulu. Jadi fungsi gelas arloji adalah sebagai wadah penampung bahan karena sifatnya yang inert (tidak bereaksi dengan bahan). Yuk kita bahas jenis timbangan dan fungsinya beserta gambarnya.

Macam Macam Timbangan dan Kegunaannya

Timbangan domestik

timbangan dapur digital

Jenis timbangan ini banyak digunakan di rumah-rumah dan umum ditemukan di kamar mandi dan dapur. Oleh karenanya jenis timbangan yang masuk dalam kategori ini adalah timbangan dapur dan timbangan kamar mandi. Timbangan dapur dilengkapi dengan wadah (mangkok) dibagian atasnya sebagai wadah untuk menempatkan bahan yang ditimbang seperti gula dan tepung. Timbangan kamar mandi bentuknya datar dan digunakan untuk menimbang berat badan.

Timbangan komersil

timbangan bebek atau timbangan meja
Gambar timbangan bebek atau timbangan meja

Anda sering menjumpai jenis timbangan ini di pasar swalayan dan tradisional, di toko emas dan perhiasan, toko buah, dan area pergudangan. Beberapa jenis timbangan yang masuk dalam kategori ini adalah timbangan bebek atau timbangan meja, timbangan hitung, timbangan emas, timbangan beras, dan timbangan duduk/jongkok. Timbangan hitung difungsikan untuk menghitung jumlah benda jika bobot per unitnya diketahui.

Timbangan industri

timbangan truk

Jenis timbangan ini banyak digunakan di pabrik atau manufaktor. Contohnya adalah timbangan truk, timbangan palet, bench scale dan platform scale.

Timbangan presisi (precision)

Jenis timbangan ini banyak digunakan di laboratorium dan farmasi. Tingkat ketelitian jenis timbangan ini sangat tinggi hingga 0,0001 gram. Beberapa orang menyebutnya dengan timbangan miligram atau timbangan obat.

Referensi yang digunakan untuk mengklasifikasikan timbangan berdasarkan penggunaannya adalah bizfluent.com.

Gambar timbangan dan namanya selanjutnya didasarkan atas konstruksi dan cara kerjanya.

Macam Macam Timbangan Berdasarkan Konstruksi dan Cara Kerjanya

Timbangan pegas

timbangan pegas

Neraca ini bekerja dengan tarikan beban pada pegas. Semakin panjang pegas yang tertarik oleh beban, semakin berat bobot beban tersebut. Prinsip kerja ini dilandasi oleh prinsip gaya gravitasi, dengan rumus F=m*a. Jika percepatan gravitasi diketahui dan gaya regangan pegas diketahui maka, massa benda dapat dihitung.

Neraca tekan atau neraca duduk

Cara kerja neraca ini berkebalikan dengan neraca pegas. Umumnya banyak digunakan di dapur untuk menimbang bahan adonan kue atau masakan.

Neraca gantung/dacin

Cara kerja neraca ini seperti neraca lengan. Beban pemberat digunakan sebagai tolok ukur berat benda dan digerakkan dengan cara menggeser. Neraca ini perlu keseimbangan pada saat digantung.

Neraca jongkok

Jenis neraca ini umumnya digunakan untuk mengukur berat badan. Orang mengenalnya dengan timbangan kamar mandi.

Macam-macam Neraca Berdasarkan Merk

  1. Neraca Ohaus
  2. Neraca Mettler Toledo
  3. Neraca Sartorius
  4. Neraca Krischef

Itulah macam-macam timbangan yang sering digunakan masyarakat dan klasifikasinya.

Jenis-jenis Timbangan

Kini, anda dapat menjumpai aneka jenis timbangan, baik digital maupun analog. Baca lebih lengkap tentang penjelasan jenis-jenis timbangan, karena disini hanya pengantar saja.

Neraca/timbangan analog

Salah satu neraca analog yang digunakan untuk analitik (untuk keperluan analisis) adalah neraca Ohaus (Ohauss). Neraca ini menggunakan lengan seperti neraca kuno, dengan jumlah lengan 2 (dua) / 3 (tiga) / 4 (empat) lengan. Sejarah penemuan neraca Ohaus dimulai sejak tahun 1907 oleh Gustav Ohaus.

Contoh neraca analog lain yang menggunakan prinsip kesetimbangan adalah neraca duduk (neraca warung), neraca obat (timbangan miligram), timbangan emas, dan neraca dacin. Untuk neraca analog yang bekerja dengan prinsip neraca pegas contohnya adalah timbangan berat badan, neraca roti, neraca dapur, timbangan anak/janin, timbangan beras, timbangan jantung dan timbangan kodok. Untuk menghitung massa zat cair, anda dapat menggunakan neraca Mohr.

Neraca/timbangan digital

Perkembangan neraca digital saat ini sangat pesat. Kemudahan dalam penggunaan dan harga yang terjangkau menjadi pendorong para laboran dan peneliti lebih menyukai timbangan digital. Timbangan digital sendiri banyak jenisnya. Sesuaikan kebutuhan laboratorium anda dengan timbangan analitik digital yang berkualitas.

Kini anda sudah tahu macam-macam nama timbangan dan kegunaannya. Semoga informasi dari alatalatlab.com ini bermanfaat buat anda. Silahkan share ke teman anda.

Apa pengertian timbangan analitik?

Timbangan analitik adalah salah satu jenis alat laboratorium yang digunakan untuk mengukur massa (bobot) suatu benda dalam takaran kecil. Biasanya digunakan laboran untuk keperluan analisis atau uji dengan prosedur tertentu.

Apa saja jenis timbangan analitik di laboratorium?

Secara umum dikenal 2 jenis timbangan analitik, yakni tipe digital dan analog. Perbedaan keduanya terletak pada kemudahan pengoperasian, harga dan prinsip kerjanya. Harga timbangan analitik digital lebih mahal dibandingkan yang tipe analog.

Berapa harga timbangan analitik?

Spesifikasi dan merek sangat mempengaruhi harga timbangan analitik. Faktor yang paling menentukan harga adalah tingkat ketilitian (jumlah digit setelah koma). Semakin teliti, semakin mahal.

Dimana saya bisa membeli timbangan analitik terbaik?

Anda bisa membeli timbangan analitik melalui laman web alatalatlab.com. Kontak saja melalui widget yang tertera di kanan bawah atau no hape melalui laman kontak.

Tags:Macam macam timbangan, gambar timbangan, jenis timbangan, macam macam gambar timbangan dan kegunaannya, macam macam neraca

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.