Neraca Analitik, Timbangan Super Teliti di Laboratorium

Neraca analitik memiliki peranan penting di laboratorium kimia, fisika, farmasi dan biologi,(mikrobiologi) dan penimbangan emas. Neraca analitik biasa disebut juga dengan istilah timbangan analitik, timbangan laboratorium atau timbangan emas karena tingkat ketelitiannya yang tinggi.

Setelah membaca artikel ini, kami berharap anda mengerti dengan apa yang dimaksud dengan neraca atau timbangan analitik dan ketika anda diminta untuk jelaskan pengertian timbangan, anda mampu menjelaskan pengertian neraca dengan baik dan benar.

Pengertian Neraca Analitik

Neraca analitik adalah jenis alat ukur massa yang mampu mengukur bobot (massa) suatu zat/benda/bahan/materi sangat teliti hingga ukuran miligram. Neraca analitik biasa digunakan untuk mengukur bahan kimia di laboratorium, bahan obat di lab farmasi/apotek, ataupun menimbang emas. Definisi timbangan tersebut sesuai dengan apa yang ditulis oleh Wikipedia (baca weighing scale).

Pengertian Neraca/Timbangan Adalah

Gambar Neraca/Timbangan

Neraca dan Timbangan dalam Istilah Bahasa Indonesia

Neraca atau timbangan adalah salah satu kategori alat laboratorium yang paling sering digunakan dalam percobaan/penelitian/riset baik di lembaga penelitian, lembaga pendidikan seperti sekolah, maupun perusahaan/industri. Istilah bahasa Inggris neraca adalah scale dan timbangan adalah balance.

Ann Crowley dari ricelake.com menguraikan perbedaan scale dan balance. Scale mengukur massa benda dengan gaya tekan (tension) dan dorongan (compression), sedangkan balance mengukur massa benda dengan membandingkan torsi melalui pada sebuah lengan dengan lengan lainnya yang menggunakan anak timbangan standar.

perbedaan neraca/scale dan timbangan/balance

Neraca analitik digital lengkap meliputi jenis, fungsi bagian, cara kalibrasi untuk ketelitian beserta gambar laboratorium. Harga neraca analitik 2019 ✅ terbaru dari distributor alat-alat laboratorium.

Jika anda mencari informasi dan gambar tentang bagian-bagian timbangan secara umum, maka silakan baca artikel yang telah kami tulis sebelumnya. Disana anda akan menemukan jawaban apa fungsi anak timbangan pada timbangan obat/farmasi.

Prinsip & Cara Kerja Timbangan Analitik

Macam macam timbangan yang sering digunakan oleh orang adalah neraca sama lengan, neraca 2/3/4 (dua/tiga/empat) lengan (double/triple beam), neraca pegas, timbangan duduk, timbangan analitik, timbangan gram kasar, neraca pasar, neraca digital/elektronik/elektrik, timbangan analog, dan timbangan gantung. Semua jenis timbangan tersebut bekerja berdasar prinsip keseimbangan.

Untuk jenis timbangan yang digunakan dalam laboratorium IPA (fisika, kimia dan biologi), umumnya siswa dan guru lebih sering menggunakan timbangan analitik. Jenis timbangan analitik sendiri secara umum ada 2 macam, yakni timbanan digital dan analog/mekanik. Neraca analitik analog yang sering digunakan adalah neraca lengan merk Ohaus (mispell jadi Ohauss) dan timbangan Sartorius.

Anda dapat membaca artikel kami sebelumnya tentang pengertian neraca atau timbangan analitik, sejarah neraca, bagian-bagian neraca dan fungsinya, serta cara menggunakan neraca/timbangan.

Fungsi Neraca Analitik

Fungsi neraca analitik adalah untuk mengetahui bobot (massa) suatu benda dalam takaran kecil hingga miligram. Dengan kata lain, neraca untuk analitis ini berfungsi sebagai alat ukur massa/berat yang lebih teliti.

Kegunaan timbangan analitik sebagai alat laboratorium kimia umumnya untuk menimbang bahan kimia yang sifatnya pro analytic (PA). Bahan analitis ini harganya mahal sehingga digunakan dalam takaran sedikit di pengujian kimia tertentu. Kegunaan ini berlaku universal. Maksudnya, apapun jenis timbangan yang digunakan maka fungsi dasarnya sama.

Ketelitian Neraca Analitik

Untuk menimbang bahan/benda yang perlu ketelitian tinggi seperti bahan kimia di laboratorium, bahan obat di lab farmasi dan emas di toko emas, maka anda perlu menggunakan neraca miligram. Jenis neraca ini disebut juga timbangan miligram, timbangan obat, dan neraca halus.

Jenis timbangan analitik mampu mengukur massa hingga ukuran miligram. Ingat 1 mg = 0,001 g. Jadi tingkat ketelitian timbangan analitik sangat tinggi.

Penggunaan neraca analitik digital saat ini lebih disukai. Alasannya adalah, laboran atau peneliti cukup melihat bobot yang tertera di display monitor. Hal ini berbeda dengan neraca analog seperti neraca sama lengan yang menggunakan anak timbangan. Namun demikian, ada kekurangan timbangan analitik. Kelemahannya adalah harus menggunakan listrik sebagai sumber daya sehingga neraca baru dapat digunakan. Perlu anda ketahui, timbangan hybrid juga telah ada saat ini lho.

timbangan neraca analitik digital
Gambar neraca analitik digital

Salah satu penggolongan jenis timbangan adalah berdasarkan jenis bahan yang ditimbang.

Cara Menggunakan Neraca Analitik dan Desikator

Gunakan penampung contoh bahan uji (sampel)

Sebagai alat bantu pada saat menimbang, wadah (cawan) seringkali digunakan untuk menampung bahan oleh laboran. Wadah penampung tersebut biasanya berupa cawan porselen, gelas kimia, gelas beaker (beker), dan kaca/gelas arloji.

Ada beberapa alasan mengapa diperlukan cawan untuk menampung contoh atau sampel bahan uji. Beberapa alasan diantaranya adalah:

  • bahan tertimbang berbentuk cair atau serbuk
  • bahan tertimbang memiliki sifat reaktif (korosif, acidic, alkali)
  • untuk mendapatkan bobot bahan tertimbang lebih presisi

Contoh uji kadar air

Mungkin saat ini anda bekerja sebagai analis di laboratorium dan ditugaskan untuk menguji kadar air zat dengan metode SNI. Saat mengukur kadar air, maka anda akan sering menggunakan timbangan analitik dan desikator.

Desikator biasanya dilengkapi dengan butiran silika gel. Silika gel ini berfungsi untuk mengikat uap air di udara.

Saat melakukan uji kadar air, maka ada tahapan dimana anda mengeluarkan bahan yang telah dikeringkan dengan oven. Bahan tersebut tidak boleh langsung ditimbang karena masih berada dalam kondisi tidak stabil. Bahan tersebut masih mengeluarkan uap air yang jika ditimbang maka bobot tertimbang terus berkurang.

Fungsi desikator

Untuk membuat bobot bahan (keluar dari oven) tersebut stabil, maka langkah selanjutnya adalah menyimpan sementara bahan tersebut di dalam desikator. Desikator disini berfungsi untuk membuat massa benda dalam kondisi tetap pada suhu ruang dan tekanan ruang.

Ingat: anda tidak akan mendapati benda yang anda timbang stabil bobotnya, jika dalam keadaan panas. Bahkan kondisi vakum diperlukan untuk memenuhi standar uji analisa bahan tertentu pada saat penimbangan.

Kalibrasi Neraca Analitik

Cara Kalibrasi Neraca Analitik Digital

Supaya timbangan analitik bekerja secara maksimal dan mendapatkan hasil timbangan yang presisi dan akurat, maka sebaiknya timbangan analitik diletakkan pada tempat yang datar. Terlebih lagi jika anda memerlukan takaran yang tepat untuk uji.

Setelah diletakkan di tempat yang datar, maka anda perlu melakukan kalibrasi sebelum digunakan. Cara kalibrasi timbangan analitik digital adalah dengan melihat gelembung pada indikator di bagian belakang neraca. Usahakan gelembung tersebut berada di tengah.

Cara Kalibrasi Timbangan Analitik Analog

Kalibrasi timbangan analitik analog berbeda dengan timbangan digital. Anda memerlukan bantuan alat lain, yakni waterpass. Waterpass berfungsi untuk memastikan meja dudukan neraca benar-benar datar. Gunakan anak timbangan standar dan anak timbangan pembanding untuk membuat neraca terkalibrasi dengan baik. Oh iya, pastikan anda membaca prosedur kalibarasi yang disertakan di setiap pembelian neraca analitik.

Cara kerja gelembung pada neraca digital memang mirip dengan prinsip dari waterpass. Fungsi neraca/timbangan menjadi lebih maksimal jika dilakukan kalibrasi secara berkala.

Massa adalah Besaran Pokok

Dalam ilmu fisika, pengertian zat adalah sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa. Massa merupakan salah satu besaran pokok/dasar. Berikut www.alatalatlab.com bahas besaran dan satuan yang ada di dunia dan disepakati oleh para ahli dan ilmuwan.

Masih ingat pelajaran SMP atau SMA tentang fisika yang membahas besaran dan satuan? Secara mudah, besaran adalah sesuatu yang diukur sedangkan satuan adalah cara menyatakan ukuran tersebut. Ambil contoh panjang jalan antara Anyer – Panarukan adalah 1. 000 kilometer (km). Maka anda dapat mengambil kesimpulan yang diukur adalah panjang dan panjang dinyatakan dengan satuan kilometer (km). Yuk kita bahas satu per satu.

Sistem Satuan di Dunia Internasional

Ada 2 sistem satuan (unit) di dunia internasional, yaitu:

  • SI, Le Internationale d’Unites. Orang Indonesia mengenalnya sebagai Satuan Internasional. Sistem satuan SI banyak diterapkan di negara Eropa. Satuan yang paling sering digunakan adalah cgs yang merupakan kependekan dari centi, gram dan second.
  • AE, American Engineering System. Sistem ini banyak digunakan di negara Amerika Serikat.

Kedua sistem tersebut memiliki perbedaan standar sehingga diperlukan tabel konversi untuk menghitung besaran yang sama.

Tabel 1. Besaran dan Satuan Dasar Sistem SI

BesaranNama SatuanSimbol satuan
PanjangMeterM
MassaKilogramKg
WaktuSekonS
SuhuKelvinK
Jumlah senyawaMolMol

Tabel 2. Besaran dan Satuan Turunan Sistem SI

BesaranNama SatuanSimbol satuanPenulisan satuan
EnergiJouleJkg.m2.s-2
GayaNewtonNkg.m.s-2 à J.m-1
DayaWattWKg.m2.s-3 à J.s-1
Berat jenisKilogram per meter kubik Kg.m-3
KecepatanMeter per sekon m.s-1
PercepatanMeter per sekon kuadrat m.s-2
TekananNewton per meter persegi, pascal N.m-2, Pa
Kapasitas panasJoule per (kilogram-kelvin) J.kg-1.K-1

Tabel 3. Besaran dan Satuan Alternatif Sistem SI

BesaranNama SatuanSimbol satuan
WaktuMenit,jam, hari, tahunMin, h, d, y
Suhuderajat CelciusoC
Volumeliter (dm3)L
MassaTon (Mgram), gramT, g

Tabel 4. Satuan Dasar Sistem American Engineering (AE)

BesaranNama SatuanSimbol satuan
PanjangKakiFt
MassaLb (massa)lbm
GayaLb (gaya)lbf
WaktuSekon, jams, hr
Suhu0Rankine0R

Tabel 5. Satuan Turunan Sistem American Engineering (AE)

BesaranNama SatuanSimbol satuan
EnergiBritish thermal unit, kaki pon (gaya)Btu, (ft)(lbf)
DayaTenaga kuda, horse powerHp
Berat jenislb (massa) per kaki kubiklbm/ft3
KecepatanKaki per sekonft/s
PercepatanKaki per sekon kuadratft/s2
Tekananlb (gaya) per inci persegiLbf/in2
Kapasitas panasBtu per lb (massa) per derajat FahrenheitBtu/(lbm)(oF)

Tabel 6. Awalan dalam satuan SI

FaktorAwalanSimbolFaktorAwalanSimbol
109GigaG10-1deciD
106MegaM10-2centiC
103Kilok10-3milliM
102Hectoh10-6microµ
101Dekada10-9nanoN

Setelah membahas tentang besaran dan satuan, selanjutnya kami ulas tentang alat yang digunakan untuk mengukur massa yakni timbangan. Perlu anda ketahui bahwa timbangan di laboratorium dan timbangan di pasar memiliki fungsi yang sama. Perbedaannya adalah tingkat ketelitiannya saja.

Jika anda ingin membeli neraca/timbangan analitik terbaik, maka silakan menghubungi tim sales www.alatalatlab.com. Semoga ilmu tentang timbangan semakin bertambah dan anda mengerti arti timbangan atau neraca. Kita akan bahas fungsi neraca beserta gambar neraca di artikel selanjutnya.

Tags:timbangan neraca, neraca analitik, neraca digital, gambar timbangan neraca, neraca timbangan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.