Pengertian Neraca/Timbangan Adalah

Pengertian neraca/timbangan adalah alat ukur massa dan fungsinya adalah untuk mengukur atau menhitung bobot/massa suatu zat/benda/bahan/materi. Definisi ini sesuai dengan apa yang ditulis oleh Wikipedia (baca weighing scale).

Pengertian Neraca/Timbangan Adalah

Gambar Neraca/Timbangan

Perbedaan Neraca dan Timbangan – Istilah dalam Bahasa Indonesia

Neraca atau timbangan adalah salah satu kategori alat laboratorium yang paling sering digunakan dalam percobaan/penelitian/riset baik di lembaga penelitian, lembaga pendidikan seperti sekolah, maupun perusahaan/industri. Istilah bahasa Inggris neraca adalah scale dan timbangan adalah balance.

Ann Crowley dari ricelake.com menguraikan perbedaan scale dan balance. Scale mengukur massa benda dengan gaya tekan (tension) dan dorongan (compression), sedangkan balance mengukur massa benda dengan membandingkan torsi melalui pada sebuah lengan dengan lengan lainnya yang menggunakan anak timbangan standar. Setelah membaca artikel ini, kami berharap anda mengerti dengan apa yang dimaksud dengan neraca atau timbangan dan ketika anda diminta untuk jelaskan pengertian timbangan, anda mampu menjelaskan pengertian neraca/timbangan dengan baik dan benar.

perbedaan neraca/scale dan timbangan/balance

Dalam ilmu fisika, pengertian zat adalah sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa. Massa merupakan salah satu besaran pokok/dasar. Berikut www.alatalatlab.com bahas besaran dan satuan yang ada di dunia dan disepakati oleh para ahli dan ilmuwan.

Besaran dan Satuan Pokok

Masih ingat pelajaran SMP atau SMA tentang fisika yang membahas besaran dan satuan? Secara mudah, besaran adalah sesuatu yang diukur sedangkan satuan adalah cara menyatakan ukuran tersebut. Ambil contoh panjang jalan antara Anyer – Panarukan adalah 1. 000 kilometer (km). Maka anda dapat mengambil kesimpulan yang diukur adalah panjang dan panjang dinyatakan dengan satuan kilometer (km). Yuk kita bahas satu per satu.

Sistem Satuan di Dunia Internasional

Ada 2 sistem satuan (unit) di dunia internasional, yaitu:

  • SI, Le Internationale d’Unites. Orang Indonesia mengenalnya sebagai Satuan Internasional. Sistem satuan SI banyak diterapkan di negara Eropa. Satuan yang paling sering digunakan adalah cgs yang merupakan kependekan dari centi, gram dan second.
  • AE, American Engineering System. Sistem ini banyak digunakan di negara Amerika Serikat.

Kedua sistem tersebut memiliki perbedaan standar sehingga diperlukan tabel konversi untuk menghitung besaran yang sama.

Tabel 1. Besaran dan Satuan Sistem SI

BesaranNama SatuanSimbol satuanPenulisan satuan
Satuan SI Dasar
PanjangMeterM
MassaKilogramKg
WaktuSekonS
SuhuKelvinK
Jumlah senyawaMolMol
Satuan Turunan SI
EnergiJouleJkg.m2.s-2
GayaNewtonNkg.m.s-2 à J.m-1
DayaWattWKg.m2.s-3 à J.s-1
Berat jenisKilogram per meter kubikKg.m-3
KecepatanMeter per sekonm.s-1
PercepatanMeter per sekon kuadratm.s-2
TekananNewton per meter persegi, pascalN.m-2, Pa
Kapasitas panasJoule per (kilogram-kelvin)J.kg-1.K-1
Satuan Alternatif
WaktuMenit,jam, hari, tahunMin, h, d, y
Suhuderajat CelciusoC
Volumeliter (dm3)L
MassaTon (Mgram), gramT, g

Tabel 2. Beberapa Satuan Sistem American Engineering

BesaranNama SatuanSimbol satuan
Satuan Dasar
PanjangKakiFt
MassaLb (massa)lbm
GayaLb (gaya)lbf
WaktuSekon, jams, hr
Suhu0Rankine0R
Satuan Turunan
EnergiBritish thermal unit, kaki pon (gaya)Btu, (ft)(lbf)
DayaTenaga kuda, horse powerHp
Berat jenislb (massa) per kaki kubiklbm/ft3
KecepatanKaki per sekonft/s
PercepatanKaki per sekon kuadratft/s2
Tekananlb (gaya) per inci persegiLbf/in2
Kapasitas panasBtu per lb (massa) per derajat FahrenheitBtu/(lbm)(oF)

Tabel 3. Awalan dalam satuan SI

FaktorAwalanSimbolFaktorAwalanSimbol
109GigaG10-1deciD
106MegaM10-2centiC
103Kilok10-3milliM
102Hectoh10-6microµ
101Dekada10-9nanoN

Setelah membahas tentang besaran dan satuan, selanjutnya kami ulas tentang alat yang digunakan untuk mengukur massa yakni timbangan. Perlu anda ketahui bahwa timbangan di laboratorium dan timbangan di pasar memiliki fungsi yang sama. Perbedaannya adalah tingkat ketelitiannya saja. Timbangan laboratorium umumnya lebih teliti dan peka mengukur massa. Sayangnya timbangan dengan ketelitian tinggi biasanya lebih cepat rusak. Supaya tidak cepat rusak, yuk simak cara menggunakan timbangan laboratorium berikuti ini.

Cara Menggunakan Neraca/Timbangan di Laboratorium

Di laboratorium, untuk membuat suatu larutan diperlukan campuran dari bahan terlarut dan pelarut. Umumnya, pelarut universal yang digunakan adalah aquades atau alkohol. Bahan terlarut diperlukan dalam jumlah/bobot tertentu. Nah disinilah neraca berfungsi. Pengukuran massa di laboratorium biasanya menggunakan neraca analitik/analitis. Kepekaan neraca analitik sangat tinggi. Anda yang sekolah SMA dengan penjurusan IPA tentu pernah membuat larutan kan?

Bahan atau zat tertimbang yang berupa padatan atau serbuk diletakkan di atas letak gelas arloji yang sudah diketahui bobotnya terlebih dahulu. Alasan mengapa digunakan gelas arloji sebagai wadah/penampung bahan tertimbang adalah karena sifatnya yang inert (tidak bereaksi dengan bahan). Selanjutnya untuk bekerja di laboratorium secara aman, anda perlu mengenali setiap jenis alat laboratorium kimia, kegunaan alat dan bahan serta cara penggunaannya, termasuk bagaimana membuat larutan standar dari bahan kimia (reagen) yang sifatnya reaktif. Disinilah pentingnya anda mengetahui pengertian neraca/timbangan dan cara penggunaannya di laboratorium.

Beberapa istilah terkait dengan pengertian neraca atau timbangan

Timbangan analog/manual/mekanik

Timbangan analog/manual/mekanik adalah jenis timbangan yang tidak menggunakan tenaga listrik untuk mengetahui bobot benda tertimbang. Prinsip kerja timbangan jenis ini secara teknis dengan cara digantung, ditekan atau dengan tuas. Contoh jenis timbangan ini adalah timbangan badan, neraja meja atau neraca duduk.

Timbangan digital

Timbangan digital adalah jenis timbangan yang menggunakan tenaga listrik untuk mengetahui bobot benda tertimbang. Disebut juga dengan neraca elektrik atau elektronik. Neraca ini penggunaanya lebih mudah karena bekerja secara otomatis. Contohnya adalah timbangan di pasar swalayan.

Neraca kasar

Neraca kasar adalah jenis neraca yang memiliki tingkat ketelitian (kepekaan tau sensitifitas) rendah.

Neraca analitik atau neraca miligram

Neraca analitik atau neraca miligram adalah jenis neraca yang memiliki tingkat ketelitian tinggi karena mampu menimbang beda hingga ukuran miligram. 1 gram setara dengan 1000 miligram. Jenis neraca ini disebut juga dengan neraca halus. Banyak digunakan oleh farmasi untuk menimbang obat atau toko emas untuk menimbang perhiasan. Harga neraca analitik umumnya lebih mahal. Kalibrasi neraca laboratorium perlu dilakukan secara berkala.

Tera timbangan

Tera timbangan adalah ketika anda melakukan pengenolan suatu wadah dan anda hanya ingin mengetahui bobot benda tertimbang. Kegiatan tera (tare) ini  dilakukan pada neraca analitik dan analog. Oleh karena itu anda perlu seksama dan hati-hati ketika menggunakan timbangan.

Setelah membaca pengertian neraca/timbangan dan jenis-jenisnya yuk kita cermati sejarah timbangan.

Sejarah Ohaus

Menurut Wikipedia, sejarah neraca Ohaus bermula dari didirikannya OHAUS Corporation pada tahun 1907 oleh Gustav Ohaus. Dia bekerjasama dengan ayahnya (Karl), seorang warga Jerma yang ahli mekanis timbangan. Mereka secara bersama-sama mendirikan perusahaan jasa service timbangan di Newark, New Jersey. Maka hingga kini perusahaan tersebut telah berusia lebih dari 100 tahun. Neraca Ohaus merupakan merk neraca/timbangan yang terkemuka di dunia.

sejarah neraca ohaus

Pada tahun 1979, Ohauss mulai menggunakan teknologi digital sehingga neraca elektronik pun mulai diproduksi pada tahun tersebut. Teknologi ini memungkinkan menimbang benda secara lebih cepat. Namun demikian, Ohaus juga masih menjual produk neraca manual seperti:

  1. Neraca ohaus (2) dua lengan
  2. Neraca ohaus (3) tiga lengan
  3. Neraca ohaus (4) empat lengan

Bagian neraca lengan yang penting adalah anak timbangan. Neraca lengan bekerja dengan prinsip/teori keseimbangan. Jika anda pernah mendengar lagu tentang membuat layang-layang (..kutimbang dengan benang..), maka anda akan mudah memahami cara kerja neraca ini. Hal inilah yang menjada landasan teori neraca lengan, neraca ayun atau timbangan pegas gantung. Dengan demikian tujuan neraca adalah keseimbangan. Pengertian neraca/timbangan dapat dipahami dengan mudah berdasarkan prinsip ini.

Jenis Neraca/Timbangan

Selain neraca diatas, masih ada macam-macam neraca lainnya. Diantaranya adalah timbangan baby scale (bayi), timbangan barang, timbangan beres/padi, timbangan bebek, timbangan buah, timbangan buku, timbangan dacin, timbangan dapur/kue/makanan/roti, timbangan hybrid, timbangan injak/kamar mandi/lantai, timbangan jongkok/kodok, timbagan jarum, timbangan pocket/portable, timbangan serbaguna/warung, timbangan surat dan timbangan tradisional/konvensional. Kami berharap dapat mengulas jenis-jenis timbangan ini di lain waktu.

Jika anda ingin membeli neraca/timbangan, anda dapat menghubungi www.alatalatlab.com. Semoga ilmu tentang timbangan semakin bertambah dan anda mengerti arti timbangan atau neraca. Kita akan bahas fungsi neraca beserta gambar neraca di artikel selanjutnya.

Pengertian Neraca/Timbangan Adalah
4.1 (82.86%) 7 votes

Satu pemikiran pada “Pengertian Neraca/Timbangan Adalah

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat Hubungi kami via WA