Cara Kerja Timbangan Digital Analitik & Fungsi Bagian Bagiannya

Cara Kerja Timbangan Digital Analitik & Fungsi Bagian Bagiannya Lengkap

Cara kerja timbangan digital dan fungsi bagian-bagiannya secara lengkap dibahas dalam artikel ini. Ringkasnya, prinsip kerja timbangan digital adalah seperti halnya prinsip dan mekanisme kerja pita kaset atau speaker. Oh iya, fungsi timbangan digital analitik adalah untuk mengukur dan mengetahui massa (bobot) benda dalam jumlah kecil (miligram) yang bekerja secara elektronik (bantuan energi listrik).

Bila anda memerlukan alat laboratorium kesehatan kimia pertanian farmasi lingkungan fisika biologi harga murah distributor di Bogor, maka hubungi kami sekarang. Perusahaan alatalatlab.com jual alat-alat gelas uji ke jakarta surabaya bandung semarang medan cirebon balikpapan bekasi banjarmasin banjarbaru batam banyuwangi bali cikarang tangerang city banten malang pekanbaru jogja makassar pontianak palembang dan seluruh Indonesia. Mau Penawaran Harga? Call Us Now

Yuk baca ulasan kami tentang fungsi dan cara kerja timbangan digital secara ringkas sederhana di sini.

Gambar Prinsip Kerja Timbangan Digital Analitik

Pada alat pengeras suara, speaker, terjadi perubahan energi gelombang. Awalnya, gelombang suara yang dikeluarkan sesorang masuk pada alat microphone. Gelombang suara tersebut dikonversi menjadi sinyal listrik, disebut dengan gaya elektromagnet. Gaya elektromagnet tersebut kemudian dikonversi lagi menjadi gelombang suara. Baca juga ulasan kami tentang timbangan analitik laboratorium.

Berikut gambar ilustrasi tentang cara kerja timbangan digital.

Fungsi dan Cara Kerja Timbangan Digital
Gambar Ilustrasi Prinsip Kerja Timbangan Digital

Kami tetap menggunakan istilah bahasa Inggris dalam artikel fungsi dan cara kerja timbangan digital ini karena belum menemukan padanan katanya dalam bahasa Indonesia. Kami juga telah mengulas timbangan digital ini pada artikel tentang bagian-bagian timbangan.

Komponen Utama Timbangan Digital Analitik

Timbangan digital bekerja dengan cara mengukur regangan pada sel beban (strain gauge load cell). Timbangan digital mengkonversi gaya karena beban/massa (gaya beban) benda menjadi sinyal listrik.

Komponen utama pada timbangan digital adalah strain gauge dan sensor load cell. Strain gauge adalah alat yang digunakan untuk mengukur regangan suatu obyek, sedangkan load cell sensor adalah alat elektronik yang berfungsi mengkonversi gaya (timbul akibat massa benda) menjadi sinyal listrik. Load cell disebut juga dengan force transducer.

Berbeda dengan timbangan digital, neraca analog bekerja dengan menggunakan pegas untuk menunjukkan massa suatu benda. Baca juga artikel kami tentang harga neraca analitik terbaru.

Tahapan Cara Kerja Timbangan Digital Analitik

Dilansir dari laman hunker.com, timbangan digital bekerja dalam 3 tahapan utama. Tahapan tersebut adalah:

  1. Pengukuran gaya beban pada load cell
  2. Deformasi strain gauge
  3. Konversi sinyal listik

Berikut penjelasan setiap tahapan.

Tahap 1 – Gaya Beban pada Load Cell

Pada saat sebuah benda diletakkan di atas timbangan, bobot benda tersebut didistribusikan secara merata pada piringan. Anda mungkin menemukan empat penyangga di bagian bawah setiap sudut piringan yang mendistribusikan bobot secara merata. Gaya beban tersebut selanjutnya diarahkan pada salah satu bagian load cell. Pertambahan berat massa suatu benda akan mengakibatkan load cell akan melengkung ke bawah. Lihat ilustrasi gambar gaya yang bekerja pada load cel berikut ini

gaya beban pada load cell
Gambar ilustrasi gaya beban pada load cell

Tahap 2 – Deformasi Strain Gauge

Gaya beban tersebut akan mendeformasi strain gauge. Sebuah strain gauge terdiri dari jalur-jalur logam (metal tracks) atau foil, yang terhubung dengan papan sirkuit (backing). Pada saat metal foil tegang, maka backing akan melentur atau meregang. Berikut adalah gambar ilustrasi tentang deformasi strain gauge.

strain gauge timbangan digital
Gambar ilustrasi tentang deformasi strain gauge

Tahap 3 – Konversi Sinyal Listrik

Selanjutnya, strain gauge akan mengkonversi deformasi tersebut menjadi sinyal listrik. Load cell memiliki muatan listrik, akibat pergerakan, maka hambatan listrik (electrical resistance) akan mengalami perubahan. Perubahan kecil pada hambatan listrik akan menimbulkan sinyal listrik.

Sinyal listrik tersebut berjalan melalui converter analog menjadi digital selanjutnya melewati sebuah microchip yang menerjemahkan data. Hasil kalkulasi akhir adalah bilangan/angka yang menunjukkan bobot/massa benda ditampilkan pada layar LCD timbangan digital.

Kini anda sudah bisa menjawab pertanyaan sebutkan prinsip kerja timbangan. Semoga bahasan mengenai cara kerja timbangan digital dan fungsi bagian-bagiaan utamanya dalam artikel ini bermanfaat buat anda. Silakan share ke teman terdekat anda untuk mendapatkan manfaat yang anda rasakan.

Apa yang dimaksud dengan neraca analitik?

Neraca analitik adalah alat pengukur massa dengan tingkat ketelitian tinggi hingga miligram. Di laboratorium, timbangan analitik ini digunakan untuk menimbang bahan kimia yang sifatnya pro analytic (PA).

Apa fungsi neraca analitik?

Fungsi timbangan analitik adalah untuk menimbang bahan dalam takaran sangat kecil

Langkah langkah menggunakan neraca analitik?

Letakkan neraca di meja datar
Lakukan kalibrasi dengan memastikan gelembung udara di bagian tengah (tipe digital)
Nyalakan neraca dengan menekan tombol ON
Letakkan wadah sampel (bahan uji) di atas piringan neraca
Tekan Tombol TARE
Ambil sampel dan masukkan ke dalam wadah sampel hingga bobot yang diinginkan
Catat bobot sampel
Ulangi step 4-7 untuk duplo atau jenis sampel lainnya

Berapa ketelitian neraca analitik?

Neraca analitik memiliki tingkat ketelitian hingga miligram (0,001 gram) bahkan hingga 4 digit di belakang koma (0,0001 gram)

Apa fungsi desikator?

Desikator berfungsi untuk menstabilkan bobot bahan tertimbang setelah dikeluarkan dari oven. Uap air diikat oleh butiran silika gel yang diletakkan di bagian bawah desikator.

Tags:fungsi timbangan digital, cara kerja timbangan digital, fungsi dan cara kerja timbangan digital, cara kerja timbangan, prinsip kerja timbangan digital, kegunaan timbangan digital, apakah neraca sama dengan timbangan, fungsi tare pada timbangan, cara kerja loadcell, neraca teknis digital, fungsi dari timbangan digital, cara kerja pegas pada timbangan, gambar alat ukur neraca analitik fisika zone, pengertian mikroskop sekrup, prinsip kerja daru timbangan, sebutkan prinsip kerja dari timbangan, prinsip kerja timbangan, cara kerja timnangan digital, prinsip dan prosedur timbangan mikro balance, Kontruksi timbangan sentisimal, cara kerja timbangan digital elektronika, gambar neraca teknis digital dgn keteranganya, manfaat timbangan 3 layar, Timbangan Toko loc:ID, apa fungsi timbangan jelaskan, cara menimbang miligram timbangan digital saku, apasih fungsi neraca keuangan dalam alat ukur, cara kerja dan fungsi weighing dosing mechine, gambar bagian timbangan digital, cara kerja neraca duduk, cara kerja alat ukur timbangan digital, fungsi penimbang digital, cara mengunakan timbangan digital, cara penggunaan neraca digital, contoh bangunan timbangan truk, depkripsi timbangan dig, fungsi dan skala tingkat ketelitian neraca beras, cara kerja timbangan digital 5kg, fungsi digital, fungsi kabel warna warni pada timbangan digital

Last Updated on by

Neraca Analitik Digital Jenis Fungsi Ketelitian Gambar Harga Terbaru

Neraca analitik digital lengkap meliputi jenis, fungsi bagian, cara kalibrasi untuk ketelitian beserta gambar laboratorium. Harga neraca analitik 2019 ✅ terbaru dari distributor alat-alat laboratorium.

Jika anda mencari informasi dan gambar tentang bagian-bagian timbangan secara umum, maka silakan baca artikel yang telah kami tulis sebelumnya. Disana anda akan menemukan jawaban apa fungsi anak timbangan pada timbangan obat/farmasi.

Prinsip & Cara Kerja Timbangan Analitik

Macam macam timbangan yang sering digunakan oleh orang adalah neraca sama lengan, neraca 2/3/4 (dua/tiga/empat) lengan (double/triple beam), neraca pegas, timbangan duduk, timbangan analitik, timbangan gram kasar, neraca pasar, neraca digital/elektronik/elektrik, timbangan analog, dan timbangan gantung. Semua jenis timbangan tersebut bekerja berdasar prinsip keseimbangan.

Untuk jenis timbangan yang digunakan dalam laboratorium IPA (fisika, kimia dan biologi), umumnya siswa dan guru lebih sering menggunakan timbangan analitik. Jenis timbangan analitik sendiri secara umum ada 2 macam, yakni timbanan digital dan analog/mekanik. Neraca analitik analog yang sering digunakan adalah neraca lengan merk Ohaus (mispell jadi Ohauss) dan timbangan Sartorius.

Anda dapat membaca artikel kami sebelumnya tentang pengertian neraca atau timbangan analitik, sejarah neraca, bagian-bagian neraca dan fungsinya, serta cara menggunakan neraca/timbangan.

Fungsi Neraca Analitik

Fungsi neraca analitik adalah untuk mengetahui bobot (massa) suatu benda dalam takaran kecil hingga miligram. Dengan kata lain, neraca untuk analitis ini berfungsi sebagai alat ukur massa/berat yang lebih teliti.

Kegunaan timbangan analitik sebagai alat laboratorium kimia umumnya untuk menimbang bahan kimia yang sifatnya pro analytic (PA). Bahan analitis ini harganya mahal sehingga digunakan dalam takaran sedikit di pengujian kimia tertentu. Kegunaan ini berlaku universal. Maksudnya, apapun jenis timbangan yang digunakan maka fungsi dasarnya sama.

Ketelitian Neraca Analitik

Untuk menimbang bahan/benda yang perlu ketelitian tinggi seperti bahan kimia di laboratorium, bahan obat di lab farmasi dan emas di toko emas, maka anda perlu menggunakan neraca miligram. Jenis neraca ini disebut juga timbangan miligram, timbangan obat, dan neraca halus.

Jenis timbangan analitik mampu mengukur massa hingga ukuran miligram. Ingat 1 mg = 0,001 g. Jadi tingkat ketelitian timbangan analitik sangat tinggi.

Penggunaan neraca analitik digital saat ini lebih disukai. Alasannya adalah, laboran atau peneliti cukup melihat bobot yang tertera di display monitor. Hal ini berbeda dengan neraca analog seperti neraca sama lengan yang menggunakan anak timbangan. Namun demikian, ada kekurangan timbangan analitik. Kelemahannya adalah harus menggunakan listrik sebagai sumber daya sehingga neraca baru dapat digunakan. Perlu anda ketahui, timbangan hybrid juga telah ada saat ini lho.

timbangan neraca analitik digital
Gambar neraca analitik digital

Salah satu penggolongan jenis timbangan adalah berdasarkan jenis bahan yang ditimbang.

Bagian-bagian Timbangan Neraca Analitik

Tombol TARE neraca analitik digital

Jika anda menggunakan timbangan analitik digital, maka anda perlu memahami fungsi setiap tombol pada timbangan (neraca) digital/elektrik tersebut. Salah satu tombol yang penting saat penimbangan adalah tombol TARE. Tombol ini berfungsi untuk mengenolkan (zeroing) benda yang ditimbang sehingga angka yg muncul di layar monitor adalah bobot bahan tanpa wadah.

Anak timbangan analitik analog

Jika anda menggunakan neraca analitik analog yang dioperasikan secara manual, maka anda perlu menggunakan anak timbangan yang tepat. Misalnya untuk mengoperasikan neraca ohaus, maka anda perlu memiliki teknik atau cara membaca timbagan yang baik.

Oh iya, piring timbangan juga harus bersih. Silakan lihat gambar timbangan analitik analog atau neraca sama lengan dengan anak timbangannya pada gambar berikut.

fungsi neraca/timbangan sama lengan
Gambar anak timbangan analitik analog

Cara Menggunakan Neraca Analitik dan Desikator

Gunakan penampung contoh bahan uji (sampel)

Sebagai alat bantu pada saat menimbang, wadah (cawan) seringkali digunakan untuk menampung bahan oleh laboran. Wadah penampung tersebut biasanya berupa cawan porselen, gelas kimia, gelas beaker (beker), dan kaca/gelas arloji.

Ada beberapa alasan mengapa diperlukan cawan untuk menampung contoh atau sampel bahan uji. Beberapa alasan diantaranya adalah:

  • bahan tertimbang berbentuk cair atau serbuk
  • bahan tertimbang memiliki sifat reaktif (korosif, acidic, alkali)
  • untuk mendapatkan bobot bahan tertimbang lebih presisi

Contoh uji kadar air

Mungkin saat ini anda bekerja sebagai analis di laboratorium dan ditugaskan untuk menguji kadar air zat dengan metode SNI. Saat mengukur kadar air, maka anda akan sering menggunakan timbangan analitik dan desikator.

Desikator biasanya dilengkapi dengan butiran silika gel. Silika gel ini berfungsi untuk mengikat uap air di udara.

Saat melakukan uji kadar air, maka ada tahapan dimana anda mengeluarkan bahan yang telah dikeringkan dengan oven. Bahan tersebut tidak boleh langsung ditimbang karena masih berada dalam kondisi tidak stabil. Bahan tersebut masih mengeluarkan uap air yang jika ditimbang maka bobot tertimbang terus berkurang.

Fungsi desikator

Untuk membuat bobot bahan (keluar dari oven) tersebut stabil, maka langkah selanjutnya adalah menyimpan sementara bahan tersebut di dalam desikator. Desikator disini berfungsi untuk membuat massa benda dalam kondisi tetap pada suhu ruang dan tekanan ruang.

Ingat: anda tidak akan mendapati benda yang anda timbang stabil bobotnya, jika dalam keadaan panas. Bahkan kondisi vakum diperlukan untuk memenuhi standar uji analisa bahan tertentu pada saat penimbangan.

Kalibrasi Neraca Analitik

Cara Kalibrasi Neraca Analitik Digital

Supaya timbangan analitik bekerja secara maksimal dan mendapatkan hasil timbangan yang presisi dan akurat, maka sebaiknya timbangan analitik diletakkan pada tempat yang datar. Terlebih lagi jika anda memerlukan takaran yang tepat untuk uji.

Setelah diletakkan di tempat yang datar, maka anda perlu melakukan kalibrasi sebelum digunakan. Cara kalibrasi timbangan analitik digital adalah dengan melihat gelembung pada indikator di bagian belakang neraca. Usahakan gelembung tersebut berada di tengah.

Cara Kalibrasi Timbangan Analitik Analog

Kalibrasi timbangan analitik analog berbeda dengan timbangan digital. Anda memerlukan bantuan alat lain, yakni waterpass. Waterpass berfungsi untuk memastikan meja dudukan neraca benar-benar datar. Gunakan anak timbangan standar dan anak timbangan pembanding untuk membuat neraca terkalibrasi dengan baik. Oh iya, pastikan anda membaca prosedur kalibarasi yang disertakan di setiap pembelian neraca analitik.

Cara kerja gelembung pada neraca digital memang mirip dengan prinsip dari waterpass. Fungsi neraca/timbangan menjadi lebih maksimal jika dilakukan kalibrasi secara berkala.

Timbangan Kasar

Untuk menimbang bahan/benda yang tidak perlu akurasi tinggi, anda dapat menggunakan timbangan kasar/biasa. Contohnya adalah timbangan berat badan (bb), timbangan kamar mandi, timbangan dapur, timbangan dacin, timbangan kue, timbangan gantung, timbangan pegas/spring, timbangan barang, timbangan bayi, timbangan bebek, timbangan beras, timbangan hewan, timbangan injak, timbangan kesehatan, timbangan kodok, timbangan karung, timbangan laundry, timbangan lantai, timbangan padi, timbangan tepung, timbangan resep, timbangan sapi, timbangan rumah tangga, timbangan surat.

Beberapa bahan yang ditimbang biasanya adalah buah, sayuran, makanan, tepung roti, dan lain-lain. Salah satu aplikasi jenis timbangan kasar adalah jembatan timbang yang digunakan untuk mengukur tonase kendaraan. Masyarakat mengenalnya dengan timbangan truk. Jadi kini anda bisa bisa membedakan fungsi neraca kasar dan neraca halus berdasarkan jenis benda yang ditimbang.

Perkembangan Neraca Analitik Portable

Perkembangan dunia riset dewasa (jaman now) menuntut manusia untuk dapat bekerja dimana saja. Misalnya saja ketika melakukan survei atau pengambilan sampel di daerah lain. Oleh karena itu, timbangan pun juga dikembangkan sehingga dapat digunakan dimana saja. Baca lebih lengkap tentang sejarah timbangan di dunia.

Masyarakat yang dinamis dengan perkembangan teknologi pun tidak gagap menghadapi fenomena tersebut. Kini telah hadir timbangan pocket (saku) atau timbangan portable yang mudah dibawa kemana saja.

Harga Neraca Analitik Terbaru

Merek Neraca AnalitikHargaPenjual
Neraca Analitik Kern ADB 200-4Rp 22.500.000Tokopedia
Radwag AS220 R2 Internal KalibrasiRp 18.750.000Tokopedia
Durascale DABE 224 0.0001 – 200 gramRp 18.500.000Tokopedia
Timbangan Analitik 310 Gr X 0.1 Mg . Gr-300Rp 48.857.000BukaLapak
Fujitsu Fsr-A 6200 Gram Timbangan Laboratorium Lab Analitik Bymed279Rp 47.278.000BukaLapak
Vibra Ht-224E Analytical Balance – Timbangan Analitik Kapasitas 220 GramRp 46.772.000BukaLapak

Rekomendasi

Bila anda memerlukan alat laboratorium kesehatan kimia pertanian farmasi lingkungan fisika biologi harga murah distributor di Bogor, maka hubungi kami sekarang. Perusahaan alatalatlab.com jual alat-alat gelas uji ke jakarta surabaya bandung semarang medan cirebon balikpapan bekasi banjarmasin banjarbaru batam banyuwangi bali cikarang tangerang city banten malang pekanbaru jogja makassar pontianak palembang dan seluruh Indonesia.

Semoga artikel tentang timbangan ini memberikan manfaat buat anda. Anda kini bisa men-jelaskan fungsi neraca dan guna timbangan kan?

Apa yang dimaksud dengan neraca analitik?

Neraca analitik adalah alat pengukur massa dengan tingkat ketelitian tinggi hingga miligram. Di laboratorium, timbangan analitik ini digunakan untuk menimbang bahan kimia yang sifatnya pro analytic (PA).

Apa fungsi neraca analitik?

Fungsi timbangan analitik adalah untuk menimbang bahan dalam takaran sangat kecil

Langkah langkah menggunakan neraca analitik?

Letakkan neraca di meja datar
Lakukan kalibrasi dengan memastikan gelembung udara di bagian tengah (tipe digital)
Nyalakan neraca dengan menekan tombol ON
Letakkan wadah sampel (bahan uji) di atas piringan neraca
Tekan Tombol TARE
Ambil sampel dan masukkan ke dalam wadah sampel hingga bobot yang diinginkan
Catat bobot sampel
Ulangi step 4-7 untuk duplo atau jenis sampel lainnya

Berapa ketelitian neraca analitik?

Neraca analitik memiliki tingkat ketelitian hingga miligram (0,001 gram) bahkan hingga 4 digit di belakang koma (0,0001 gram)

Apa fungsi desikator?

Desikator berfungsi untuk menstabilkan bobot bahan tertimbang setelah dikeluarkan dari oven. Uap air diikat oleh butiran silika gel yang diletakkan di bagian bawah desikator.

Tags:gambar neraca analitik, Fungsi neraca, fungsi neraca analitik, fungsi neraca ohaus, contoh soal neraca analitik, fungsi anak timbangan, fungsi neraca analog, gambar dan fungsi neraca empat lengan, fungsi neraca sama lengan, neraca analog, KEGUNAAN NERACA DIGITAL, fungsi neraca digital, alat ukur neraca analitik, gambar neraca analog, fungsi dan cara menggunakan neraca digital, fungsi neraca lengan, Fungsi neraca elektronik, bagian bagian neraca dan cara penggunaanya, fungsi service manual, gambar neraca beserta fungsinya, pengertian neraca digital dan fungsinya, neraca satu lengan, kegunaan neraca, timbangan neraca ohaus, gambar gambar neraca, contoh soal materi neraca analitik, kegunaan neraca gantung, fungsi dari mikroskop dan neraca, fungsi anak timbangan gram farmasi, fungsi alat timbangan farmasi, gambar neraca gantung, fungsi neraca dalam laboratorium, fungsi neraca lenga, apa fungsi neraca atau timbangan obat, gambar dan fungsi neraca ohaus, fungsi neraca dig, Materi Pembelajaran mengenai neraca analitik fungsi bagian-bagian cara menggunakan, gamabar neraca analitik, fungsi umum anak timbangan pada laboratoriun, Cari apa yg dimaksud neraca terus cara pengukuranya gimana dan kegunaannya

Last Updated on by

error: Content is protected !!